ANALISIS BUDAYA LITERASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMPN 3 GUNUNG PUTRI

Authors

  • Ronald Febrian Universitas Djuanda
  • Zahra Khusnul Lathifah Universitas Djuanda
  • Novi Maryani Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/al-kaff.v4i1.21768

Keywords:

Budaya Literasi, Berpikir Kritis, Peran Kepala Sekolah

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi membaca siswa Indonesia berdasarkan PISA 2022 menunjukkan tantangan serius bagi sistem pendidikan. Literasi sekolah menjadi pondasi penting untuk menumbuhkan keterampilan abad ke-21, khususnya berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi budaya literasi di SMPN 3 Gunung Putri dan menganalisis peran literasi sekolah dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, melibatkan kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum, pembina literasi, serta lima siswa. Hasil menunjukkan budaya literasi didukung kebijakan nasional dan internal sekolah, diperkuat peran kepala sekolah, guru, dan pembina literasi. Program literasi meningkatkan minat baca, melatih keterampilan menulis, dan menumbuhkan keberanian siswa berpendapat. Literasi juga mendorong kemampuan berpikir kritis, meskipun terkendala keterbatasan waktu, jumlah siswa yang besar, dan fasilitas baca yang minim. Kesimpulannya, budaya literasi bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi strategi kunci menyiapkan siswa menghadapi tantangan abad ke-21, dengan kepala sekolah berperan penting sebagai pengawas dan fasilitator program.

References

Andini Zeptiani, A. D. (2025). Pojok Baca sebagai Sarana Peningkatan Literasi Peserta Didik di Sekolah Dasar. Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa , 203-210 .

Annisa Anggraini, M. N. (2025). Pemimpinan Profesional yang Mengembangkan Budaya Sekolah. 189-202.

Arwan. (2019). Pengaruh Budaya Literasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Di MAN 1 Sinjai . Skripsi, 1-138.

Dewayani, S. (2017). Menghidupkan literasi di ruang kelas. PT Kanisius.

Ghifari, A. K. (2025). Analisis Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam MTSN 13 jakarta (GEDUNG B) .

Kajin, S. (2018). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Literasi Digital Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Kognitif di MTs N Mojosari dan MTs N Sooko Mojokerto . Progressa Journal of Islamic Religious Instruction, 133-142.

Kharismawati, D. E. (2019). Peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan sekolah. Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan, 4(1), 19-28.

Nazzala Aulian Nafi’, M. A. (2023). Konsep Berpikir Kritis Perspektif Imam Fakhruddin Ar-Razi (Interpretasi Qs. Ali Imran: 190-191 dan Qs. Az-Zumar:18) . Triwikrama: Jurnal Multi disiplin Ilmu Sosial, 23-40 .

PISA 2022 Results: Factsheets. (2023). OECD, 1-9.

Rositawati, D. N. (2018). Kajian Berpikir Kritis Pada Metode Inkuiri. Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya), 74-84.

Shibi Zuharoul Mardliyah, A. P. (2023). Strategi Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Learning Community . Awwaliyah: Jurnal PGMI , 103-109.

Sukadari. (2020). Peranan budaya sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Exponential, 75-86.

Downloads

Published

2026-02-27

How to Cite

Febrian, R., Lathifah, Z. K., & Maryani, N. (2026). ANALISIS BUDAYA LITERASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMPN 3 GUNUNG PUTRI. AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA , 4(1), 25–31. https://doi.org/10.30997/al-kaff.v4i1.21768

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.