Legal View on the Definition of Advocates as Law Enforcement Officers from a Positive Law Perspective

Authors

  • Muhammad Taufiq Universitas Islam Sultan Agung

DOI:

https://doi.org/10.30997/jill.v18i1.21141

Keywords:

Advocates, Law Enforcer, Law Enforcement Officers

Abstract

This study examines the legal perspective on the profession of advocates as law enforcers in Indonesia, focusing on the inconsistency of referring to advocates as law enforcement officers, similar to judges, prosecutors, and police. Based on Law Number 18 of 2003 concerning Advocates, Article 5 paragraph (1), advocates have the status of law enforcers who are free, independent, and guaranteed by law, but do not have the same characteristics and authority as law enforcement officers. Advocates play a crucial role in providing legal services, including consultation, assistance, and defense, for the interests of clients, without the bureaucratic hierarchy and authority that often accompany detention, prosecution, or legal decision-making. This study uses a normative juridical method by analyzing laws and regulations, expert opinions, and legal literature. The results of the study indicate that advocates play a crucial role in maintaining justice and protecting human rights within the justice system, encompassing both criminal and civil matters, with the principles of independence and immunity that are recognized nationally and internationally. However, referring to advocates as law enforcement officers is inappropriate due to differences in duties, functions, and independence. This study recommends reaffirmation in regulations to clarify the status of advocates as independent law enforcers, as well as increasing public understanding to strengthen the integrity of the advocate profession in supporting a fair justice system in Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Acep Saepudin. (2024). Kajian terhadap kedudukan advokat dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Milthree Law Journal, 1(1), 1-22. https://doi.org/10.70565/mlj.v1i1.1

Amatahir, Z. (2021). Peran dan kedudukan hukum advokat dalam penegakan hukum: The role and legal position of an advocate in law enforcement. Jurnal Media Hukum, 9(2), 70-77. https://doi.org/10.59414/jmh.v9i2.435

Asmuni Iswani Setiawan, Ridho Fitriantoro, & Ibnu Mubarok. (2024). Pembatasan hak-hak tersangka dan terdakwa dalam tindak pidana narkoba: Keseimbangan antara kepentingan negara dan hak asasi manusia. Decisio: Journal of Law, 1(1), 1-30. https://doi.org/10.52249/decisio.v1i1.4

Asmuni. (2024). Relevansi kedudukan advokat sebagai penegak hukum perspektif hukum Islam. Al-Mawarid: Jurnal Syariah dan Hukum, 6(1), 33-48. https://doi.org/10.20885/mawarid.vol.6.iss1.art3

Bramedika Kris Endira, M. Junaidi, Dwi Surya Rejeki Sediati, & Andri Putra Sihotang. (2022). Kedudukan dan peran organisasi profesi advokat terhadap advokat yang berhadapan dengan hukum. Jurnal USM Law Review, 5(1), 385-402. https://doi.org/10.26623/julr.v5i1.4841

Fenny Cahyani. (2021). Kedudukan hak imunitas advokat di Indonesia. USM Law Journal, 4(1), 138-152. https://doi.org/10.26623/julr.v4i1.3328

Hamdani, H. (2024). Pandangan hukum terhadap profesi advokat dalam segi hukum Islam dan hukum positif. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 7(1), 1310-1324. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i1.25146

Handayani, T.A., & SH, M. (2018). Kedudukan dan peranan advokat dalam penegakan hukum di Indonesia (Studi di Dewan Pimpinan Cabang PERADI Kabupaten Bojonegoro). JUSTITIABLE-Jurnal Hukum, 1(1), 13-24. https://doi.org/10.56071/justitiable.v1i1.37

Ias Muhlashin. (2021). Negara hukum, demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia. Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam, 8(1), 77-94. https://doi.org/10.24252/alqadau.v8i1.18114

Ismail Adha, Rio Bayu Riansyah Harahap, & Fauziah Lubis. (2023). Peranan advokat dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 739-750. https://doi.org/10.47467/elmujtama.v3i3.2932

Krisnowo, R.D.A.P., & Sianturi, R.M. (2022). Peran advokat dalam pendampingan hukum terhadap klien. Jurnal Jendela Hukum, 9(1), 52-63. https://doi.org/10.24929/fh.v9i1.1958

Langgeng, S. (2022). Peran advokat sebagai penegak hukum dalam mendukung terwujudnya sistem peradilan pidana terpadu dalam penegakan hukum pidana di Indonesia. Jurnal Daulat Hukum, 1(1), 135-150. http://dx.doi.org/10.30659/jdh.v1i1.2628

Lubis, M.A., Dhevi, R.S., & Yasid, M. (2020). Penegakan hukum terhadap aparat sipil negara yang melakukan pelanggaran hukum dalam mewujudkan good governance. Jurnal Darma Agung, 28(2), 269-285. https://doi.org/10.46930/OJSUDA.V28I2.649

Mumuh M Rozi. (2015). Peranan advokat sebagai penegak hukum dalam sistem peradilan pidana dikaji menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Mimbar Justitia Journal, 7(1), 619-640. https://doi.org/10.35194/jhmj.v1i2.44

Mutiara Nora Peace Hasibuan & Mujiono Hafidh Prasetyo. (2022). Kedudukan advokat dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Jurnal Ius Constituendum, 7(1), 149-170. https://doi.org/10.26623/jic.v7i1.4629

Novriansyah & Syaiful Ahmad Dinar. (2023). Analisis tugas dan kewenangan aparat penegak hukum di Indonesia. MORALITY: Journal of Legal Studies, 9(1), 132-139. https://jurnal.upgriplk.ac.id/index.php/morality/article/view/470

Nurhidayah, A. (2023). Hak imunitas advokat dalam menjalankan profesi hukum. Constitutum: Jurnal Ilmiah Hukum, 2(1), 77-89. https://doi.org/10.37721/constitutum.v2i1.1337

Paet Hasibuan, Muhammad Nurul Azmi, & Fauziah Lubis. (2023). Masa jabatan pimpinan organisasi advokat melalui keputusan Mahkamah Konstitusi RI. Journal on Education, 5(2), 1845-1856. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.825

Pattipawae, DR. (2022). Kedudukan advokat sebagai penegak hukum dalam hubungan dengan aparat penegak hukum lainnya untuk menegakkan hukum dan keadilan. SASI, 18(1), 64-71. https://doi.org/10.47268/sasi.v18i1.339

Saraya, S. (2020). Tinjauan hukum pidana terhadap malpraktek advokat di Indonesia. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 1(10), 167-178. https://www.jurnalintelektiva.com/index.php/jurnal/article/view/935

Sitorus, N., & Arfa’i, AI. (2023). Analisis pengaturan kewenangan advokat menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003. Limbago: Journal of Constitutional Law, 3(2), 199-213. https://doi.org/10.22437/limbago.v3i2.20732

Wagiman, W., & Sekartaji, R.R.H.T. (2024). Instrumen Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai prinsip dasar peran pengacara dan penerapannya di Indonesia dan Malaysia. Jurnal Hukum Staatsrechts, 7(2), 1-27. https://doi.org/10.52447/sr.v7i2.7865

Downloads

Published

2026-02-03

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.