KEMANGKUSAN Metarhizium anisoplae DAN Beauveria bassiana SEBAGAI BIOINSEKTISIDA BAGI HAMA GUDANG Sitophilus oryzae
DOI:
https://doi.org/10.30997/jag.v6i1.2701Keywords:
kerapatan konidia, beras, bioinsektisida, Sitophilus oryzaeAbstract
Sitophilus oryzae merupakan hama gudang yang menyerang beras (Oryza sativa). Salah satu cara pengendalian yang dapat digunakan yaitu memanfaatkan agen hayati sebagai pengendali hama tersebut di antaranya Metarhizium anisopliae dan Beauveria bassiana. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 2 percobaan yang memiliki 5 taraf perlakuan yang digunakan yaitu 0, 106, 107, 108 dan 109konidia/ml pada masing-masing percobaan. Imago S. oryzae diberi perlakuan suspensi konidia M. anisopliae dan B. Bassiana masing-masing pada kerapatan 0 (kontrol), 0, 106, 107, 108 dan 109 konidia/ml. Aplikasi dilakukan dengan metode semprot terhadap serangga. Dengan kerapatan konidia /ml cendawan M. anisopliae hanya mampu mengakibatkan kematian S. oryzae hingga 33,3% pada hari ke-10 setelah perlakuan. Garis persamaan regresi polinomial yang dihasilkan pada hari ke-10 setelah perlakuann adalah 0,0615x2+ 1,8386x + 5,6936 dengan R² = 0,8194. Karena nilai mortalitas maksimum yang didapatkan sebesar 33,3%, sehingga dan tidak dapat dihitung. Sedangkan B. Bassiana mampu mengakibatkan kematian S. oryzae hingga 98,8% pada hari ke-10 setelah perlakuan. Garis persamaan regresi polinomial yang dihasilkan pada 10 HSP adalah y = -0,4209x2 + 14,38x + 5,3044 dengan R² = 0,9792. Menurut persamaan tersebut, nilai mortalitas maksimum yang didapatkan adalah sebesar 128%, sehingga dan dapat dihitung. Konsentrasi yang efektif untuk mencapai adalah sebesar konidia/ml dan konsentrasi yang efektif untuk mencapai adalah konidia/ml. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penggunaan cendawan B. Bassiana lebih efektif untuk mematikan S. oryzae
Downloads
References
Bari D. 2006. Keefektifan beberapa isolat cendawan entomopatogen Beauveria bassiana (BALSAMO) Vuillemin terhadap hama boleng Cylas formicarius (Fabr.) (COLEOPTERA: Curculionidae) di Laboratorium [Skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
BPS [Badan Pusat Statistik] 2018. Survei Sosial Ekonomi Nasional. [Online] http://www.bps.go.id [Di akses 06 Desember 2018].
Desyanti, Hadi YS, Yusuf S, Santoso T. 2007. Keefektifan beberapa spesies cendawan entomopatogen untuk mengendalikan rayap tanah Coptotermes gestroi WASMANN (Isoptera: Rhinotermiditae) dengan metode kontak dan umpan. J. Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis. 5(2): 68-77.
Lee PC, Hou RF. 2003. Phatogenesis of Metarhizium anisopliae van anisopliae in the smaller brown plant hopper Laodelphax striatelus. Chinese J. Entomol. (9):3-19.
Longstaff BC. 1981. Biology of the grain pest species of the genus Sitophilus (Coleoptera: Curculionidae): a crirical review. Protection Ecology. 2: 82-130.
Phillips TW, Throne JE. 2010. Bio-rational approaches to managing stored product. Annual Review of Entomology. 55:375-397.
Prijono D. 1985. Penuntun Praktikum Pestisida dan Alat Aplikasi. Bogor: Bagian Insektisida. IPB.
Riyanto, Santoso. 1991. Cendawan Beauveria bassiana dan Cara Pengendalian Guna Pengendalian Hama Bubuk Kopi. Jakarta: Direktorat Bina Perlindungan Tanaman Perkebunan.
Suryadi Y, Hendarsih S. 1991. Efektivitas campuran jamur patogen serangga M. Anisopliae dengan insektisida terhadap wereng coklat. Kumpulan Makalah Kongres IV PEI. Yogyakarta.
Wahyono TE, Tarrigan, N. 2007. Uji patogenisitas agen hayati Beauveria bassiana dan Metarhizium anisopliae terhadap ulat serendang (Xystrocera festiva). Buletin Teknik Pertanian. 12(1):22-29.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with Jurnal Agronida agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a
- Creative Commons Attribution Share-Alike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Agronida.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Agronida.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work










