Komunikasi Resilensi Guru dalam Kasus Perundungan di Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i11.21962Keywords:
Guru, Komunikasi Resilensi, Perundungan, SekolahAbstract
Perundungan di sekolah masih menjadi isu yang sering terjadi dan memberikan dampak negative terhadap pertumbuhan siswa. Dalam menghadapi masalah ini, peran guru sangat penting, terutama melalui kemampuan komunikasi yang baik dan Tangguh agar dapat membantu siswa yang terlibat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana guru menggunakan komunikasi resiliensi dalam menghadapi kasus perundungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data di peroleh dari wawancara dengan tiga guru dari berbagai sekolah, dan observasi kegiatan di sekolah. Hasil penelitian menujukan bahwa guru menerapkan komunikasi resiliensi dalam tiga tahap yaitu tahap pencegahan, penanganan, dan pemulihan. Pada tahap pencegahan guru melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai dampak dari perundungan. Di tahap penanganan, guru menggunakan pendekatan pribadi dan melakukan mediasi antara pelaku dan korban. Sementara pada tahap pemulihan, guru bekerjasama dengan orang tua dan pihak sekolah untuk membantu korban bangkit kembali serta memberikan pembinaan kepada pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya. Secara umum kemampuan guru dalam berkomunikasi dengan tenang, penuh empati, dan terbuka memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, mendukung dan bebas dari perundungan.
References
Amani, F., Bunyamin, A., Syahrul, M., & Mustamin, A. W. (2025). Strategi Guru Bk Dalam Menangani Pelaku Dan Korban Bullying Smpn 1 Kolaka Utara. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using Thematic Analysis In Psychology. Qualitative Research In Psychology, 3(2), 77–101. Https://Doi.Org/10.1191/1478088706qp063oa
González, T. (2012). Keeping Kids In Schools: Restorative Justice, Punitive Discipline, And The School To Prison Pipeline. Jl & Educ., 41, 281.
Husna, S., Navisa, A., Amalia, A., Setiya, D., Afra, S., & Pinilih, S. S. (2024). Kemampuan Mitigasi Cyberbullying Terhadap Resiliensi Remaja. Journal Of Educational Innovation And Public Health, 2(1), 201–215. Https://Doi.Org/10.55606/Innovation.V2i1.2141
Kurniawan, H. W., & Listyasari, W. (2025). Strategi Manajemen Sekolah Untuk Mencegah Perundungan Peserta Didik. 14(3), 5141–5150.
Mayasari, A., Hadi, S., & Kuswandi, D. (2019). Tindak Perundungan Di Sekolah Dasar Dan Upaya Mengatasinya. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 4(3), 399. Https://Doi.Org/10.17977/Jptpp.V4i3.12206
Miller, K., & Barbour, J. (2009). Organizational Communication: Approaches And Processes. Boston, Ma.
Nafiati, A. D., & Hendaryati, N. (2024). Resiliensi Guru Pembentuk Profesionalisme Guru Resilient Teacher’s Forms Teacher Professionalism. Usantara Sporta: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Keolahragaan, 2(01), 50–66.
Nastasia, K. (2022). Hubungan Antara Resiliensi Dengan Stres Kerja Pada Guru Pada Masa Pandemi Covid-19. Psyche 165 Journal, 15(2), 86–92. Https://Doi.Org/10.35134/Jpsy165.V15i2.170
Rizal, R. S. (2021). Bentuk Dan Faktor Perundungan Pada Siswa Smp. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(1), 129. Https://Doi.Org/10.30872/Psikoborneo.V9i1.5673
Samsudi, M. A., & Muhid, A. (2020). Efek Bullying Terhadap Proses Belajar Siswa. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme, 2(2), 122–133. Https://Doi.Org/10.37680/Scaffolding.V2i02.466
Yarmaini. (2025). Kolaborasi Guru Pendidikan Agama Islam Dan Bimbingan Konseling Dalam Memperkuat Kesehatan Mental Dan Antisipasi Bully Pada Peserta Didik Di Mtsn 3 Padang Abdussalam : Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Isl. Abdussalam: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Islam, 01, 112–126.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ali Alamsyah Kusumadinata, Anna Nur Aulia, Putriani Nuri Maulida, Sanita, Siti Dwi Septiana, Siti Nur Haliza, Vhiona Rizkia Fadilah, Willy Widinia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




