Formulasi Produk Minuman Kombucha dari Limbah Cascara dan Jambu Biji (Psidium guajava L.) serta Evaluasi Aspek Halal

Authors

  • Nurul Heryati Program Studi Sarjana Farmasi, Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia Bandung
  • Muhammad Noor Fitriansyah Rusmana Program Studi Sarjana Farmasi, Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia Bandung
  • Faried Elghabi Program Studi Sarjana Farmasi, Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia Bandung
  • Arkan Tamam Ramadhani Program Studi Sarjana Farmasi, Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia Bandung
  • Syarif Hamdani Program Studi Sarjana Farmasi, Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia Bandung

DOI:

https://doi.org/10.30997/jah.v12i1.22362

Keywords:

antioxidant, cascara, kombucha, red guava, Halal.

Abstract

Limbah kulit kopi (cascara) berpotensi mencemari lingkungan seiring konsumsi kopi yang sangat tinggi, disisi lain cascara dapat dimanfaatkan sebagai substrat fermentasi bernilai tambah karena kandungan senyawa fenolik dan antioksidannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi penambahan sari jambu biji merah (Psidium guajava L.) sebesar 0%, 5%, 10%, dan 15% (v/v) terhadap karakteristik fisikokimia, aktivitas antioksidan, populasi bakteri asam laktat, kadar etanol, serta penerimaan sensori kombucha berbasis cascara selama fermentasi 10 hari. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi sari jambu biji memperkuat kapasitas antioksidan secara konsisten, ditunjukkan oleh penurunan nilai IC₅₀ dari 93,13 µg/mL (0%) menjadi 37,31 µg/mL (15%) pada hari ke-10 fermentasi. Tren ini mengindikasikan efek sinergis antara senyawa fenolik cascara dan vitamin C serta flavonoid dari jambu biji yang mengalami biotransformasi selama fermentasi. Penambahan sari jambu juga meningkatkan populasi bakteri asam laktat hingga 4,34×10⁷ CFU/mL (15% pada hari ke-5), meskipun secara statistik tidak berbeda signifikan (p>0,05). Seluruh perlakuan menunjukkan penurunan pH hingga kisaran 2,6–3,2, dengan konsentrasi 5% menghasilkan kestabilan fermentasi terbaik. Kadar etanol meningkat seiring peningkatan proporsi sari jambu, namun tetap berada pada rentang 0,228–0,495% (v/v), sehingga memenuhi kriteria minuman non-alkohol berdasarkan ketentuan yang berlaku (<0,5%). Uji sensori menunjukkan formulasi 15% memiliki tingkat penerimaan tertinggi pada atribut rasa dan keseimbangan asam. Secara keseluruhan, fortifikasi sari jambu biji pada level 15% menghasilkan karakteristik produk terbaik ditinjau dari kapasitas antioksidan, mutu mikrobiologis, profil sensori, dan batas etanol yang sesuai untuk konsumsi masyarakat.

References

Badan Pusat Statistik. 2024. Statistik Kopi Indonesia (2023). Volume 8. Badan Pusat Statistik.

Indonesia.

Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP). (2024). Dinamika industri kopi Indonesia.

URL: https://perkebunan.bsip.pertanian.go.id/berita/dinamika-industri-kopi-indonesia.

Diakses tanggal 26 Mei 2025.

Cangussu, L.B., Melo, J.C., Franca, A.S. & Oliveira, L.S. (2021). Chemical characterization of coffee

husks, a by-product of Coffea arabica production. Foods, 10(12).

Hardoyono, F. (2015). Pengembangan Pusat Studi Penelitian Produk Halal Berbasis Pengujian

Saintifik. Jurnal Penelitian Agama, 16(1): 106–119

Halimatussa’diyah, E., Fadilla, A. & Rahma, A. (2023). Cara Pengelolaan Limbah Kopi. El-

Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2):743–750.

Hermanto, D. (2021). Penentuan Kandungan Etanol dalam Makanan dan Minuman Fermentasi

Tradisional Menggunakan Metode Kromatografi Gas. Chempublish Journal, 5(2):105–115.

Jayabalan, R., Malbasa, R.V., Loncar, E.S., Vitas, J.S. & Sathishkumar, M. (2014). A review on

kombucha tea-microbiology, composition, fermentation, beneficial effects, toxicity, and tea

fungus. Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety, 13(4):538–550.

