DAMPAK KELAPA SAWIT DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN : ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK DI INDONESIA

Penulis

  • Nur Rani Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta-Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30997/jgs.v11i1.16314

Kata Kunci:

Public Policy, Policy Implementation

Abstrak

Ekonomi hijau menitikberatkan pada pembangunan berkelanjutan dengan mempertimbangkan kelestarian lingkungan secara lokal, regional, dan global. Pendekatan ini mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan memperhatikan dampak lingkungan, menciptakan lapangan kerja, serta memanfaatkan energi terbarukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan generasi mendatang. Di Indonesia, sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan menyumbang 30,32 persen terhadap PDB dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 16,2 juta pekerja, di mana kelapa sawit menjadi salah satu komoditas utama. Artikel ini menganalisis dampak kelapa sawit terhadap pembangunan berkelanjutan dari perspektif kebijakan publik dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan seperti Program Biodiesel B30 dan sertifikasi ISPO memberikan dampak ekonomi positif, seperti peningkatan pendapatan, penyerapan tenaga kerja, dan pengurangan impor bahan bakar fosil. Namun, di sisi lain, dampak negatif kelapa sawit meliputi deforestasi, penurunan kualitas air tanah, pencemaran sungai, dan penurunan populasi satwa. Dampak sosial juga muncul dalam bentuk konflik lahan dan ketergantungan masyarakat terhadap industri ini. Untuk itu, terdapat hambatan implementasi kebijakan meliputi kurangnya koordinasi, transparansi, dan akuntabilitas. Rekomendasi kebijakan mencakup reformasi agraria, penguatan tata kelola berbasis good governance, serta peningkatan kapasitas petani kelapa sawit skala kecil untuk mendukung keberlanjutan ekonomi, lingkungan, dan sosial.

Referensi

BPS. (2023). Statistika Kelapa Sawit Indonesia 2022 (Issue 16). Badan Pusat Statistika.

Creswll, J. . (2014). Desain Penelitian : Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Sage Publications.

Fahamsyah, E., & Pramudya, E. P. (2017). Sistem ISPO Untuk Menjawab Tantangan Dalam Pembangunan Kelapa Sawit Indonesia yang Berkelanjutan. Jurnal Ilmu - Ilmu Sosial Indonesia, 43(1), 65–79. https://jmi.ipsk.lipi.go.id/index.php/jmiipsk/article/view/718/520

Global Green Growth Institute. (2022). Green Growth in Practice: Lessons from Country Experiences.

Hadi Putra, A., Oktari, F., & Meidini Putriana, A. (2019). Deforestasi dan Pengaruhnya Terhadap Tingkat Bahaya Kebakaran Hutan di Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana, 10(2), 191–200.

Hadiyan, Y., Pambudi, H., & Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan tanaman Hutan, B. (2017). Memahami dan Membangun Pendekatan Penyelesaian Deforestasi dan Degradasi Hutan di Region Sumatera dan Kalimantan. Proceeding Biology Education Conference, 14, 166–169. https://blog.cifor.org

Hidayat, A. A. dan M. K. (2020). Industri Sawit Serta Dampak Ekonomi, Sosial Dan Lingkungannya (D. I. Setyowati (ed.); Issue August). Penerbit Wahana Resolusi. https://www.researchgate.net/publication/343787702

IPOSS. (2024). Sawit Anugerah yang Perlu Diperjuangkan. PT Kompas Media Nusantara.

Lasseter, D., & Daman, A. (2024). Total reward preferences in the recruitment and retention of county chief administrative officers: Applying a push/pull theory of motivation. Public Administration Review, 0(0), 173–181. https://doi.org/10.1111/puar.13635

Menteri Pertanian. (2019). Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 07 Tahun 2019 Tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pengembangan, Peremajaan, serta Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit.

Nugraha, R. et al. (2024). Green Economy: Teori, Konsep, Gagasan Penerapan Perekonomian Hijau (Vol. 1, Issue January). https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=KdntEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA27&dq=5.%09Mengidentifikasi+peluang+untuk+pengurangan+emisi+di+masa+depan:+Mengusulkan+solusi+inovatif+dan+strategi+yang+dapat+diimplementasikan+untuk+mengurangi+emisi+GRK+di+industri+

Nur, A. C., & Guntur, M. (2019). Analisis Kebijakan Publik. Analis Kebijakan Publik, April, 147. https://www.researchgate.net/profile/Andi-Nur/publication/350619992_ANALISIS_KEBIJAKAN_PUBLIK/links/60849bfc8ea909241e224e4a/ANALISIS-KEBIJAKAN-PUBLIK.pdf

Pacheco, P., Gnych, S., Dermawan, A., Komarudin, H., & Okarda, B. (2017). The palm oil global value chain: Implications for economic growth and social and environmental sustainability. The Palm Oil Global Value Chain: Implications for Economic Growth and Social and Environmental Sustainability. https://doi.org/10.17528/cifor/006405

PASPI. (2021). Economic Sustainability Industri Sawit Indonesia: Review Dan Isu Strategis. Palm Oil Journal, II(42).

