PENGARUH MAKROEKONOMI TERHADAP PERTUMBUHAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA PERIODE TAHUN 2015-2024

Authors

  • Rizal Mutaqin Universitas Trisakti
  • Chaerunisa Wahyuni Universitas Trisakti
  • Ida Busnetty Universitas Trisakti
  • Syafri Syafri Universitas Trisakti

DOI:

https://doi.org/10.30997/jn.v11i2.23500

Keywords:

Inflasi, Makroekonomi, PDB, Perbankan Syariah, VECM

Abstract

Penelitian ini meninjau dampak dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan tingkat inflasi terhadap pertumbuhan sektor perbankan syariah di Indonesia dalam periode 2015 hingga 2024, dengan menerapkan metode Vector Error Correction Model (VECM). Indikator pertumbuhan yang digunakan adalah Dana Pihak Ketiga (DPK) dan laba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDB memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap DPK, namun tidak signifikan terhadap laba. Sementara itu, inflasi berpengaruh negatif terhadap DPK dan positif terhadap laba secara signifikan. Secara umum, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan sektor perbankan syariah sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro nasional. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi kebijakan makroekonomi dan penguatan peran perbankan syariah dalam mewujudkan sistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.Kata kunci: BSI Mobile, kepercayaan pengguna, persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, wakaf tunai digital.

References

Ansori. (2024). Inflation risk in Islamic financial institutions.

Arham, F. (2025). Inflation, DPK, and profitability of Islamic banks (2018--2023).

Athief, R. (2025). ARDL: Contribution of Islamic financing to GDP (2011--2024).

Enders, W. (1995). Applied Econometric Time Series. John Wiley & Sons.

Fadliani, N. (2025). Resilience of Islamic banking post-pandemic (2015--2023).

Gujarati, D. N. & Porter, D. C. (2009). Basic Econometrics (5th ed.). McGraw-Hill.

Islamiyah. (2021). Pengaruh faktor makroekonomi terhadap aset perbankan syariah.

Johansen, S. (1988). Statistical analysis of cointegration vectors. Journal of Economic Dynamics and Control, 12(2–3), 231–254. https://doi.org/10.1016/0165-1889(88)90041-3

Mubarok, M. (2025). VECM analysis of Islamic credit growth (2002--2023).

Rahmawati. (2016). Pertumbuhan aset dan DPK perbankan syariah di Indonesia.

Samuelson, P. A. & Nordhaus, W. D. (2009). Economics (19th ed.). McGraw-Hill.

Sandhyapranita, A. (2024). GDP and Islamic banking profitability in Indonesia (2007--2017).

Saputra, R. & Sukmawati, I. (2021). Penerapan VECM pada data makroekonomi Indonesia.

Swandayani, D. & Kusumaningtias, R. (2012). Ketahanan perbankan syariah pada krisis moneter 1998.

Syahrullah, M. (2023). STRATEGI BRANDING SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PENGUMPULAN WAKAF. JURNAL ISLAMIKA, 6(1). https://doi.org/10.37859/jsi.v6i1.5286

Downloads

Published

2025-12-24

How to Cite

Mutaqin, R., Wahyuni, C., Busnetty, I., & Syafri, S. (2025). PENGARUH MAKROEKONOMI TERHADAP PERTUMBUHAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA PERIODE TAHUN 2015-2024. NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah, 11(2), 199–207. https://doi.org/10.30997/jn.v11i2.23500

Similar Articles

<< < > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.