Khaleil, M.M, Ellatif, S.A., Soliman, M.H., Elrazik, E.S.A., & Fadel, M.S. (2021). A Bioprocess

Development Study of Polyphenol Profile, Antioxidant and Antimicrobial Activities of

Kombucha Enriched with Psidium guajava L. Journal of Microbiology, Biotechnology and

Food Sciences, 9(6): 1204–1210.

Kumar, V. & Joshi, V.K. (2016). Kombucha: Technology, microbiology, production, composition

and therapeutic value. International Journal of Food and Fermentation Technology, 6(1):13–

24.

Li, G., Azam, M., Fang, L., Li, J., Jaskani, M., Khan, M., Ali, L. & Ahmad, T. (2017). Varietal

Differences among the Phenolic Contents and Antioxidant Activities of White and Red

Fleshed Guava during Maturation and Ripening Stages. International Journal of Biochemistry

Research & Review, 19(2):1–9.

Mangiwa, S., Abulais, D.M., Patiung, O. & Nisa, Q.A. (2023). Analisis Mutu Fisik dan Kimia serta

Uji Aktivitas Antioksidan Teh Cascara dari Kulit Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Asal Papua.

Jurnal Biologi Papua, 15(1):78–87.

Muzaifa, M., Abubakar, Y., Safrida, Nilda, C. & Irfan. (2023). Phytochemicals and Sensory Quality

of Cascara Kombucha Made From Coffee By-Products. Current Research in Nutrition and

Food Science, 11(2):605–616.

Muzaifa, M., Rohaya, S., Nilda, C. & Harahap, K.R. (2022). Kombucha Fermentation from Cascara

with Addition of Red Dragon Fruit (Hylocereus polyrhizus): Analysis of Alcohol Content and

Total Soluble Solid. Proceedings of the International Conference on Tropical Agrifood, Feed

and Fuel. Atlantis Press.

Naseer, S., Hussain, S., Naeem, N., Pervaiz, M., & Rahman, M. (2018). The phytochemistry and

medicinal value of Psidium guajava (guava). Clinical Phytoscience, 4(32):

Naufal, A., Harini, N. & Putri, D.N. (2022). Karakteristik kimia dan sensori minuman instan

kombucha dari kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) berdasarkan konsentrasi

gula dan lama fermentasi. Food Technology and Halal Science Journal, 5(2):137–153.

Rachmaniar, R. & Kartamihardja, H. (2016). Pemanfaatan sari buah jambu biji merah (Psidium

guajava Linn.) sebagai antioksidan dalam bentuk granul effervescent. Indonesian Journal of

Pharmaceutical Science and Technology.

Rosita, Handito, D. & Amaro, M. (2021). Pengaruh Konsentrasi Starter SCOBY (Symbiotic

Culture of Bacteria and Yeast) terhadap Mutu Kimia, Mikrobiologi dan Organoleptik

Kombucha Sari Apel. Pro Food: Jurnal Ilmiah Teknologi Pangan, 7(2):65–72.

Shafira, A.E., Hintono, A. & Susanti, S. (2022). Effect of Fermentation Time on Chemical,

Microbiological and Hedonic Quality of Kombucha of Arabica Coffee Cascara (Coffea arabica

L.). Journal of Applied Food Technology, 9(1):5–10.

Suhardini, P.N. & Zubaidah, E. (2016). Studi Aktivitas Antioksidan Kombucha dari Berbagai

Jenis Daun Selama Fermentasi. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 4(1):221–229.

Vani, V., Rajangam, J. & Rajamanickam, C. (2024). Identification of Optimum Maturity Index for

Quality of Red Flesh Guava (Psidium guajava L.). International Journal of Plant & Soil Science,

36(7):258–265.

Villarrea-Soto, S.A., Beaufort, S., Bouajila, J., Souchard, J., & Tailandier, P. (2018). Understanding

Kombucha Tea Fermentation: A Review. Journal of Food Science. 83(3):580-588

Zommiti, M., Feuilloley, M.G.J. & Connil, N. (2020). Update of probiotics in human world: A

nonstop source of benefactions till the end of time. Microorganisms, 8(12):1–33.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Heryati, N., Rusmana, M. N. F., Elghabi, F., Ramadhani, A. T., & Hamdani, S. (2026). Formulasi Produk Minuman Kombucha dari Limbah Cascara dan Jambu Biji (Psidium guajava L.) serta Evaluasi Aspek Halal. JURNAL AGROINDUSTRI HALAL, 12(1), 079–087. https://doi.org/10.30997/jah.v12i1.22362