PERSEPSI GURU TERHADAP KEBIJAKAN DIGITALISASI SEKOLAH DI ERA PASCA PANDEMI DI SDN CIBEUREUM 01

Authors

  • Muhammad Sultan Annafi Universitas Djuanda
  • Radif Khotamir Rusli Universitas Djuanda
  • Didin Syamsudin Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/al-kaff.v4i3.24435

Keywords:

Digitalisasi sekolah, persepsi guru, kebijakan pendidikan

Abstract

Penelitian  ini dilakukan untuk mendukung kebijakan digitalisasi sekolah di masa setelah pandemi sebagai bagian dari transformasi pendidikan yang berkelanjutan. Meskipun pemerintah telah menyediakan sejumlah alat teknologi dan platform, masih ada perbedaan antara kebijakan nasional dan pelaksanaannya di tingkat sekolah, terutama terkait kesiapan guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana guru melihat kebijakan digitalisasi sekolah di SDN Cibeureum 01. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif yang dikombinasikan dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Di sisi lain, analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup penyajian, penarikan kesimpulan, dan reduksi data. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar pendidik menilai kebijakan digitalisasi cukup efektif untuk mendukung pembelajaran dan pengelolaan sekolah, terutama bagi guru yang mahir menggunakan teknologi. Namun demikian, masih ada beberapa hambatan, seperti kurangnya pelatihan, variasi dalam kemampuan teknologi, dan keterbatasan sumber daya digital. Penelitian ini menekankan betapa pentingnya meningkatkan pelatihan, memberikan bimbingan teknologi, dan memberikan dukungan kebijakan sekolah yang fleksibel untuk mendukung transformasi digital pendidikan.

References

Agustino, L. (2020). Dasar-dasar kebijakan publik. Alfabet.

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational. Behavior and Human Decision Processes.

Blank., W. (2021). Remote Learning During COVID-19: Lessons from Today, Principles for Tomorrow. World Bank.

Bond, M. (2020). Schools and emergency remote education during the COVID-19 pandemic. Educational Technology Research and Development.

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative quantitative, and mixed methods approaches. Publications Publications.

Dhawan, S. (2020). Online learning: A panicle in the time of COVID-19 crisis. Journal of Educational Technology System.

Ertmer, P. AL., & Ottenbreit-Leftwich, AL. T. (2020). Teacher technology changes. Journal Of Research on Technology in Education,

Halkim, L., Rusli, R. K., & Inderal, S. (2025) pengelolaan fasilitas belajar dalam mendukung pembelajaran era digital. AL-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora.

Hill, M., & Hupe, P. (2022). Implementing public policy (4th ed.). SAGE Publications.

Lathifah, Z. K., Hemanto, F., & Maryani, N. (2020). Classroom management in COVID-10 time. Journal of Physics Conferences Series.

Miles, M. B. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage Publications.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Rahman, AL. (2022). Integrasi teknologi dalam pendidikan islam kontemporer.

Shihab, Q. (2021). Tafsir AL-Mishbah edisi revisi.

UNESCO. (2022). Reimagining our futures together: A new social contract for education.

Downloads

Published

2026-06-21

How to Cite

Annafi, M. S., Khotamir Rusli, R., & , D. S. (2026). PERSEPSI GURU TERHADAP KEBIJAKAN DIGITALISASI SEKOLAH DI ERA PASCA PANDEMI DI SDN CIBEUREUM 01. AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA , 4(3), 351–358. https://doi.org/10.30997/al-kaff.v4i3.24435

Similar Articles

<< < 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.