Komunikasi Interpersonal dalam Relasi Romantis Generasi Z Akibat Paparan Konten #Relationshipgoals di TikTok

Authors

  • Dheya Pratami Universitas Djuanda
  • Listya Eka Putri Universitas Djuanda
  • Nina Rosiana Universitas Djuanda
  • Salwa Maisya Shafwatunnisa Universitas Djuanda
  • Siti Jubaedah Universitas Djuanda
  • Siti Maspupah Apriliani Universitas Djuanda
  • Ali Alamsyah Kusumadinata Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i11.21868

Keywords:

Generasi Z, Komunikasi Interpersonal, Penerimaan Diri, Relationshipgoals, TikTok

Abstract

Platform media sosial, terutama TikTok, telah menciptakan tren relationshipgoals yang menggambarkan idealisasi hubungan romantis. Fenomena ini dikenal luas sebagai representasi gaya hidup di dunia digital, namun sejauh mana konten tersebut memengaruhi pandangan Generasi Z tentang hubungan interpersonal belum sepenuhnya dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi bagaimana Generasi Z menafsirkan konten relationshipgoals dan dampaknya terhadap praktik komunikasi dalam hubungan romantis. Studi ini menerapkan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada sejumlah peserta dari Generasi Z yang menggunakan TikTok. Data dianalisis dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola persepsi, sikap, dan perilaku komunikasi yang muncul akibat paparan terhadap konten tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar responden sering terpapar konten relationshipgoals, mereka tidak menjadikannya sebagai patokan utama dalam hubungan nyata mereka. Konten ini lebih dianggap sebagai sarana hiburan, sumber inspirasi, atau objek untuk obrolan ringan, sedangkan kualitas komunikasi interpersonal termasuk keterbukaan, empati, dukungan, kepuasan dalam berkomunikasi, dan cara menangani konflik masih dianggap sebagai aspek yang lebih signifikan. Selain itu, penerimaan diri menjadi faktor vital yang membantu individu membedakan pengaruh media sosial dan mengurangi kecenderungan untuk membandingkan diri dengan orang lain.

References

Abdussamad, J., Sopingi, I., Setiawan, B., & Sibua, N. (2024). Research Methods: Quantitative, Qualitative, and Mixed Methods (Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed Methode).

Adn, Nadia A.J. Nugroho, A., & Naryoso, A. (2023). Pengelolaan Konflik Relasi Asmara Karena Kebiasaan Pengungkapan Overthinking Pasangan Melalui Media Sosial Tik-Tok. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 11(juli), 3.

Ahmad, K. R., Amir, S., & Hapipi, M. (2024). Pengaruh Media Sosial terhadap Pola Komunikasi dan Hubungan Sosial dalam Kalangan Generasi Z. Sanskara Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(02), 85–94. https://doi.org/10.58812/sish.v1.i02

Alif, Q. A., & Setiawan, K. (2025). Peran Keterbukaan dalam Mengurangi Perilaku Posesif pada Hubungan Romantis Mahasiswa. Karimah Tauhid, 4(1), 319–329.

Andrea, D., & Sari, W. P. (2025). Studi Persepsi Terhadap Tren Standarisasi Berpacaran di TikTok. 320–327.

Asy’ari, M. F., & Amelia, A. R. (2024). Terjebak dalam Standar Tiktok: Tuntutan yang Harus Diwujudkan? (Studi Kasus Tren Marriage is Scary). Jurnal Multidisiplin West Science, 3(09), 1438–1445. https://doi.org/10.58812/jmws.v3i09.1604

Balqis, A. X. (2025). Peran relationship social comparison terhadap relationship satisfaction pada perempuan pengguna tiktok yang berpacaran. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28459981/%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.resenv.2025.100208%0Ahttp://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps:

Bandura, A. (2002). Social Cognitive Theory in Cultural Context. https://iaap-journals.onlinelibrary.wiley.com/doi/pdf/10.1111/1464-0597.00092

Bisson, V. (2009). L’identification aux groupes sociaux en milieu de travail: un regard sur la resolution de conflits dans la perspective de Thomas-Kilmann. https://ruor.uottawa.ca/handle/10393/28350

Braun, V., & Clarke, V. (2021). One size fits all? What counts as quality practice in (reflexive) thematic analysis? Qualitative Research in Psychology, 18(3), 328–352. https://doi.org/10.1080/14780887.2020.1769238

DATAREPORTAL. (2025). TikTok Users, Stats, Data & Trends for 2025.

Elihu, K., Blumler, J. G., & Gurevitch, M. (1973). Uses and gratification research. The Public Opinion Quarterly, 37 (4), 509–523.

Enim, N. H. (2024). Pengaruh Social Comparison Terhadap Subjective Well Being Generasi Z Pengguna Sosial Media Tiktok. 1–20.

Fadila, F., Safriani, Eliana, & Khaddafi, M. (2025). Pengumpulan data dalam penelitian kualitatif: wawancara (data collection in qualitative research: interviews). Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(7), 13446.

Hakim, A. A., Widiyanto, H., & Abqori, N. (2025). Fenomena Tiktok dalam Mempengaruhi Ekspektasi Pernikahan. Cendikia Ilmiah, 4(2), 3101–3107.

Hammadah, D. F., Ayuningrum, N. G., & Romadhan, M. I. (2025). Pengelolaan komunikasi interpersonal mahasiswa universitas 17 agustus 1945 surabaya pada hubungan jarak jauh. 03(02), 408–410.

