Peran Pengendalian Mutu dalam Meningkatkan Kualitas dan Keamanan Produk Pangan
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v5i7.25224Keywords:
pengendalian mutu, keamanan pangan, GMP, HACCP, kualitas produk pangan, aktivitas airAbstract
Pengendalian mutu merupakan komponen kritis dalam industri pangan yang bertujuan memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar keamanan, kualitas, dan konsistensi. Meningkatnya kasus pencemaran dan pemalsuan pangan menunjukkan perlunya kajian komprehensif mengenai sistem pengendalian mutu yang efektif. Artikel ini bertujuan mengkaji peran pengendalian mutu dalam meningkatkan kualitas dan keamanan produk pangan berdasarkan berbagai sumber literatur ilmiah. Pendekatan yang digunakan adalah kajian pustaka sistematis (systematic literature review) melalui penelusuran jurnal-jurnal ilmiah nasional maupun internasional yang dipublikasikan dalam rentang waktu 2015 hingga 2026, bersumber dari Google Scholar dan jurnal-jurnal terakreditasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sistem pengendalian mutu seperti Good Manufacturing Practices (GMP), Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), ISO 22000, dan Total Quality Management (TQM) secara signifikan berkontribusi dalam menjamin keamanan pangan, menjaga konsistensi kualitas produk, serta meningkatkan efisiensi produksi. Faktor kadar air dan aktivitas air juga terbukti menjadi parameter kritis yang menentukan stabilitas dan mutu produk pangan selama penyimpanan. Tantangan utama implementasi sistem pengendalian mutu meliputi keterbatasan sumber daya pada industri kecil dan menengah serta perkembangan teknologi yang menuntut adaptasi berkelanjutan. Kajian ini menegaskan bahwa penguatan pengendalian mutu bersifat esensial untuk keberlanjutan industri pangan yang aman, berkualitas, dan berdaya saing.
References
Badan Standardisasi Nasional (BSN). (2018). SNI ISO 22000:2018 Sistem Manajemen Keamanan Pangan – Persyaratan untuk Organisasi dalam Rantai Pangan. Jakarta: BSN.
Codex Alimentarius Commission. (2020). General Principles of Food Hygiene (CXC 1-1969). Rome: FAO/WHO. https://doi.org/10.4060/cb1637en
Asmara, A. S., Febrihianto, M. L., Aprillita, N., & Veranita, M. (2023). The Influence of Teamwork in the Implementation of Total Quality Management (TQM) on Customer Satisfaction. Journal of World Future Medicine, Health and Nursing, 1(2), 146–154. https://doi.org/10.55849/health.v1i2.509
Dr. Ai Mahmudatussa’adah, S. P. (2025). Keamanan Pangan. In Keamanan Pangan (Vol. 1).
Dr. Ir. Christine F. Mamuaja, M. (2016). Pengawasan Mutu Dan Keamanan Pangan. In Unsrat Press.
Nursyamsi, M., Nusran, M., & Ahmad, A. (2024). Good Manufacturing Practices (GMP) Pada Pengolahan Air Minum Dalam Kemasan Untuk Pemenuhan Mutu dan Kualitas di PT. Alam Maisi. Jurnal Rekayasa Sistem Industri & Manajemen, 2(1), 42–50.
Pribadi, M. F. I., Nurlaela, R. S., Achyari, I. I., & Syaban, M. H. (2024). Pengawasan Mutu Pangan : Pencemaran dan Pemalsuan yang Sering Terjadi pada Produk Pangan. Karimah Tauhid, 3(6), 7147–7156. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i6.13994
Purwantari, H. (2026). Valorisasi Biji Labu pada Produk Pangan dan Potensinya sebagai Makanan Fungsional : Kajian Literatur. 2024(April).
Sutisna, N., Nurhalimah, S., & Nurlaela, R. S. (2026). Kadar Air dan Aktivitas Air sebagai Faktor Kunci Mutu dan Stabilitas Bahan Pangan. 5, 486–495.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Amelia Fauziah, Raden Siti Nurlaela, Distya Riski Hapsari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




