GERAKAN MASYARAKAT SIPIL DALAM MEMILIH KOTAK KOSONG PADA PILKADA KABUPATEN MAROS TAHUN 2024
DOI:
https://doi.org/10.30997/jgs.v12i1.19763Kata Kunci:
Gerakan Masyarakat Sipil, Kotak Kosong, Kabupaten Maros, Pilkada 2024Abstrak
Penelitian ini membahas Gerakan Masyarakat Sipil dalam memilih kotak kosong pada Pilkada Kabupaten Maros Tahun 2024. Dalam pemilihan tersebut, masyarakat hanya dihadapkan pada satu pasangan calon, yakni Petahana Chaidir Syam–Muetazim Mansyur yang maju sebagai calon tunggal dalam Pilkada Kabupaten Maros. situasi ini membuat masyarakat sipil bergerak secara terbuka mendukung kotak kosong sebagai cara menolak karena tidak ada kandidat lain dan pengaruh kuat elit partai. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan terhadap kotak kosong mencapai 35% dari total suara sah, mencerminkan masih adanya pilihan publik terhadap kotak kosong. Gerakan ini berhasil memperlihatkan bahwa sebagian masyarakat menolak kandidat calon kepala daerah.
Referensi
Abdullah. (2024). Calon Tunggal Dalam Politik Kotak Kosong Dan Kekuasaan Partai Pada Pilkada. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(8), 2992–3005. https://doi.org/10.56338/jks.v7i8.5945
Cohen, J. L., & Arato, A. (2016). Civil society and political theory. In Democracy: A reader (pp. 370–374). Columbia University Press.
Diamond, L. (1999). Developing democracy: Toward consolidation. JHU press.
Diani, M., & Bison, I. (2004). Organizations, coalitions, and movements. Theory and Society, 33(3), 281–309.
Erniyanti, E. (2018). Kajian Kritis Pemilihan Kepala Daerah Calon Tunggal Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 100/Puu-Xiii/2015. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 13(2), 250–258.
Firmansyah, J., Apriansyah, A., & ... (2023). Analisis Penyebab Kemunculan Kotak Kosong Pada Pemilihan Kepala Daerah Di Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2020. JIP: SAMOTA (Jurnal Ilmu …, 01(September), 1–8. http://www.jurnal.uts.ac.id/index.php/samota/article/view/2175%0Ahttps://www.jurnal.uts.ac.id/index.php/samota/article/download/2175/1251
Jenkins, J. C. (1983). Resource mobilization theory and the study of social movements. Annual Review of Sociology, 9(1), 527–553.
McCarthy, J. D., & Zald, M. N. (2017). Resource mobilization and social movements: A partial theory. In Social Movements in an Organizational Society: Collected Essays (pp. 15–46). https://doi.org/10.4324/9781315129648
Mulyadi, D., Claudia, C., Ratu, N., & Januwati, P. (2024). Fenomena kotak kosong dalam pilkada tahun 2024. https://doi.org/10.55551/jip.v5i2.185
Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi U. 1–90. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Rizal, A. (2022). Pemilukada Serentak 2024: Dinamika, Urgensi dan Tantangan. Proceedings of the 1st Conference on Social, Politics, and Culture (IACS-CSPC) 2022, 1, 136–140.
Syahid, I., Adnan, M., & Alfirdaus, L. K. (2024). Membuka Jalan Baru: Jaringan Kotak Kosong (JKK) dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Balikpapan. NeoRespublica: Jurnal …, 5(2), 531–544. http://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/207%0Ahttp://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/download/207/89
Tarrow, S. (2022). Power in movement. Cambridge university press.
Tilly, C., & Tarrow, S. G. (2015). Contentious politics. Oxford University Press.
Widyasari, A., Anggia Dewi, R., & Mayasari Sri Rengganis, V. (2022). Gerakan Politik Pendukung Kotak Kosong: Keterlibatan Civil Society dalam Pilkada Kabupaten Pati Tahun 2017. Jurnal PolGov, 1(1), 89–119. https://doi.org/10.22146/polgov.v1i1.5053
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Zul Haerani, Rahman Abdul, Alhaq Muh. Nato, Wahiyuddin La Ode

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Governansi agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Governansi.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Governansi.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.















