Export Competitiveness Of Bananas (Musa) Indonesia In The Asean Market
DOI:
https://doi.org/10.30997/jagi.v10i2.11647Keywords:
Banana, competitiveness, comparative advantage, competitive advantage, exportAbstract
The objectives of the study were to determine the export performance and analyze the comparative and competitive advantages of Indonesian bananas compared to competing countries in the ASEAN market. The study used time series observation data from various sources including FAOSTAT and Trade Map which ranged from 2012 to 2021. The analysis method in the research is using descriptive analysis, Revealed Comparative Advantage analysis, and Trade Specialization Index analysis. The result of the research is that Indonesian bananas have a lower export value compared to the Philippines, Malaysia and Vietnam. The Philippines is comparatively superior in banana exports to the ASEAN market, while Indonesia, Malaysia, and Vietnam have lower comparative competitiveness. The role in banana trade in the ASEAN market varies between countries. In banana trade, Indonesia and the Philippines are competitively superior countries with strong exporter values, while Malaysia and Vietnam are not competitively superior as they experience fluctuating values.
References
Atiqah, D. H. (2022). Peluang Besar! Pisang Bisa Memajukan Perekonomian Nasional. Diambil kembali dari goodnewsfromindonesia.id: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2022/12/22/peluang-besar-pisang-bisa-memajukan-perekonomian-nasional (diakses pada tanggal 26 Juni 2023)
Badan Pusat Statistik. (2018). Produksi Tanaman buah-buahan
Badan Pusat Statistik. (2019). Produksi Tanaman buah-buahan
Badan Pusat Statistik. (2020). Produksi Tanaman buah-buahan
Badan Pusat Statistik. (2021). Produksi Tanaman buah-buahan
Badan Pusat Statistik. (2022). Produksi Tanaman buah-buahan
Fauziah, S. G., & Nugroho, A. Y. (2022). Pengaruh ASEAN Free Trade Area (AFTA) Terhadap Ekspor Impor Singapura pada Tahun 2017-2021. Global Insight Journal, 7(1), 67-79.
Food Agricultural Organization Statistic (FAO). (2023). Statistical Database of Trade.
Hidayat, T. N., & Suhartini. (2018). Analisis Daya Saing Ekspor Pisang (Musa Paradiaca L.) Indonesia di Pasar ASEAN dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), 2(4), 267-278.
International Trade Centre . (2021). ITC Trade Map Database.
KEMENTAN. (2022). Analisis PDB Sektor Pertanian Tahun 2022. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementrian Pertanian.
Melati, W. P. (2023). Pandemi Covid-19 Dan Menurunnya Perekonomian Indonesia. Diambil kembali dari djkn.kemenkeu: https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/16064/Pandemi-Covid-19-Dan-Menurunnya-Perekonomian-Indonesia.html (diakses pada tanggal 8 September 2023)
Muhammad, H. (2021). Tata Kelola Budidaya Hasilkan Pisang Kualitas Ekspor. Diambil kembali dari ekonomi.republika: https://ekonomi.republika.co.id/berita/qx3qof380/tata-kelola-budidaya-hasilkan-pisang-kualitas-ekspor (diakses pada tanggal 3 Juli 2023)
Ningsih, E. A., & Kurniawan, W. (2016). Daya Saing Dinamis Produk Pertanian Indonesia di ASEAN. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 9(2), 117-125.
Nurjati, E. (2021). Peran dan Tantangan E-Commerce Sebagai Media Akselerasi Manajemen Rantai Nilai Produk Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 39(2), 115-133.
Parmadi, P, Emilia, E., & Zulgani, Z. (2018). Daya Saing Produk Unggulan Sektor Pertanian Indonesia dalam Hubungannya dengan Pertumbungan Ekonomi. Jurnal Paradigma Ekonomika, 13(2), 77-86.
Pebriansya, R., & Gustini, D. R. (2022). Analisis Perkembangan Hukum Dagang Indonesia Pada Masyarakat Ekonomi ASEAN: Upaya Menjadi Negara Dagang Unggul Dalam Sektor Pertanian. Jurnal Pendidikan, Seni, Sains dan Sosial Humanioral, 1(1), 1-25.
Phuong, M. (2012). Pisang banyak ditanam di Vietnam. Diambil kembali dari vovworld: https://vovworld.vn/id-ID/kotak-surat-anda/pisang-banyak-ditanam-di-vietnam-89330.vov (diakses pada tanggal 1 November 2023)
Putri, A. R. (2022). Menilik Peluang Pisang sebagai Komoditas Ekspor Andalan Indonesia. Diambil kembali dari indonesiana: https://www.indonesiana.id/read/158765/menilik-peluang-pisang-sebagai-komoditas-ekspor-andalan-Indonesia (diakses pada tanggal 11 September 2023)
Rai, A., & Faisal, A. (2022). Daya Saing Komoditas Pertanian Unggulan Indonesia: Perbandingan Dengan Negara Lain di Asean dan Potensinya. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 19(1), 72-81.
Tan, B. C. (2022). Can Banana be a Success Story for Malaysia? Journal of Agribusiness Marketing, 9(1), 13-22.
Tupamahu, Y. M. (2015). Analisis Daya Saing Ekspor Cengkeh Indonesia di Kawasan Asean dan Dunia. Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan (agrikan UMMU-Ternate), 8(1), 27-35.
Yudha, E. P., & Malau, H. E. (2022). Analisis Daya Saing Ekspor Jeruk Indonesia, Singapura dan Thailand ke Pasar Malaysia pada periode 2013-2018. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya, 11(1), 1-11.
Yudha, E. P., Sari, E. Y., & Nugraha, A. (2022). Analisis Daya Saing Buah Manggis Indonesia di Negara Thailand, Hong Kong, dan Malaysia. Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad, 7(1), 79-87
Yulianti, R. (2023). Jenis Pisang Paling Popular di Indonesia, Ada yang Manis hingga Asam lo. Diambil kembali dari momsmoney: https://www.momsmoney.id/news/jenis-pisang-paling-popular-di-indonesia-ada-yang-manis-hingga-asam-lo (diakses pada tanggal 3 Juli 2023)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal AgribiSains

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal AgribiSains agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution Share-Alike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal AgribiSains.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal AgribiSains.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




