Edukasi Pemanfaatan Tanaman Herbal Berbasis Literasi Kesehatan dalam Pengembangan Wisata Kampung Herbal

Authors

  • Ismail Saleh Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Swadaya Gunung Jati, Indonesia
  • Umi Trisnaningsih Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Swadaya Gunung Jati, Indonesia
  • Rama Samara Brajawikalpa Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Swadaya Gunung Jati, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30997/qh.v12i1.22998

Keywords:

Bantaragung, desa wisata, eduwisata, kampung herbal, literasi kesehatan

Abstract

Desa Bantaragung merupakan desa wisata unggulan yang memiliki potensi biodiversitas herbal melimpah, namun belum teroptimasi sebagai daa tarik eduwisata. Selain itu, terdapat masalah rendahnya literasi kesehatan masyarakat, di mana hasil pre-test menunjukkan 100% responden menganggap herbal sebagai pengganti total obat kimia tanpa risiko. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan destinasi "Kampung Herbal" sekaligus meningkatkan literasi penggunaan herbal yang rasional bagi Pokdarwis dan warga Blok Gibug. Metode yang digunakan adalah Participatory Action yang meliputi sosialisasi berbasis pre-post test, pelatihan budidaya, serta penataan lahan eduwisata. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, terutama pada aspek keamanan herbal bagi kelompok rentan yang meningkat tajam dari 25% menjadi 93%. Secara fisik, telah terbentuk jalur Kampung Herbal yang dilengkapi media informasi. Peningkatan literasi ini tidak hanya berhasil meluruskan miskonsepsi kesehatan di masyarakat, tetapi juga menjadi nilai tambah strategis dalam memperkuat posisi Desa Bantaragung sebagai destinasi agro-eduwisata yang aman, edukatif, dan berkelanjutan bagi wisatawan.

References

Apriani, D., Saefullah, K., & Cupian. (2023). The perception of Bantaragung Village community toward the factors affecting the development of a tourism village through sustainable livelihood approach. Jurnal Ilmu Administrasi, 20(1), 63–70.

Arifin, D., Wasman, & Fitriyani. (2017). Dampak objek wisata Curug Cipeuteuy terhadap sosial ekonomi dan pendapatan asli daerah di Desa Bantaragung. Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Islam, 2(2), 240–250.

Athory, Y. A., & Andreas, N. (2018). Pengetahuan dan praktik konsumsi herbal dan rempah pada masyarakat Semarang. Umbara Indonesian Journal of Anthropology, 3(2), 85–94. https://doi.org/10.24198/umbara.v3i2.22390

Burhan, H. T., Rerun, L. T., Sahrianti, N., Marhamah, M., Passi, N. I. H., Sunusi, H. C., Fajri, M. D., Buamona, E., Prasetya, F. F. D., Yainahu, H., Utama, N. P., Sulastri, T. S., Fitriani, D., & Hamid, A. (2024). Efektivitas edukasi kesehatan berbasis partisipatif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Rua tentang tanaman obat keluarga. Jurnal Kesehatan Jompa, 3(2), 106–111. https://doi.org/10.57218/jkj.Vol3.Iss2.1314

Dillasamola, D., Alen, Y., Almahdy, Andini, A. F., Al-Khansaa, S., & Nasif, H. (2024). Edukasi dan promosi kesehatan: penggunaan obat herbal yang aman dan efektif bagi masyarakat Kecamatan Padang Utara Kota Padang. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 7(3), 261–272.

Djuwendah, E., Yudawinata, G., Sukayat, Y., & Pinandito, B. (2020). Kajian strategi pengembangan agrowisata Taman Herbal Insani di Kecamatan Bojongsari Kota Depok. Mimbar Agribisnis Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 6(2), 665–674.

Gunadi, I. M. A., Hanurajasa, D. N., & Firmansyah, R. (2022). Priority factors for development of Bantaragung as sustainable tourism village. Jurnal Pariwisata Pesona, 7(1), 85–97. https://doi.org/10.26905/jpp.v7i1.5876

Hermayanto, R., Rahayu, H. P., Oksavira, A. R., & Waluya, B. (2025). Development of nature tourism potential Bantaragung Village, Majalengka Regency. Geoparks for Future Generation: Economy, Education and Preservation, 1–9.

