Peran Conjunction dalam Kalimat Bahasa Inggris
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i3.22774Keywords:
Conjunction, Penggunaan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah DasarAbstract
Penguasaan kata sambung adalah elemen krusial dalam keterampilan bahasa Inggris karena berfungsi dalam menciptakan hubungan antar gagasan dan menghasilkan kalimat yang teratur. Namun, kemampuan mahasiswa dalam memakai kata sambung dengan benar masih belum optimal, sehingga perlu pemahaman yang lebih dalam tentang cara mereka memahami dan menggunakan kata penghubung tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan serta pengalaman mahasiswa dalam memahami dan menggunakan kata sambung dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara langsung dengan dua mahasiswa dari program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Informasi dikumpulkan melalui sepuluh pertanyaan terstruktur yang mengeksplorasi pemahaman, pengalaman belajar, tingkat kesulitan, preferensi dalam penggunaan, serta strategi mereka dalam memahami kata sambung. Analisis dilakukan dengan cara mendeteksi pola jawaban dan mengelompokkan hasil berdasarkan fungsi, tantangan, dan praktek penggunaan kata sambung dalam berkomunikasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kedua mahasiswa menganggap kata sambung sebagai bagian penting untuk menyusun kalimat yang teratur, mengalir, dan mudah dipahami. Mereka cenderung lebih sering memakai kata sambung sederhana seperti "and," "but," dan "because" karena dianggap lebih praktis dan familiar, sedangkan kata sambung yang lebih kompleks seperti "although," "however," atau "whereas" masih terasa membingungkan. Kata sambung terbukti membantu mereka dalam merangkai kalimat panjang dengan struktur yang lebih baik dan menghindari kalimat yang terputus-putus. Proses belajar mereka berlangsung secara bertahap melalui pembelajaran formal di sekolah, praktik menulis, dan membaca teks dalam bahasa Inggris. Keduanya menekankan bahwa latihan yang berulang, membaca contoh, dan memahami konteks merupakan strategi terbaik untuk menguasai penggunaan kata sambung. Penelitian ini memiliki batasan karena jumlah partisipan yang sangat sedikit sehingga hasil tidak bisa digeneralisasikan secara luas. Selain itu, data yang diperoleh hanya merefleksikan pandangan, bukan kemampuan sebenarnya dalam menggunakan kata sambung. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya pembelajaran kata sambung untuk meningkatkan keterampilan menulis dan komunikasi mahasiswa. Penelitian lebih lanjut disarankan melibatkan lebih banyak peserta dan menggabungkan wawancara dengan analisis tulisan mahasiswa untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan strategi pembelajaran tata bahasa yang lebih praktis, khususnya dalam memahami dan menerapkan kata sambung secara efektif.
References
Aditya Nugraha, O., Ngalim, A., & Nasucha, Y. (2015). Penggunaan
Konjungsi dalam Bahasa Tulis dan Lisan oleh Siswa Kelas Lima
Sekolah Dasar Baki Pandeyan 01 Sukoharjo. Jurnal Penelitian
Humaniora, 16(2), 43–50.
https://journals.ums.ac.id/index.php/humaniora/article/view/1843
Ardiansyah, R., & Harjanti, F. D. (2023). Penggunaan Konjungsi Dalam
Berbahasa Indonesia Sebagai Bahasa Ketiga Pemelajar Bipa.
Sastranesia: Jurnal Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, 11(2), 3–6.
https://ejournal.stkipjb.ac.id/index.php/sastra/article/view/3071
Berdiqulova, S. (2025). Conjunctions in English: Meaning and Uses.
Tamaddun Nuri Jurnali, 3(66), 262–264.
https://doi.org/10.69691/jbnj4d34
Darweesh, A. D., & Kadhim, S. A. H. (2016). Iraqi EFL Learners’
Problems in Using Conjunctions as Cohesive Devices. Journal of
Education and Practice, 7(11), 169–180. www.iiste.org
Ezquerro, L., Coimbra, R., Bauluz, B., Núñez-Lahuerta, C., Román-
Berdiel, T., & Moreno-Azanza, M. (2024). Large dinosaur egg
accumulations and their significance for understanding nesting
behaviour. Geoscience Frontiers, 15(5).
https://doi.org/10.1016/j.gsf.2024.101872
Gullit Tornado, T., & Julien Arief, W. (2020). Conjunctions in English
scientific articles: an analysis on conjunctive adjuncts linking
sentences. Journal of English in Academic and Professional
Communication, 6(2), 1–10.
