MODEL DAN BUDAYA LITERASI SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 MEGAMENDUNG
DOI:
https://doi.org/10.30997/al-kaff.v4i1.21138Keywords:
Budaya Literasi, Minat Baca, Model LiterasiAbstract
meningkatkan minat baca peserta didik di SMA Negeri 1 Megamendung. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Megamendung dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini terdiri dari wakil kepala sekolah bidang humas, guru sekaligus mentor literasi, dan peserta didik. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model budaya literasi yang diterapkan di SMA Negeri 1 Megamendung mencakup kegiatan literasi pagi 15 menit, pembentukan Tim Literasi Sekolah, penyediaan pojok baca, serta program tematik LIBERTA (Literasi Bersama Penuh Cinta). Program ini memadukan kegiatan membaca, menulis, dan ekspresi kreatif dalam suasana yang kolaboratif dan menyenangkan. Dalam pelaksanaannya, keterlibatan guru sebagai fasilitator literasi menjadi faktor penting dalam membentuk ekosistem literasi yang aktif dan partisipatif. Budaya literasi ini didukung oleh berbagai faktor seperti dukungan kebijakan sekolah, ketersediaan sarana, serta antusiasme peserta didik. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan belum meratanya minat baca di kalangan siswa. Model budaya literasi yang diterapkan terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat baca peserta didik dan membentuk lingkungan belajar yang mendorong pembelajaran sepanjang hayat.
References
Fauzi, A., & Handayani, D. (2021). Penguatan budaya literasi di sekolah: Model implementasi dan tantangannya. Pendidikan dan Literasi, 112–124.
Fauzi, A., & Handayani, S. (2021). Pengaruh model budaya literasi terhadap motivasi dan partisipasi literasi siswa di sekolah menengah. Pendidikan dan Literasi, 101–112.
Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Buku saku gerakan nasional. Kemendikbudristek.
Kurniawan, A. (2022). Strategi penguatan budaya literasi di sekolah. Pustaka Cendikia Nusantara.
Kurniawan, R. (2023). Literasi di abad ke-21. Literasia Press.
Mahrudin, A. (2025). Keefektifan lingkungan pendidikan sekolah dalam peningkatan minat belajar peserta didik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Al Barokah Cisarua Bogor. Socia Humaniora.
Mulyasa, E. (2020). Menjadi guru profesional: Strategi meningkatkan kualitas guru di era global. PT Remaja Rosdakarya.
Nopriansyah, H., & Suhartono, T. (2021). Model integratif budaya literasi dalam pembelajaran. Literasi Mandiri Press.
Putri, I. T. A., Agusdianita, N., & Desri, D. (2024). Literasi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar era digital. SHES: Social, Humanities, and Educational Studies, 7(3). https://doi.org/10.20961/shes.v7i3.92427
Rahmawati, R., Sesrita, A., & Kholik, A. (2024). Pengaruh media poster origami terhadap minat dan hasil belajar pada pelajaran IPA. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 3(1), 105–116.
Riyanto, R. (2023). Strategi pendidikan literasi dalam meningkatkan kemampuan critical thinking peserta didik. Sibernetik: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(1), 52–58. https://doi.org/10.59632/sjpp.v1i1.17
Rohman, A. (2022). Literasi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis di era disrupsi. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 2(1), 40–47.
Sari, Y., & Irwandi, R. (2020). Membangun budaya literasi sekolah melalui pendekatan kontekstual. Literasi dan Pendidikan Karakter, 45–58.
Suraya, N., & Pratama, D. A. (2020). Peran kepala sekolah dalam mendorong budaya literasi di sekolah menengah. Jurnal Kepemimpinan dan Literasi Pendidikan, 3(1), 45–58.
Wahyuni, S. (2023). Evaluasi implementasi program literasi sekolah: Studi kasus di sekolah menengah. Manajemen Pendidikan, 87–98.
Wulandari, E. P., & Muthali’in, A. (2023). Kegiatan literasi sebagai upaya pengembangan kemampuan berpikir kritis pada siswa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(12), 183–192. https://doi.org/10.5281/zenodo.8078601
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1. PROPOSED POLICY FOR JOURNALS THAT OFFER OPEN ACCESS
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
2. PROPOSED POLICY FOR JOURNALS THAT OFFER DELAYED OPEN ACCESS
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