Kamarubiani, N., Setiawati, I., Nur, R. A., & Jakiyan, S. G. (2024). Pelatihan budidaya tanaman herbal masyarakat Desa Pagerwangi di PKBM Ash-Shodiq. JoCE: Journal of Community Education, 4(2), 44–51.

Kuswandi, A., Rasyid, H. A., Nuraini, S., & Sa’diyyah, Z. N. (2025). Pendekatan pentahelix dalam tata kelola desa wisata berkelanjutan di Desa Bantaragung Kabupaten Majalengka. Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 10(2), 324–343. https://doi.org/10.36982/jpp.v10i2.5290

Maharani, A. P., Salsabila, A., Nurekta, A. I., Khoiriyah, D., Danuar, I., Fitria, I. N., Hasanah, L., Maula, M. L., Salsabila, N., Saphira, N., Fahreza, M. K., Permana, Z., Aisyah, N., & Jannah, S. R. (2025). Edukasi dan pemanfaatan apotik hidup sebagai solusi kesehatan mandiri di daerah pesisir. Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 75–83.

Manikome, N., & Erbabley, B. Z. (2023). Pemanfaatan pekarangan rumah sebagai tempat budidaya tanaman rempah dan sayur masyarakat Desa Saminyamau. Maanu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 124–131.

Marlina, S. (2025). Analisis pengaruh pola konsumsi obat herbal terhadap kesehatan lambung pada masyarakat perkotaan. Jurnal Kesehatan Dan Farmasi, 1(1), 8–15.

Muarif, S., & Satriyati, E. (2023). Relasi sosial dan kepercayaan dalam industri jamu Madura: Studi kasus peramu jamu dan pola konsumsi masyarakt. Jurnal Analisa Sosiologi, 12(4), 772–291.

Novita, R., Purwani, S. P. M. E., & Jayantiari, I. G. A. M. R. (2023). Analisis hukum peredaran obat tradisional: menjaga keamanan dan keberlanjutan dalam masyarakat. Jurnal Interpretasi Hukum, 4(3), 595–607.

Pongsibidang, G. S. (2016). Risiko hipertensi, diabetes, dan konsumsi minuman herbal pada kejadian gagal ginjal kronik di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar tahun 2015. Jurnal Wiyata, 3(2), 162–167.

Prasetyo, H., & Nararais, D. (2023). Urgensi destinasi wisata edukasi dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 17(2), 135–143.

Purwanta, Chotimah, P. D., Putra, F. I. S., & Atha, A. (2025). Edukasi berbasis teknologi dalam mengembangkan daya tarik agro-eduwisata di kebun refugia Magetan: Konstruksi situs web dan kartu tanda tanaman. Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, Dan Teknologi Tepat Guna, 3(1), 184–192. https://doi.org/10.22146/parikesit.v3i1.17215

Satria, D., Ritonga, A. H., & Zuhairiah. (2020). Sosialisasi penggunaan dan pencegahan efek samping obat herbal pada ibu hamil dan menyusui. Jurnal Abdimas Mutiara, 1(1), 381–383.

Wisnawa, I. M. B. (2025). Sosialisasi dan peningkatan kapasitas Pokdarwis dalam pengelolaan wisata edukasi di Desa Wisata Penarungan, Kabupaten Badung, Bali. Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia, 1(2).

Zavitra, M. D., Listyani, T. A., & Hidayat, R. (2025). Tingkat pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan obat herbal sebagai pengganti pengobatan konvensional di Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari,Surakarta. Journal Scientific of Mandalika, 6(7), 1850–1861.

Downloads

Published

2026-04-03

How to Cite

Saleh, I., Trisnaningsih, U., & Brajawikalpa, R. S. (2026). Edukasi Pemanfaatan Tanaman Herbal Berbasis Literasi Kesehatan dalam Pengembangan Wisata Kampung Herbal. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 12(1), 181–190. https://doi.org/10.30997/qh.v12i1.22998

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.