Purba, J. H. V. dan T. S. (2017). Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia dalam Perspektif Pembangunan Bekelanjutan. Masyarakat Indonesia, 43, 81–94. https://doi.org/10.4324/9781003490111-1

Purnomo, H., Okarda, B., Dermawan, A., Ilham, Q. P., & Bizarani, B. (2017). Proyeksi Sawit Indonesia: Debat kebijakan ekonomi, deforestasi dan moratorium. Diskusi Dan Konferensi Pers “Sawit: Penyebab Atau Penyelamat Deforestasi” Yang Diselenggarakan Oleh Thamrin School Climate Change and Sustainability, April, 1–37.

Rahayu, S. W., & Sugianto, F. (2020). Implikasi Kebijakan Dan Diskriminasi Pelarangan Ekspor Dan Impor Minyak Kelapa Sawit Dan Bijih Nikel Terhadap Perekonomian Indonesia. DiH: Jurnal Ilmu Hukum, 16(2), 224–236. https://doi.org/10.30996/dih.v16i2.3439

Rahmah, K., Napitupulu, D., & Yanita, M. (2022). Analisis Dampak Kebun Kelapa Sawit Terhadap Sustainable Development Goals (SDGS) Indonesia. SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 2(1), 105–114. https://doi.org/10.54443/sibatik.v2i1.505

Rautner, M., Leggett, M., & Davis, F. (2013). Buku kecil pendorong besar deforestasi. 11–225.

Redd, F. D. (2014). Reducing Emissions from Deforestation. 466, 1–4.

Renewable Energy Policy Network for the 21st Century (REN21). (2022). Renewables 2022 Global Status Report.

Santoso, R., Ratnawati, H., & Riyanti3, D. (2022). Indonesian Journal of Conservation i j Klusterisasi Tingkat Deforestasi: Ekologi Kewarganegaraan Indonesia. Indonesian Journal of Conservation, 11(1), 34–38. https://doi.org/10.15294/ijc.v11i1.35941

Saragih, I. K., Rachmina, D., & Krisnamurthi, B. (2020). Analisis Status Keberlanjutan Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Provinsi Jambi. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(1), 17–32. https://doi.org/10.29244/jai.2020.8.1.17-32

Sawo, M. K., Rogi, O. H. A., & Lakat, R. S. M. (2021). Analisis Pengembangan Kawasan Permukiman Berdasarkan Kemampuan Lahan Di Distrik Muara Tami. Jurnal Spasial Vol. 8 No. 3, 2021 ISSN 2442-3262, 8(3), 311–325.

Sulistiyono, K., Nasri, M., Ramadhan, M. R., & Saripudin, A. (2024). Kebijakan Reforma Agraria Dalam Menjamin Kesejahteraan Sosial Ekonomi di Indonesia. JALAKOTEK: Journal of Accounting Law Communication and Technology, 1(2), 229–234. https://doi.org/10.57235/jalakotek.v1i2.2244

Suryadi, S., Dharmawan, A. H., & Barus, B. (2020). Ekspansi Perkebunan Kelapa Sawit : Persoalan Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Hidup (Studi Kasus Kab. Pelalawan, Riau). Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 367–374. https://doi.org/10.14710/jil.18.2.367-374

Wahyuni, H., & Suranto, S. (2021). Dampak Deforestasi Hutan Skala Besar terhadap Pemanasan Global di Indonesia. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1), 148–162. https://doi.org/10.14710/jiip.v6i1.10083

Widyatama, B. (2018). Applying Kingdon’s Multiple Streams Framework in the Establishment of Law No.13 of 2012 Concerning the Privilege of Yogyakarta Special Region. Journal of Government and Civil Society, 2(1), 1. https://doi.org/10.31000/jgcs.v2i1.643

World Bank. (2021). World Development Report 2021: Data for Better Lives.

Diterbitkan

2025-04-22

Cara Mengutip

Rani, N. (2025). DAMPAK KELAPA SAWIT DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN : ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK DI INDONESIA. Jurnal Governansi, 11(1), 73–82. https://doi.org/10.30997/jgs.v11i1.16314

Artikel Serupa

> >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.