Mineral Esensial dalam Bahan Pangan Alami dan Potensinya terhadap Keseimbangan Elektronik Tubuh

Authors

  • Andita Nurintania M Universitas Djuanda
  • Raden Siti Nurlaela Universitas Djuanda
  • Siti Nurhalimah Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i2.22810

Keywords:

mineral esensial, pangan alami, mineral makro dan mikro, kandungan mineral

Abstract

Mineral merupakan zat gizi esensial yang berperan penting dalam fungsi fisiologis tubuh dan diperoleh melalui konsumsi pangan alami. Namun, hasil penelitian terkait kandungan mineral pada berbagai bahan pangan masih tersebar dan belum tersintesis secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan tinjauan literatur mengenai profil mineral makro dan mikro pada bahan pangan alami berdasarkan artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2017–2023. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis empat artikel jurnal yang relevan, di mana data dikumpulkan melalui penelaahan sistematis terhadap objek penelitian, jenis mineral yang dianalisis, serta karakteristik hasil, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Hasil sintesis menunjukkan bahwa bahan pangan alami dari sumber darat dan perairan memiliki kandungan mineral yang bervariasi, dengan mineral makro seperti kalium, kalsium, magnesium, dan natrium sebagai komponen dominan, sementara mineral mikro hadir dalam jumlah lebih rendah namun tetap berperan penting. Variasi kandungan mineral dipengaruhi oleh jenis bahan pangan, kondisi biologis, dan lingkungan tumbuh. Keterbatasan penelitian ini terletak pada jumlah literatur dan perbedaan metode antar studi. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan potensi pangan alami sebagai sumber mineral esensial dan memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan penelitian gizi dan diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal.

References

Ahmad, I., Nasution, D., & Daulay, A. S. (2022). Penetapan Kadar Mineral Mangan, Natrium Dan Besi Pada Sari Labu Siam (Sechium Edule {Jacq} Swartz) Tua Dan Muda Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom. In Journal of Health and Medical Science (Vol. 1, Issue 2). https://pusdikra-publishing.com/index.php/jkes/home

Mantra, I. B., Ketut, I. B., & Yoga, W. (2023). ANALISIS KADAR MINERAL DARI PERBEDAAN TINGKAT KEMATANGAN AIR KELAPA (Cocos nucifera L.).

Nanda Putra, A., Teknik Informatika, M., & Riau Pekanbaru, S.-A. (2017). SATIN-Sains dan Teknologi Informasi Sistem Deteksi Kondisi Supply dan Kebutuhan Mineral Pada Tubuh. In SATIN-Sains dan Teknologi Informasi (Vol. 3, Issue 2). http://jurnal.stmik-amik-riau.ac.id

Noyanti, R., & Sari Juane Sofiana, M. (2023). Analisis Kandungan Nutrisi, Mineral Esensial dan Uji Fitokimia Sargassum sp. Asal Perairan Pulau Temajo, Kabupaten Mempawah Analysis of Nutritional Content, Essential Minerals and Phytochemical Tests of Sargassum sp. from Temajo Island Waters, Mempawah Regency. In Jurnal Laut Khatulistiwa (Vol. 6, Issue 2). http://jurnal.untan.ac.id/index.php/lk

Downloads

Published

2026-02-25

How to Cite

Andita Nurintania M, Nurlaela, R. S., & Nurhalimah, S. (2026). Mineral Esensial dalam Bahan Pangan Alami dan Potensinya terhadap Keseimbangan Elektronik Tubuh. Karimah Tauhid, 5(2), 551–557. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i2.22810

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.