The Role of Agricultural Extension Workers in Empowering Farmer Groups

Authors

  • Muh Yusril Rifaldi Universitas Muhammadiyah Makasssar, Indonesia
  • Akbar Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Sahlan Universitas Muhammadiyah Makasssar, Indonesia
  • Jumiati Universitas Muhammadiyah Makasssar, Indonesia
  • Muh Ikmal Saleh Universitas Muhammadiyah Makasssar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30997/jagi.v11i2.21836

Keywords:

Agricultural extension agents, empowerment, farmer group, extension role

Abstract

The role of agricultural extension workers is crucial in the process of empowering farmer groups. In reality, the level of farmer participation and group independence remains low. This condition is caused by the lack of farmers’ trust in extension workers due to their limited direct involvement in agricultural field activities. This study aims to examine the role of agricultural extension agents in empowering farmer groups in Kajang District, Bulukumba Regency. Respondents were selected using a random sampling technique, with a total sample of 24 farmer group members. The data were analyzed using a quantitative descriptive method to identify and measure the level of extension agents’ roles based on predetermined indicators. The results reveal four main indicators of the extension agents’ roles: as educators, analyzers, consultants, and organizers. The role as educator obtained an average score of 2.16, the role as analyzer 2.28, the role as consultant 2.34, and the role as organizer 2.23. All these scores fall into the “moderately significant role” category. These findings indicate that the role of agricultural extension agents in empowering farmer groups in Tambangan Village still needs to be improved across all aspects. Extension agents are expected to be more active, innovative, and evenly involved in facilitating farmer group activities, including knowledge transfer, problem analysis, solution provision, and group organization. Optimizing these roles is expected to enhance the effectiveness of empowerment programs so that their benefits can be fully experienced by all group members. Therefore, strengthening the capacity of extension agents is a key factor in promoting the independence and sustainability of farmer groups in the study area.

References

Apriyani. (2024). Peran penyuluh pertanian dalam kegiatan kelompok tani dan hubungannya dengan produktivitas padi sawah. Journal of Sustainable Agribusiness,3(1), 10–15. https://doi.org/10.31949/jsa.v3i1.9365

Dewi, R. W. K., Prasetyo, A., & Susilo, H. (2023). Peran penyuluh terhadap peningkatan kelas kemampuan kelompok tani (Kasus di Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri). Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), 7(2), 771–782. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2023.007.02.6

Faqih, A. (2014). Peranan penyuluh pertanian lapangan (PPL) dalam kegiatan pemberdayaan kelompok terhadap kinerja kelompok tani. Agrijati, 26(1), 41–60.

Handayani, W. A., Tedjaningsih, T., & Rofatin, B. (2019). Peran kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas usahatani padi. Jurnal Agristan, 1(2), 80–88.

Ihsan, N. (2015). Statistik daerah Kecamatan Kartasura. Statistik Daerah Kecamatan Kartasura, 2(1), 17–18.

Irdiana, E., Nurliza, N., & Kurniati, D. (2024). Optimalisasi komunikasi penyuluh pertanian dalam aktivitas penyuluhan. Jurnal Penyuluhan, 20(1), 96–114. https://doi.org/10.25015/20202445928

Jusriadi, J., Farid, F., Marsanda, M., Irma, A., Tobigo, H., & Agus, M. (2025). Penguatan kelembagaan kelompok tani dalam mendukung pencapaian kegiatan ekonomi di Desa Bahomante, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(1), 15–24. https://doi.org/10.36312/linov.v10i1.2314

Khairunnisa, N., Saidah, Z., Hapsari, H., & Wulandari, E. (2021). Pengaruh peran penyuluh pertanian terhadap tingkat produksi usahatani jagung. Jurnal Penyuluhan, 17(2), 113–125. https://doi.org/10.25015/17202133656

Komariyati, K., Kurniady, D., & Nugraha, A. (2024). Urgensi kompetensi penyuluh pertanian dalam pemberdayaan kelompok tani lada di perbatasan Kalimantan Barat. Perkebunan dan Lahan Tropika, 14(1), 62–70. https://doi.org/10.26418/plt.v14i1.80755

Latif, A., Ilsan, M., & Rosada, I. (2022). Hubungan peran penyuluh pertanian terhadap produktivitas petani padi. Wiratani: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 5(1), 11–21.

Lini, L., Hamzah, A., Abdullah, S., & Uho, P. (2018). Peranan penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani di Kelurahan Benua Nirae Kecamatan Abeli Kota Kendari. Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian, 3(5), 128–132.

Marbun, D. N., Satmoko, S., & Suryani, E. (2019). Peran penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani tanaman hortikultura di Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), 3(3), 590–601. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2019.003.03.9

Mardikanto, T. (2009). Sistem penyuluhan pertanian. Sebelas Maret University Press.

