Optimalisasi Produktifitas Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Melalui Aplikasi Dolomit Pada Lahan Dataran Tinggi
DOI:
https://doi.org/10.30997/jp.v16i2.18893Keywords:
peanut, dolomite, accession, yield, growthAbstract
Produktivitas kacang tanah masih relatif rendah dan perlu ditingkatkan. Salah satu strateginya adalah pemberian dolomit dan penggunaan varietas yang beradaptasi dengan baik terhadap kondisi agroekosistem tertentu. Dolomit berperan penting dalam memasok nutrisi penting untuk fotosintesis, pembentukan polong, dan pengisian polong. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh dosis dolomit dan aksesi kacang tanah terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Rancangan Acak Kelompok (RAK) digunakan dengan tiga ulangan dan dua faktor: aksesi (Zebra, Merah, dan Putih) dan dosis dolomit (0, 0,25, 0,5, 1,0, dan 1,5 ton/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesi White mengungguli aksesi lainnya dalam beberapa parameter: jumlah daun (62), jumlah polong (26,53), jumlah polong berisi (25,87), berat polong segar total (116,71 g), berat polong kering (22,58 g), berat kering brangkasan (26,67 g), dan produktivitas (4,56 ton/ha). Pemberian dolomit 0,25 ton/ha secara signifikan meningkatkan berat kering brangkasan (30,86 g), ukuran polong (14,19 mm × 40,30 mm), dan menghasilkan produktivitas sebesar 3,83 ton/ha.
References
Aminuddin, M. I., Khasana, I. W. N., & Amiroh, A. (2021). Upaya Peningkatan Produksi Kacang Tanah ( Arachis hipogaea L .) Dengan Aplikasi Macam Dosis Sp-36 Dan Pupuk Organik. Agroradix, 4(2).
Arifin. (2014). Kajian Panjang Tunas Dan Bobot Umbi Bibit Terhadap Produksi Tanaman Kentang ( Solanum tuberosum L .) Varietas Granola. Jurnal Produksi Tanaman, 2, 221–229.
Darudriyo, D., & Sulistyaningrum, A. (2022). Pengaruh Berbagai Dosis Pupuk Sp-36 Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Cabai Keriting Varietas Pm 999. Jurnal Agronida, 8(1), 40–49. https://doi.org/10.30997/jag.v8i1.5584
Darudriyo, Novica, S. R., Setyono, & Yuliawati. (2024). Pengaruh Aksesi Dan Dosis Pupuk Sp-36 Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kacang Bogor (Vigna subterranea L. Verdc.). Agronida, 10(2016), 84–92.
Dwi Syahrizal, L., Sahari, P., & Haryanto, E. T. (2014). Pengaruh Dosis Pupuk Organik dan Dolomit terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah Effect of Organic Fertilizer and Dolomit Dosage on the Growth and Yield of Peanut. Agrosains, 16(1), 25–28.
Gunawan, G., Susana, R., & Listiawati, A. (2023). Pengaruh Dolomit Dan Pupuk Npk Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Hijau Pada Lahan Gambut. Jurnal Sains Pertanian Equator, 12(2), 178. https://doi.org/10.26418/jspe.v12i2.62021
Hapsari, R. T., & Rezeki, S. (2018). Pengaruh Pematahan Dormansi terhadap Viabilitas Benih Kacang Tanah. Buletin Palawija, 16(1), 46. https://doi.org/10.21082/bulpa.v16n1.2018.p46-51
Hartati. (2019). Pengaruh varietas dan dosis pupuk SP-36 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.). Jurnal Agrista Unsyiah, 16(1), 7–13.
Ikhsani, D., Hindersah, R., & Herdiyantoro, D. (2018). Pertumbuhan Tanaman Kacang Tanah ( Arachis hypogea L . Merril ) Setelah Aplikasi Azotobacter chroococcum dan Pupuk NPK Growth of Groundnut ( Arachis hypogea L . Merril ) Following Inoculation Azotobacter chroococcum and NPK Fertilizer . 7(April), 1–8.
Lestari, S. A. D. A. D., Melati, M., & Purnamawati, H. (2016). Penentuan Dosis Optimum Pemupukan N, P, dan K pada Tanaman Kacang Bogor [Vigna subterranea (L.) Verdcourt]. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 43(3), 193. https://doi.org/10.24831/jai.v43i3.11244
Purnomo, J. (2005). Meningkatkan Produksi Kacang Tanah Lahan Alfisol Dengan Menanam Varietas Toleran. Buletin Palawija, 0(10), 78–84.
Qibtiyah, M., & Mahmudi, C. H. (2021). Respon Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah ( Arachis hypogaea L .) dengan Aplikasi Kombinasi Pupuk dan Jarak Tanam. 4(2), 8–15.
Rahmianna, A. A., Pratiwi, H., & Harnowo, D. (2015). Budidaya Kacang Tanah. Monograf Balitkabi, 13, 134–169.
