Proses Produksi Gula Aren di Pengrajin Ibrahim Kabupaten Bangka Sebagai Binaan BAPPEDA Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Authors

  • Moch. Fadlal Islamay Pribadi Universitas Djuanda
  • Rosy Hutami Universitas Djuanda
  • Nuri Andarwulan Institut Pertanian Bogor
  • Ervizal A.M. Zuhud Institut Pertanian Bogor
  • Kastana Sapanli Institut Pertanian Bogor
  • Nurul Ichsan BAPPEDA Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i9.21460

Abstract

Tanaman aren (Arenga pinnata Merr.) merupakan tanaman palem yang menghasilkan nira sebagai bahan baku utama pembuatan gula aren. Gula aren menjadi produk penting bernilai ekonomi tinggi, namun proses produksinya masih dilakukan secara tradisional sehingga hasil dan mutu seringkali bervariasi. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi langsung dengan pengrajin Ibrahim di Desa Jada Bahrin, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi gula aren terdiri dari beberapa tahapan, yaitu penyadapan nira aren, perebusan nira hingga kental, penghilangan buih dan kotoran selama pemasakan, pendinginan, serta pencetakan menjadi gula aren padat. Proses pengolahan masih sederhana menggunakan peralatan tradisional seperti wajan, tungku, serok, dan cetakan bambu, sehingga konsistensi mutu produk sangat bergantung pada keterampilan pengrajin.

References

Anisum dan Krisbiyantoro J. 2021. Peningkatan Kualitas Nira Aren Menggunakan Pengawet Alami. Jurnal sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur.

Barlina R. 2015. Pengaruh Penyaringan Nira Terhadap Senyawa Volatil Gula Aren. Jurnal B. Palma. Vol. 16 No. 1 Hal. 32 – 39.

Compean KL. dan Ynalvez RA. 2014. Antimicrobial Activity of Plant Secondary Metabolites: A Review. Reserach of Medical Plant. pp. 1-10.

Damodaran S. Parkin KL. dan Fennema OR. (Eds.). 2017. Fennema’s food chemistry (5th ed.). CRC Press.

Darsana IGO. Besung INK. dan Mahatmi H. 2012. Potensi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli secara In Vitro. Indonesia Medicus Veterinus, 1(3): 337-351.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. 2020. Statistik Pertanian tahun 2020. SubBag Perencanaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dwiprabowo. H. 2010. Kajian Kebijakan Kayu Bakar Sebagai Sumber Energi Di Pedesaan Pulau Jawa. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan. Vol. 7 No. 1, April 2010 : 1 – 11.

Ersam T. 2001. Senyawa Kimia Mikromolekul Beberapa Tumbuhan Artocarpus Hutan Tropics Sumatra Barat. [Disertasi. Bandung: Institut Teknologi Bandung].

Hanun F .2014. “Nilai Kalor Kayu yang Memiliki Kerapatan dan Kadar Lignin Berbeda”.Fakultas Kehutanan IPB,Bogor.

Harahap DE. dan Syawaluddin. 2021. Tanaman Aren Sebagai Tanaman Multi Guna Dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga Petani Di Desa Sialaman Kabupaten Tapanuli Selatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol.1, No.1.

Haryanti P. Karseno dan Setyawati R. 2012. Aplikasi Pengawet Alami Nira Kelapa Bentuk Serbuk Berbahan Sirih Hijau Terhadap Sifat Fisik Dan Kimia Gula Kelapa. Pembangunan Pedesaan. 12(2), Article 2.

Hau RRH. Aji MP. Suhaldi. Hau SK. dan Talu SD. 2016. Nilai Kuat Tekan Gula Aren. Prosiding Seminar Nasional Fisika (E-Journal). Volume V.

Heryani H. 2016. Keutamaan Gula Aren dan Strategi Pengembangan Produk. Banjarbaru: Lambung Mangkurat University Press.

Hidayat. 1997. Mikrobiologi Industri. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Imanda MR. 2007. Kajian Pengaruh Suhu dan Waktu Penyimpanan Terhadap Karakteristik Mutu Produk Sirup Gula Invert dari Gula Palma [skripsi]. Institut Pertanian Bogor : Bogor.

Insusanty E.,Azwin dan Sadjati E. 2016. Perbandingan Penggunaan Bahan Bakar dan Nilai Tambah Industri Tempe Pengguna Kayu Bakar. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan. Vol.11, No.1.