Haythornthwaite, C. (2005). Social networks and internet connectivity effects. Information Communication and Society, 8(2), 125–147. https://doi.org/10.1080/13691180500146185

Hidayat, N. A. S., Seotian, R. N., & Herlambang, Y. T. (2024). Sosial media dalam masyarakat sebagai konsep nyata determinisme teknologi. 1(2), 73–80.

Jackson, J. M. (1987). Social Impact Theory: A Social Forces Model of Influence. Theories of Group Behavior, 111–124. https://doi.org/10.1007/978-1-4612-4634-3_6

Karimah. (2025). Literasi Pendidikan PraNikah di tengah Kecenderungan Married is Scary Kajian Netizen Tik tok. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 2(Literasi Pendidikan PraNikah di tengah Kecende), 96–106. https://journal.pipuswina.com/index.php/jippsi/about

Kaur, A. S. (2024). Swipe Up and Break Up: A Grounded Theory Study Exploring the Impact of TikTok on Adolescents’ Perceptions of Love and Romantic Relationships. 72. https://scholarlycommons.pacific.edu/uop_etds/4273

Kumala, E. C., Cahayani, I. R., Santika, N. D., & Rahim, B. (2025). Kualitas hubungan romansa pengguna tiktok pada young adulthood. 9(6), 240–246.

Langlais, M. R., Boudreau, C., & Asad, L. (2024). TikTok and Romantic Relationships: A Qualitative Descriptive Analysis. American Journal of Qualitative Research, 8(3), 95–112. https://doi.org/10.29333/ajqr/14896

Masri, S., & Soflan, E. (2019). Metode Penelitian Sosial.

Negara, A. K., Febrianto, H. G., & Fitriana, A. I. (2022). Mengelola keuangan dalam pandangan gen z. Akuntabel, 19(2), 296–304. https://doi.org/10.30872/jakt.v19i2.11176

Noza, M., Asharie, A., Andiana, S., Daniarta, A. F. A., & Sianturi, V. (2025). Tren penelitian teori social comparison dalam ilmu komunikasi: kajuan bibliometrik scopus. Comdent: Communication Student Journal, 2(2), 405–422. https://doi.org/10.24198/comdent.v2i2.54431

Nugraha, R. K. (2023). Sistem produksi mekanis. In Marketing di era 5.0 (p. 6).

Oktaviani, D., & Krismono. (2024). Analysis Of The Marriage Is Scary Phenomenon Among Generation Z: A Perspective Of Islamic Law Sociology. Reflection : Islamic Education Journal, 2(1), hal. 09. https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Reflection/article/view/344

Prihantoro, E., & Anisah, N. (2022). Komunikasi interpersonal penyelesaian konflik dan mempertahankan komitmen pada pasangan kekasih yang sedang long distance relationship (ldr). BroadComm, 4(2), 63–72. https://doi.org/10.53856/bcomm.v4i2.243

Putri, T. A. W., & Hapsari, M. T. B. (2024). Hubungan self acceptance dan fear of missing out (fomo) mahasiswa generasi z pengguna aplikasi tiktok. Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 7(1), 59–73. https://doi.org/10.56013/jcbkp.v7i1.2624

R. Ali Pangestu, Siti Nazwa Hamidah, & Sofi, S. L. (2024). Efektivitas penggunaan media sosial dalam pemasaran bagi generasi-z. Al - Kaff: Jurnal Sosial Humaniora, 2(4), 341–349. https://doi.org/10.30997/al-kaff.v2i4.14140

Shaffa, G. Z. (2025). Analisis dalmpak dari kasus perselingkuhan pasangan selebgram arief meivio dan salsabilla audinna terhadap persepsi dan konsep diri netizen dalam menentukan kriteria pasangan ideal. 17, 302.

Sipahutar, E. M., Safitri, D., & Sujarwo. (2025a). Perspektif Gen Z Terhadap Standar Pasangan Ideal Di Tiktok Gen Z Perspective on Ideal Relationship Standards on Tiktok. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(3), 1734–1740. https://jicnusantara.com/index.php/jicn

Sipahutar, E. M., Safitri, D., & Sujarwo, S. (2025b). Perspektifgen z terhadap standar pasangan ideal di tiktok gen z perspective on ideal relationship standards on tiktok. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(3), 1734–1740.

Siregar, T. A. R. A., & Mesra, R. (2025). Eksplorasi presentasi diri gen z dalam platform tiktok: analisis self-identity theory pada pengguna tiktok di siantar selatan. Jurnal Masyarakat Digital, 1(3), 101–111.

Sopian, A. P. (2024). Eksplorasi Preferensi Pemilihan Pasangan di Media Sosial TikTok, Instagram, dan X. 2, 306–312.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian kombinasi (mixed methods).

Sunata, I. (2023). Kajian tentang Komunikasi dan Budaya. Journal of Da’wah, 2(1), 101–131.

Wahyuni, N. S., & Ulum, M. (2025). Implementasi metode outdoor learning dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(6), 6117–6124. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i6.8295

Downloads

Published

2025-11-06

How to Cite

Pratami, D., Putri, L. E., Rosiana, N., Shafwatunnisa, S. M., Jubaedah, S., Apriliani, S. M., & Kusumadinata, A. A. (2025). Komunikasi Interpersonal dalam Relasi Romantis Generasi Z Akibat Paparan Konten #Relationshipgoals di TikTok. Karimah Tauhid, 4(11), 8760–8772. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i11.21868

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.