Pandangan Empat Mazhab dan Maqasid Syariah terhadap Kredit Macet: Refleksi atas Praktik Perbankan Syariah di Indonesia

Authors

  • Agustina Multi Purnomo Universitas Djuanda
  • Ani Yumarni Universitas Djuanda
  • Saddam Husain Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i9.20876

Keywords:

bank syariah, hukum Islam, maqasid syariah, keadilan sosial, hukum islam

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran perbankan syariah dalam menangani kredit macet dengan pendekatan maqasid syariah dan analisis perbandingan empat mazhab fikih. Latar belakang kajian ini adalah meningkatnya angka kredit bermasalah di Indonesia yang mencerminkan tekanan ekonomi struktural di tengah masyarakat Muslim. Bank syariah diharapkan menjadi solusi alternatif yang adil dan berorientasi maslahat. Studi ini menggunakan metode narrative literature review yang dikombinasikan dengan wawancara terbatas bersama praktisi bank syariah. Analisis dilakukan terhadap literatur fikih klasik dari mazhab Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hanbali, serta gagasan maqasid syariah yang dikembangkan oleh al-Ghazali dan al-Syatibi hingga pendekatan kontemporer Jasser Auda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat mazhab sepakat pentingnya perlindungan terhadap debitur dalam kondisi kesulitan, meskipun memiliki perbedaan pendekatan teknis. Maqasid syariah diakui sebagai prinsip yang kokoh dalam hukum Islam, namun belum sepenuhnya terinternalisasi dalam sistem hukum dan kebijakan bank syariah. Praktik di lapangan masih banyak mengadopsi pendekatan legal formal ala perbankan konvensional, tanpa mengedepankan nilai keadilan dan perlindungan kelompok rentan. Disimpulkan, maqasid syariah harus dijadikan kerangka operasional dalam tata kelola perbankan syariah. Reformasi kelembagaan, penguatan peran Dewan Pengawas Syariah, dan peningkatan literasi maqasid menjadi langkah penting agar bank syariah benar-benar menjadi solusi keuangan yang adil dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

References

Adirianto, B., Purnomo, A. M., Jannah, N. S. R., & Purboningtyas, T. P. (2025). Pendampingan Mekanisasi Lahan Pertanian pada Usaha Pelayanan Jasa Alsintan Melalui Operasionalisasi Traktor Roda Empat. Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat, 11(1), 19-24.

Alfian, Setianingsih, E. L., Krismartini, & Yuniningsih, T. (2022). Islamic bureaucracy in the philosophy of public administration: A narrative literature review. Open Access Indonesia Journal of Social Sciences, 5(6), 846–851.

Alhadianyah, A. (2023, October). Principles of sharia law on collateral in Islamic contract law (fikih mu'amalah). In The 1st International Conference on Science and Islamic Studies (ICOSIS-2023).

Apriantoro, M. S., Sekartaji, S. I., & Suryaningsih, A. (2021). Penyelesaian Sengketa Kepailitan Ekonomi Syariah Perspektif Ibnu Rusyd Al-Qurthubi Dalam Bidayatul Mujtahid Wa Nihayatul Muqtashid. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(3), 1400-1408.

Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as philosophy of Islamic law: A systems approach. London: The International Institute of Islamic Thought.

Aulia, P., & Satria, D. (2025). Dampak ketidakpastian kebijakan ekonomi terhadap persepsi risiko sektor perbankan di Indonesia. Media Riset Ekonomi Pembangunan (MedREP), 2(2).

Badan Pemeriksa Keuangan. (2008). Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. https://peraturan.bpk.go.id/Details/39655/uu-no-21-tahun-2008

Fauziah, R. S. P., Purnomo, A. M., Firdaus, U., Nanyanto, A. B. D., & Roestamy, M. (2024). Promoting Islamic value for green skill development in Islamic vocational high school. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 53-62.

Fuadi, F., Suhendar, S., Hanif, H., Malik, A., & Iryana, W. (2025). Evaluation of financial and maqasid syariah performance of Islamic banks in Southeast Asia (2019–2023). Khazanah Sosial, 7(1), 86–104.

Harahap, B., Risfandy, T., & Futri, I. N. (2023). Islamic law, Islamic finance, and sustainable development goals: A systematic literature review. Sustainability, 15(8), 6626.

Hernawan, D., Purnomo, A. M., Purnamasari, I., & Apriliani, A. (2024). Peningkatan kapasitas kelembagaan untuk pemberdayaan nelayan. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 1-15.

Hernawan, D., Purnomo, A. M., & Purnamasari, I. (2021). Pelatihan peningkatan kapasitas kelembagaan nelayan pada masyarakat nelayan Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 5(3), 631-638.

Otoritas Jasa Keuangan. (2025, Januari). Statistik perbankan syariah. https://ojk.go.id/id/kanal/syariah/data-dan-statistik/statistik-perbankan-syariah/Documents/Pages/Statistik-Perbankan-Syariah---Januari-2025/STATISTIK%20PERBANKAN%20SYARIAH%20-%20JANUARI%202025.pdf.

Kartal, M. T., Kirikkaleli, D., & Ayhan, F. (2023). Nexus between non‐performing loans and economic growth in emerging countries: Evidence from Turkey with wavelet coherence approach. International Journal of Finance & Economics, 28(2), 1250–1260.