Mosher, A. T. (1966). An introduction to agricultural extension. Agricultural Development Council.

Mutmainah, K., Fathurrohman, Y., & Watemin, W. (2023). Peran penyuluh pertanian lapangan dalam pengembangan kelompok tani di Kelurahan Depokharjo Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung. Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 5, 178–186. https://doi.org/10.30595/pspfs.v5i.720

Namira, E., Azhar, A., & Pratama, R. (2024). Peran penyuluh pertanian terhadap kinerja kelompok tani di Kecamatan Muara Pawan Kabupaten Ketapang. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), 8(3), 1043–1054. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2024.008.03.22

Ndapatamu, J., & Retang, E. (2023). Peranan penyuluh dalam pengembangan kelompok tani padi di Kecamatan Wulla Waijelu Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Global Ilmiah, 1(1), 68–73. https://doi.org/10.55324/jgi.v1i1.7

Nurida, N., & Sitorus, R. (2024). Peran penyuluh pertanian dalam pendampingan petani milenial. Jurnal Penyuluhan, 20(1), 84–95. https://doi.org/10.25015/20202444448

Pradiana, W., Sulistya, D., & Setiawati, A. (2020). Pengembangan agribisnis padi sawah melalui pemberdayaan kelompok tani. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 2(2), 171–182. https://doi.org/10.51852/jpp.v2i2.235

Pramudya Wardhani, H. (2018). Peran penyuluh pertanian terhadap keterampilan petani padi di Kelompok Tani Sidomakmur I di Desa Dengkek Kecamatan Pati Kabupaten Pati [Skripsi Sarjana, Program Studi S1 Agribisnis, Departemen Pertanian].

Prayoga, Y. (2023). Peran penyuluh pertanian dalam pemberdayaan kelompok tani (Studi kasus Kelompok Jangkat Raya Mandiri di Desa Jangkat Kabupaten Musi Rawas Utara). Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan, 1(1), 9.

Ramdhani, H., Nulhaqim, S. A., & Fedryansyah, M. (2015). Peningkatan kesejahteraan petani dengan penguatan kelompok tani. Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 2(3). https://doi.org/10.24198/jppm.v2i3.13593

Renosori, P., Prasetyaningsih, E., & Nurrahman, A. (2022). Pemberdayaan kelompok wanita tani Luhur Lestari Baleendah melalui pelatihan kewirausahaan. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 18(2), 319–329. https://doi.org/10.20414/transformasi.v18i2.5455

Saleh, R., Oktafiani, I., & Sitohang, M. Y. (2021). Sulitnya regenerasi petani pada kelompok generasi muda. Jurnal Studi Pemuda, 10(1), 1–17. https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.62533

Sefrina, A., Jarlis, R., & Syuhada, F. A. (2024). Mekanisme penyaluran program RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Koto VII. Jurnal Agriness, 2(2). Retrieved from https://agriness.ppj.unp.ac.id/index.php/agrnes/article/view/29

Setiawan, I., & Sudrajat, S. (2023). Pengaruh kompetensi penyuluh pertanian terhadap pemenuhan kebutuhan padi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 10(3), 1919. https://doi.org/10.25157/jimag.v10i3.10637

Slamet, M. (2003). Penyuluhan pembangunan: Menuju pengembangan sumber daya manusia. IPB Press.

Sofia, S., Suryaningrum, F. L., & Subekti, S. (2022). Peran penyuluh pada proses adopsi inovasi petani dalam menunjang pembangunan pertanian. Agribios, 20(1), 151–160.

Sugiono, S., Ilhamuddin, I., & Rahmawan, A. (2014). Klasterisasi mahasiswa difabel Indonesia berdasarkan background histories dan studying performance. Indonesian Journal of Disability Studies, 1(1), 20–26.

Sumardjo. (1999). Penyuluhan pertanian di era globalisasi. IPB Press.

Wicaksono, I. A. (2020). Peran penyuluh pertanian lapang (PPL) dalam pemberdayaan petani di Kelompok Tani Sri Widodo Desa Lubang Lor Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo. Jurnal Riset Agribisnis dan Peternakan, 5(1), 61–69. https://doi.org/10.37729/jrap.v5i1.35

Downloads

Published

2025-10-08

How to Cite

Rifaldi, M. Y., Akbar, Sahlan, Jumiati, & Saleh, M. I. (2025). The Role of Agricultural Extension Workers in Empowering Farmer Groups . JURNAL AGRIBISAINS, 11(2), 200–212. https://doi.org/10.30997/jagi.v11i2.21836

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.