Karakteristik Kimia dan Sensori Produk Stik dengan Penambahan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) dan Pegagan (Cantella Asiatica)

Authors

  • Intan Kusumaningrum Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi, Fakultas Ilmu Pangan Halal, Universitas Djuanda Bogor
  • Faridah Handayasari Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi, Fakultas Ilmu Pangan Halal, Universitas Djuanda Bogor
  • Distya Riski Hapsari Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi, Fakultas Ilmu Pangan Halal, Universitas Djuanda Bogor
  • Dede Juanda Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi, Fakultas Ilmu Pangan Halal, Universitas Djuanda Bogor
  • Fitri Yani Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi, Fakultas Ilmu Pangan Halal, Universitas Djuanda Bogor

DOI:

https://doi.org/10.30997/jah.v11i2.9964

Keywords:

ikan lele, pegagan, protein, serat kasar, stik

Abstract

Produk stik dengan penambahan ikan lele dan pegagan merupakan alternatif makanan ringan dengan kandungan zat gizi yang baik . Ikan lele berpotensi meningkatkan protein pada stik, sedangkan pegagan berpotensi meningkatkan serat kasar pada stik. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan nilai sensori dan kimia pada produk berbasis pangan lokal yaitu stik dengan penambahan ikan lele dan daun pegagan, sehingga menghasilkan stik yang disukai serta memiliki zat gizi yang baik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor A yaitu penambahan ikan lele dengan konsentrasi ( 10%, 20% dan 30%), sedangkan faktor B yaitu penambahan pasta pegagan dengan konsentrasi (5%, 10% dan 15%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stik terpilih adalah formula dengan konsentrasi ikan lele dan pegagan 10%:5% dengan nilai pada uji mutu sensori yaitu warna faktor A 8,38; warna faktor B 8,25; rasa faktor A 7,96; rasa faktor B 8,29; aroma faktor A 8,49; aroma faktor B 7,49 dan tekstur 8,08. Sedangkan nilai hedonik produk stik terpilih ini yaitu warna 8,24; rasa 8,21; aroma 8,2; tekstur 8,38 dan overall 8,19. Formula terpilih memiliki kadar air 2,59%, abu 1,9%, protein 8,68%, lemak 34,09%, karbohidrat 51,06% dan serat kasar 2,17%.

References

Apriyana, I. (2013). Pengaruh penambahan tepung kepala ikan lele (Clarias sp.) dalam pembuatan cilok terhadap kadar protein dan sifat organoleptiknya [Skripsi, Universitas Negeri Semarang]. Fakultas Ilmu Keolahragaan.

Ariyasa, I. K., Ina, P. T., & Arihantana, N. M. I. H. (2018). Pengaruh perbandingan tepung kimpul (Xanthosoma sagittifolium) dan pasta daun pegagan (Centella asiatica) terhadap karakteristik cookies. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan (ITEPA), 7(4), 223–231.

Arsyaf, A. R. (2012). Pembuatan roti kering (bagelen) pegagan (Centella asiatica) sebagai pangan fungsional untuk lansia [Skripsi, Institut Pertanian Bogor]. IPB Scientific Repository. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/54920

Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2005). Peraturan Kepala BPOM RI nomor HK 00.05.52.0685. Jakarta: BPOM RI.

Badan Standardisasi Nasional. (2009). SNI 7388:2009 tentang Batas Maksimum Cemaran Mikroba dalam Pangan. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2015). SNI 01-2886-2015: Syarat mutu makanan ringan ekstrudat. Jakarta: Departemen Perindustrian, BSN.

Handayani, Y. (2010). Kajian pembuatan teh celup dengan daun pegagan (Centella asiatica L. Urban) [Tesis, Institut Pertanian Bogor]. IPB Scientific Repository. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/62349

Hapsari, D. R., Kusumaningrum, I., Hastuti, A., Arlina, C. I., & Amelia, L. (2023). Total fenol dan aktivitas antioksidan susu pasteurisasi dengan penambahan ekstrak daun pegagan (Centella asiatica). Jurnal Agroindustri Halal, 9(3), 312–319. https://doi.org/10.30997/jah.v9i3.7433

Husna, A., & Holinesti, R. (2019). Analisis kualitas mie basah yang dihasilkan dari substitusi ekstrak daun pegagan. Jurnal Kapita Selekta Geografi, 2(8), 95–106.

Jailani, H., Utomo, D. P., & Muhammad, F. (2022). Pelatihan pembuatan stik ikan mujahir dengan memanfaatkan potensi alam air tawar di Desa Prian Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Teknologi Pangan, 1(2), 16–23.

Kamaruddin, A. A., Devi, M., & Hidayati, L. (2017). Pengaruh penambahan pegagan (Centella asiatica L. Urban) terhadap daya terima dan mutu kerupuk. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 6(3), 109–113.

Linda, A. (2018). Penambahan ikan lele (Clarias batrachus) pada stik pedas terhadap kadar protein dan daya terima remaja di SMA Muhammadiyah 4 Kartasura [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta]. Prodi Ilmu Gizi.

Wati, F. W. (2019). Pengaruh penambahan tepung pegagan (Centella asiatica L.) terhadap kadar protein, kadar serat, dan sifat organoleptik bakso daging ayam petelur afkir [Skripsi, Universitas Andalas]. Fakultas Peternakan.

Downloads

Published

2025-08-31

How to Cite

Kusumaningrum, I., Handayasari, F., Hapsari, D. R., Juanda, D., & Yani, F. (2025). Karakteristik Kimia dan Sensori Produk Stik dengan Penambahan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) dan Pegagan (Cantella Asiatica). JURNAL AGROINDUSTRI HALAL, 11(2), 205–213. https://doi.org/10.30997/jah.v11i2.9964

Most read articles by the same author(s)

> >>