Gunas, T., & Darong, H. C. (2024). Between role and expression:
Conjunction analysis and its pedagogical implication in teaching
writing. Journal of Education, Social & Communication Studies, 2(1), 1–
10. https://doi.org/10.71028/jescs.v2i1.28
Hamed, M. (2014). Conjunctions in argumentative writing of libyan
tertiary students. English Language Teaching, 7(3), 108–120.
https://doi.org/10.5539/elt.v7n3p108
Inst, A., & Khalid, Z. (2025). Cohesion and Coherence in Academic Writing .
Presented by Nabaa Abbas Khanjar Supervised by.
Karsa, P. S., Karsa, P. S., Angraeny, L., & Azani, F. M. (2023).
Investigating the Influence of Explicit Grammar Instruction for Indonesian
EFL Students ’ Academic Writing Skills ISSN 2303 – 3037 ( Print ) ISSN
2503 – 2291 ( Online ). 10(2), 381–392.
Kongcharoen, P. A., Dhanarattigannon, J., & Bumrungsalee, I. (2025).
Formality in the Academic Writing of Thai EFL English-Major
Students. REFLections, 32(1), 395–414.
https://doi.org/10.61508/refl.v32i1.280228
Murti, F. K. (2024). Perspektif Mahasiswa Tentang Penggunaan
Grammar Dalam Komunikasi Berbahasa Inggris. Journal of Global and
Multidisciplinary, 2(January), 1006–1015. https://journal.institercom-
edu.org/index.php/multipleINSTITERCOMPUBLISHERhttps://journ
al.institercom-edu.org/index.php/multiple
Nur, F., Sridarma, A., & Hamsa, A. (2024). Penggunaan Konjungsi
Dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas VII SMP. TITIK DUA
Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(2011), 182–190.
Sanosi, A. B. (2024). Revisiting cohesion in academic writing: A corpus-
based analysis of EFL learners’ use of conjunctions. Indonesian
Journal of Applied Linguistics, 14(1), 64–78.
https://doi.org/10.17509/ijal.v14i1.70418
Shahzad, M. F., Xu, S., Lim, W. M., Yang, X., & Khan, Q. R. (2024).
Artificial intelligence and social media on academic performance
and mental well-being: Student perceptions of positive impact in the
age of smart learning. Heliyon, 10(8).
https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e29523
Sya, M. F., Adri, H. T., Kholik, A., Sudjani, D. H., Latifah, Z. K., & Uslan.
(2021). Indonesian Learning: Towards the Academic Achievement of
Communicative Competence. Indonesian Journal of Social Research
(IJSR), 3(3), 183–189. https://doi.org/10.30997/ijsr.v3i3.152
Sya, M. F., Anoegrajekti, N., Dewanti, R., & Isnawan, B. H. (2022).
Menjelajahi Nilai Edukasi Indo-Harry Potter untuk Merancang
Metode dan Teknik Pembelajaran Bahasa Asing. International Journal
of Learning, Teaching and Educational Research, 21(10), 341–361.
Sya, M. F., & Helmanto, F. (2020). Pemerataan Pembelajaran Muatan
Lokal Bahasa Inggris Sekolah Dasar Indonesia. DIDAKTIKA
TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(1), 71.
https://doi.org/10.30997/dt.v7i1.2348
Yousef Salman Al Shamalat, R., & Binti Abdul Ghani, C. A. (2020). The
Effect of Using Conjunction as Cohesive Device on the
Undergraduates’ Quality of Writing in Argumentative Essays of
Jordanian EFL Learners. Arab World English Journal, 6(6), 290–301.
https://doi.org/10.24093/awej/call6.19
Zhang, W., Xu, M., Feng, Y., Mao, Z., & Yan, Z. (2024). The Effect of
Procrastination on Physical Exercise among College Students—The
Chain Effect of Exercise Commitment and Action Control.
International Journal of Mental Health Promotion, 26(8), 611–622.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Megi Melani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




