Literasi Fintech untuk Pencegahan Gangguan Kesehatan Mental Akibat Pinjaman Online Ilegal
DOI:
https://doi.org/10.30997/almujtamae.v6i1.21313Keywords:
Literasi fintech, kesehatan mental, pinjaman online illegal, remaja masjidAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi fintech dan keterampilan manajemen stres untuk mencegah dampak psikologis akibat jeratan pinjaman online ilegal pada remaja Masjid Al-Hidayah Dusun Klelesan, Boyolali. Metode pelaksanaan menggunakan desain One Group Pretest-Posttest dengan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Materi mencakup pengenalan fintech, ciri pinjaman legal dan ilegal, simulasi perhitungan bunga, penyusunan anggaran realistis, serta teknik coping terhadap stres finansial. Peserta berjumlah 13 orang dan dievaluasi melalui kuesioner sebelum dan sesudah program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, dari rata-rata skor pre-test kategori baik 19% menjadi 100% pada post-test. Selain itu, kemampuan peserta dalam mengelola kecemasan dan menolak tawaran pinjaman ilegal juga meningkat. Program ini membuktikan bahwa kombinasi literasi fintech dan pengelolaan stres untuk mengatasi kecemasan efektif meningkatkan ketahanan finansial sekaligus kesehatan mental.
References
Amit, N., Ismail, R., Zumrah, A. R., Mohd Nizah, M. A., Tengku Muda, T. E. A., Tat Meng, E. C., Ibrahim, N., & Che Din, N. (2020). Relationship Between Debt and Depression, Anxiety, Stress, or Suicide Ideation in Asia: A Systematic Review. Frontiers in Psychology, 11. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.01336
Archuleta, K. L., Dale, A., & Spann, S. M. (2013). College Students and Financial Distress: Exploring Debt, Financial Satisfaction, and Financial Anxiety. Journal of Financial Counseling and Planning, 24(2), 50–62.
Aziz, A., & Nur’aisyah, I. (2021). Role Of The Financial Services Authority (OJK) To Protect The Community On Illegal Fintech Online Loan Platforms. Quest Journals Journal of Research in Business and Management, 9, 2347–3002. www.questjournals.org
Jusriadi, E., Caronge, E., Asniwati, & Nginang, Y. (2024). Edukasi Literasi Keuangan Dalam Upaya Pencegahan Penipuan Pinjaman Online. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(2), 1646–1655. https://doi.org/10.31764/jmm.v8i2.21326
Kandi, T. N. & Setyaningsih, R. 2024. Dinamika Psikologis Pengguna Pinjaman Online: Studi Kasus Pada Mahasiswa yang Melakukan Pinjaman Online. Jurnal Ilmiah Sultan Agung, 3(3), 27-34.
Moha, S. W. S., Tunggati, M. T., Ibrahim, A. M., Suaib, S. O., Batu, M., & Polidu, I. (2025). Edukasi Regulasi Finansial Teknologi Untuk Pencegahan Penipuan Digital Di Masyarakat Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka, 4(04), 293-307.
Novianta, E., Andani, A., . F., & Pane, S. G. (2024). Financial Technology Dan Literasi Keuangan Terhadap Generasi Z. Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS), 4(1), 1–8. https://doi.org/10.47233/jebs.v4i1.1423
OJK. (2021). Panduan Literasi Keuangan: Pahami Pinjaman Online Ilegal (PINJOL) & Fintech Lending yang Legal.
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Peraturan OJK Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi.
Pamungkas, M. A. T., Tamamudin, Ma’shum, M. K., Surur, A. T., & Firdaus, M. F. (2024). Psychological Impact Of Someone Who Is Entred In Online Loans. The 1st International Conference on Islamic Economics (ICIE), 887–897.
Purba, N., Sutikno, S., Sukmawarti, S., Kamarudin, M. K. A., Ismail, W. N. A. T., Novita, T. R., Joharsyah, J., Miranda, I. A., & Batubara, I. A. H. (2023). Peningkatan Pemahaman Literasi Digital Tentang Pinjaman Dana Online Di Malaysia Dan Indonesia. AMALIAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 242–247. https://doi.org/10.32696/ajpkm.v7i2.2600
Putra, H. D., Sabri, M., & Malik, A. (2024). Digitalisasi Dan Penyalahgunaan: Studi Tentang Dampak Pinjaman Online Ilegal Dalam Masyarakat Cashless (Studi Kasus Mahasiswa/i Jurusan Bahasa Politeknik Negeri Bengkalis). Seminar Nasional Industri Dan Teknologi (SNIT), 502–511.
Putri, M. A. S., Noviasari, R., & Mahrudin, A. (2024). Membangun Kesadaran Finansial Masyarakat Lengkong: Mencegah Jeratan Judi Online dan Pinjaman Online. ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 200–205. https://doi.org/10.30997/almujtamae.v4i2.15318
Putri, S. R., Nasution, J., & Atika, A. (2025). Pengaruh Literasi Keuangan dan Life Style Terhadap Keputusan Menggunakan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal dengan Locus of Control sebagai Variabel Moderating Bagi Generasi Z Di Kota Medan. Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan, 14(03), 1424-1437.
Rahmah, M., Astuti, M., & Marni, D. (2025). Hubungan Hutang Riba dengan Kesehatan Mental: Analisis Berita sebagai Objek Penelitian. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(1). https://doi.org/10.61722/jipm.v3i.702
Rahmat, B. Z., Wijaya, T., & Friantoro, D. (2025). Pendampingan Literasi Keuangan Syariah sebagai Upaya Pencegahan Akses terhadap “Bank Emok.” ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 24–33. https://doi.org/10.30997/almujtamae.v5i1.15968
Rumtutuly, H. H. (2025). Pengaruh Moderasi Literasi Keuangan: Kecemasan Finansial Terhadap Perilaku Konsumtif. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(5), 5908–5916. https://doi.org/10.61104/alz.v3i5.2195
Sudiksa, I. M., Sunarta, I. N., Permana, G. P. L., Suidarma, I. M., Sutrisni, K. E., Trisnadewi, N. K. A., & Yoga, I. G. K. A. (2025). Literasi Keuangan Digital: Menangkal Jeratan Pinjaman Online. SEWAGATI, 4(1), 3–39. https://doi.org/10.59819/sewagati.v4i1.4848
Sulaiman, D. R. A. (2024). Studi Literatur: Risiko Psikologis Penggunaan Fintech Lending pada Mahasiswa. Jurnal MediaTIK: Jurnal Media Pendidikan Teknik Informatika Dan Komputer, 7(2), 197–201. https://doi.org/10.59562/mediatik.v7i2.2894
Wahyuningsih, Kartiko, E., Ningsih, W., & Anggraeni, W. A. (2024). Financial Anxiety di Kalangan Generasi Z (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Garut). Jurnal Wahana Akuntansi, 9. https://doi.org/10.52434/jwa.v9i2
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurul Aisah, Muhlizardy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