Rahmianna, A. A., Taufiq, A., Yusnawan, E., Penelitian, B., Kacang-kacangan, T., Raya, J., Km, K., & Malang, P. O. B. (2012). Kualitas dan Hasil Kacang Tanah pada Lingkungan dengan Perbedaan Ketersediaan Air dan Aplikasi Dolomit. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 31(1), 46–52.
Rahmianna, A. A., Wijanarko, A., & Bombo, Y. (2018). Respons Pertumbuhan Vegetatif dan Generatif Varietas Kacang Tanah terhadap Pemberian Pupuk Organik di Dataran Tinggi Lahan Kering Iklim Kering. Buletin Palawija, 16(2), 104. https://doi.org/10.21082/bulpa.v16n2.2018.p104-112
Rani, A. D., Triyono, K., & Sumarmi, S. (2022). Pengaruh Jarak Tanam dan Dosis Pupuk Fosfor terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogea L.). Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian, 18(2), 153. https://doi.org/10.31941/biofarm.v18i2.2410
Samosir, O. M., Marpaung, R. G., & Laia, T. (2019). Respon kacang tanah (Arachis hypogaea L) terhadap pemberian unsur mikro. Jurnal Agrotekda, 3(2), 74–83.
Setiono. (2012). Efektifitas Dolomit Terhadap Kacang Tanah di Lahan Masam. Jurnal Sains Agro, 1(3), 44–51.
Siregar, S. H., Mawarni, L., & Irmansyah, T. (2017). Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Archis hypogea L.) dengan Beberapa Sistem Olah Tanah dan Asosiasi Mikroba. Jurnal Agroekoteknologi FP USU, 5(1), 202–207. https://journal.ipb.ac.id/index.php/bulagron/article/view/16472
Sondakh, T. D., Joroh, D. N., Tulungen, A. G., Sumampow, D. M. F., Kapugu, L. B., & Mamarimbing, R. (2012). Hasil Kacang Tanah (Arachys hypogaea L.) PADA Beberapa Jenis Pupuk Organik. Eugenia, 18(1). https://doi.org/10.35791/eug.18.1.2012.4150
Sukerta, I. M., Sumantra, I. K., & Laksamana, A. A. A. (2024). Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Akibat Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Kotoran Sapi. Agrimeta, 14(2), 74–82.
Suryono, S., & Sudadi, S. (2015). Efek dari Kombinasi Pupuk N, P dan K terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah pada Lahan Kering Alfisol. Agrosains: Jurnal Penelitian Agronomi, 17(2), 49. https://doi.org/10.20961/agsjpa.v17i2.18672
Taufiq, A., Kristiono, A., Wijanarko, A., Rahmianna, A. A., Iswanto, R., & Riyanto, S. A. (2020). Adaptabilitas Varietas-varietas Unggul Kacang Tanah pada Tanah Salin. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 4(1), 43. https://doi.org/10.21082/jpptp.v4n1.2020.p43-51
Taufiq, A., Wijanarko, A., & Suyamto. (2015). Takaran Optimal Pupuk NPKS, Dolomit, dan Pupuk Kandang pada Hasil Kedelai di Lahan Pasang Surut. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 30(1), 52–57.
Trustinah, & Kasno, A. (2012). Karakterisasi Kandungan Asam Lemak Beberapa Genotipe Kacang Tanah. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 31(3), 145–151.
Velayati, N. A., Herlina, N., & Sugito, Y. (2018). Respon Dua Varietas Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Terhadap Dosis Pupuk Kandang Sapi. Jurnal Produksi Tanaman, 6(6), 1155–1163.
Yuliawati, Y., Wahyu, Y., Surahman, M., & Rahayu, A. (2018). Keragaman Genetik Dan Karakter Agronomi Galur-Galur Kacang Bogor (Vigna subterranea L. Verdc.) Hasil Seleksi Galur Murni Asal Lanras Sukabumi. Jurnal Agronida, 4(1), 56–62.
Yustiningsih, M. (2019). Intensitas Cahaya dan Efisiensi Fotosintesis pada Tanaman Naungan dan Tanaman Terpapar Cahaya Langsung [Light Intensity and Photosynthetic Efficiency in Shade Plants]. Bioedu, 4(2), 43–48.
Zulchi, T., & Puad, H. (2018). Keragaman Morfologi dan Kandungan Protein Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.). Buletin
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 darudriyo darudriyo, Yuli, Ahzami, Anna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
-
Pengguna diperbolehkan untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke artikel teks lengkap dalam jurnal ini tanpa meminta izin terlebih dahulu dari penerbit atau penulis.
Jurnal ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang mengizinkan untuk membagikan, menyalin, dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun selama Anda memberikan kredit yang sesuai kepada penulis asli dan sumbernya, berikan tautan ke lisensi Creative Commons. Jika Anda me-remix, mengubah, atau membangun materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama seperti aslinya. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti persyaratan lisensi. Untuk melihat salinan lisensi ini, kunjungi tautan permanen ini.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
2. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan awal publikasi di jurnal ini.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan ( Lihat Pengaruh Akses Terbuka).Anda bebas untuk:
Bagikan — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi — me-remix, mengubah, dan membangun materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti persyaratan lisensi.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.