Ismail YNN. Solang M. dan Uno WD. 2020. Komposisi Proksimat dan Indeks Glikemik Nira Aren. Jurnal Biospecies .Vol 13. No. 2 Hal. 1 – 9.

Ismi. 2019. Pemberdayaan Masyarakat Kampung Ulau Melalui Peningkatan Kualitas Gula Aren di Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Penelitian san Pengabdian Pada Masyarakat. 7(3) 213-218.

Lempang M. 2012. Pohon aren dan manfaat produksinya. Buletin Eboni. 9(1), pp.37-54.

Mardiyah S. 2018. Pengaruh Lama Pemanasan Terhadap Kadar Alkohol Pada Nira Siwalan (Borassus Flabellifer). Journal Of Muhammadiyah Medical Technology, Vol. 1 No. 1 9-15.

Maskar dan Sarashutah IGP. 2004. Potensi dan masalah pengembangan tanaman aren di Sulawesi Tengah. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Tanaman Aren. Balitka Manado. P.67-76

Mita S. Asyik N. dan Sadimantar, MS. 2022. Karakteristik Kimia dan Organoleptik Gula Aren yang diproduksi oleh Masyarakat Desa Tanjung Batu dan Kabangka. Journal of Agricultural Sciences. 2(2), 118 – 125.

Muchaymien Y. Rangga A. Nuraini F. 2014. Penyusunan Draft Standard Operating Procedure (SOP) Pembuatan Gula Merah Kelapa (Studi Kasus di Pengrajin Gula Merah Kelapa Purwerejo Kec. Negeri Katon Kabupaten Pesawaran). Jurnal Teknologi Industri dan Hasil Pertanian. 19 (2): 205‒217.

Muchtadi D. 2010. Kedelai: Komponen Bioaktif Untuk Kesehatan. Bandung: Alfabeta.

Prasmatiwi FE. Evizal R. dan Zahra AR. 2022. Pengadaan Bahan Baku Nira dan Nilai Tambah Pengolahan Gula Aren di Desa Air Kubang, Air Naningan Kabupaten Tanggamus. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. 8 (2) : 1188 – 1201.

Purnomo D. Mukti GW. dan Hendriani R. 2013. Workshop dan Pendampingan Teknis Penerapan Standar Sanitasi dan Higenition pada Agroindustri Pedesaan di Desa Balegede dan Malati Kecamatan Naringul Kabupaten Cianjur. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat. Vol. 2, No. 1 16 – 27.

Rachman B. 2009. Karakteristik Petani dan Pemasaran Gula Aren di Banten. Bulletin Palma. 12(2), 100 -114.

Robinson T. 1995. Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi (Edisi VI) Diterjemahkan oleh Padmawinata K., Bandung: Institut Teknologi Bandung. Terjemahan dari The organic constituents of higherplants, 6th edition.

Safari A. 2005. Teknik Membuat Gula Aren. Karya Anda : Surabaya.

Sanditya AW. 2012. Efektivitas Penambahan Minyak Kemiri sebagai Pencegah Buih dalam Pemanasan Nira Kelapa. [skripsi}. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya, Malang.

Sardjono. 1986. Pengembangan Peralatan untuk Pengembangan Serbuk Gula Merah. Balai Penelitian dan Pengembangan Industri Hasil Pertanian, Bogor.

Supriyati N. dan Suryani E. 2016. Peranan, Peluang dan Kendala Pengembangan Agroindustri di Indonesia. Jurnal Inovasi Penelitian. 7(2) Hal. 107 -115.

Tyler VE, Brady LR, and Robbers JE. Pharmacognosy. Eight Edit. Philadelphia: Lea & Febiger; 1976.

Widyastuti. 2019. Higiene dan Sanitasi Dalam Penyelenggaraan Makanan. Yogyakarta: K-Media.

Wilberta N. Sonya NT. Lydia SHR. 2021. Analisis Kandungan Gula Reduksi pada Gula Semut dari Nira Aren yang Dipengaruhi pH dan Kadar Air. Jurnal Pendidikan Biologi. Vol 12. No 1.

Winarno. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT. Gramedia.

Downloads

Published

2025-09-19

How to Cite

Pribadi, M. F. I., Hutami, R., Andarwulan, N., Zuhud, E. A., Sapanli, K., & Ichsan, N. (2025). Proses Produksi Gula Aren di Pengrajin Ibrahim Kabupaten Bangka Sebagai Binaan BAPPEDA Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Karimah Tauhid, 4(9), 7568–7580. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i9.21460

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>