Mohd Noor, N. S., Mohd. Shafiai, M. H., & Ismail, A. G. (2019). The derivation of Shariah risk in Islamic finance: A theoretical approach. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 10(5), 663–678.

Muhammad, N. M., Kassim, S., Mahadi, N. F. B., & Ali, E. R. A. B. E. (2025). Analysing the significance of Maqasid-Al-Shariah in Islamic microfinance: A narrative review. Journal of Islamic Finance, 14(1), 60–72.

Omar, H. H., Yusoff, M. E., & Sendaro, A. A. (2017). Regulatory framework for Islamic banking in Tanzania. Jurnal Kemanusiaan, 15(1).

Purmini, S. (2024). Schools and classifications of fiqh: A guide to understanding the diversity of Islamic law. Jurnal Price: Ekonomi dan Akuntasi, 3(1), 59–77.

Purnomo, A. M. (2020). Pemberdayaan Sosial dalam Pengembangan Ekowisata di Pekon Kiluan Negri, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. SINGULARITY: Jurnal Desain dan Industri Kreatif, 1(1), 1-12.

Purnomo, A. M., Rachmah, F. A., & Utami, A. D. (2022). Penyiapan Menuju Pembentukan Wisata Desa di Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 6(2), 247-260.

Purnomo, A. M. (2021). Urbanization and tourism development in Bogor city. Society, 9(1), 393-409.

Purnomo, A. M., & Musyafi, R. A. (2022). Sociology approach in food souvenir innovation: The customer-producers relation on online marketing communication. Indonesian Journal of Social Research (IJSR), 4(3), 165-177.

Purnomo, A. M. (2023a). Contested access in the failing urban culinary tourism planning: A case of Bogor, Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 27(1), 32–45.

Purnomo, A. M. (2023b). Bibliometric analysis of the trend of sociology of communication research topics. Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 8(2), 370-381.

Purnomo, A. M., & Suryani, D. (2025). Perubahan Hubungan Peran MPR RI dengan Presiden dalam Kerangka Perubahan Konstitusi Republik Indonesia. Karimah Tauhid, 4(2), 1062-1072.

Purnomo, A. M. (2025a). Formulating the Novelty of Communication Research in Post-Covid-19 Era. Profetik: Jurnal Komunikasi, 18(1).

Purnomo, A. M. (2025b). The Research Needs on Social Aspects of Biochar: A Learning from Social-Economy of Biochar Previous Study. Indonesian Journal of Social Research (IJSR), 7(1), 19-32.

Purnomo, A. M. (2025c). E-Communication Strategies of Bogor’s Indie Musicians to Resist Marginalization in the Music Industry. Society, 13(1), 452-468.

Putri, K. A. (2025, July 7). Kredit macet tertinggi sejak awal 2025, ini analisis Panin Sekuritas. Infobank News. https://infobanknews.com/kredit-macet-tertinggi-sejak-awal-2025-ini-analisis-panin-sekuritas/#google_vignette

Rambe, R. H., & Zahara, F. (2023). Imam Syafi'i's perspective on debt settlement with parking land management rights assurance (Case study of Medan Perjuangan, Medan City). AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 5(1), 773–778.

Rumatiga, H., Holle, M. H., & Yumarni, A. (2024). Pinjaman online perspektif maqashid syariah Imam Asy-Syatibi. Iqtishad Sharia: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah & Keuangan Islam, 2(2), 144–155.

Setiyadi, A. C., & Aris, S. M. (2023). Analysis of the permissibility of Bai'al-'Inah transactions according to the Shafi'i school of thought and its implementation in Malaysia. JURISTA: Jurnal Hukum dan Keadilan, 7(2), 144–164.

Singh, S. K., Basuki, B., & Setiawan, R. (2021). The effect of non-performing loan on profitability: Empirical evidence from Nepalese commercial banks. The Journal of Asian Finance, Economics and Business, 8(4), 709–716.

Syihab, M. B. (2023). Telaah kritis pemikiran Jasser Auda dalam buku Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. An-Nur: Jurnal Studi Islam, 15(1), 114–138.

Yazid, A., & Sugitanata, A. (2023). The Complexity and Diversity Methods of Legal Discovery in Islam: In the Perspective Ulama of Mazhab al-Arba'ah. Kawanua International Journal of Multicultural Studies, 4(2), 152-164.

Yumarni, A., & Rumatiga, H. (2024). Penerapan Prinsip Larangan “Magrib: Maysir, Gharar, dan Riba” dalam Pembiayaan yang Bergerak di Bidang Usaha Non Halal. Karimah Tauhid, 3(4), 4310-4330.

Yumarni, A., & Suhartini, E. (2019). The Implementation of Maqashid Syariah in Forming Nazhir Organization and Legal Entity for Indonesian Waqf Regulation. In Proceeding of the 14th ISDEV International Islamic Development Management Conference (IDMAC 2019) (pp. 231-245).

Yusuf, A. H. B., & Yusuf, I. D. (2025). Unity in diversity: A study of schools of Islamic jurisprudence. Indonesian Journal of Law and Islamic Law (IJLIL), 7(1), 1–13.

Downloads

Published

2025-09-04

How to Cite

Purnomo, A. M., Yumarni, A., & Husain, S. (2025). Pandangan Empat Mazhab dan Maqasid Syariah terhadap Kredit Macet: Refleksi atas Praktik Perbankan Syariah di Indonesia. Karimah Tauhid, 4(9), 6473–6485. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i9.20876

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.