Fenomenologi Pengemis Online di TikTok: Persepsi Penonton dan Praktik Komunikasi dalam Siaran Langsung

Authors

  • Nur Fatia Ramadhan Adinata Universitas Djuanda
  • Nia Alia Rachmah Universitas Djuanda
  • Sanaya Rizky Deanova Universitas Djuanda
  • Ahmad Manarul Hidayattullah Universitas Djuanda
  • Muhamad Nabil Lazuardy Universitas Djuanda
  • Moh Maulana Nur Ramadani Universitas Djuanda
  • Fitra Algustaf Universitas Djuanda
  • Ali Alamsyah Kusumadinata Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i12.22014

Keywords:

Dramaturgi, Fenomenologi, Komodifikasi Empati, Manajemen Kesan

Abstract

Perkembangan platform TikTok Live telah melahirkan fenomena sosial baru yang dikenal sebagai “pengemis online”, di mana individu mempertontonkan narasi kemiskinan dan kebutuhan untuk memperoleh hadiah virtual (virtual gift) yang dapat dikonversi menjadi uang. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi ini bertujuan untuk memahami konstruksi makna dan pengalaman subjektif penonton dalam memaknai fenomena tersebut. Dengan menggunakan Teori Manajemen Kesan Erving Goffman sebagai lensa analisis, hasil penelitian mengungkap bahwa siaran langsung berfungsi sebagai panggung depan (front stage) yang dikurasi secara strategis. Para pelaku membangun performa melalui setting yang memprihatinkan, appearance yang lusuh, dan manner yang memelas atau menghibur, sementara kehidupan di luar siaran merupakan panggung belakang (back stage) untuk mempersiapkan pertunjukan. Analisis terhadap komentar penonton menunjukkan polarisasi persepsi: di satu sisi, pemberian gift dimaknai sebagai bentuk apresiasi dan empati; di sisi lain, praktik ini dinilai sebagai eksploitasi dan kegagalan moral. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena ini bukan sekadar strategi ekonomi, melainkan sebuah pertunjukan dramaturgis yang mengkomodifikasi empati dan merekonfigurasi nilai-nilai sosial di ruang digital, sehingga menuntut kesadaran kritis dari semua pihak.

References

Creswell, J. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. SAGE Publications.

Dhamayanti, R. N. (2024). Eksplorasi Interaksi Simbolik Pengemis Online di Ekosistem TikTok. Jurnal Komunikasi Digital dan Budaya Populer, 115-132.

Goffman, E. (1959). The Presentation of Self in Everyday Life. New York: Anchor Books.

Hermawan, A. (2023). Makna Simbolik Kemiskinan di Era Digital: Studi Semiotika Dekonstruksi pada Pengemis Virtual di TikTOK. Jurnal Ilmu Sosial dan Komunikasi , 34-49.

Hogan. (2010). The presentation of self in the age of social media: Distinguishing performances and exhibitions online. Bulletin of Science, Technology & Society, 377-386.

Huang, Z. H. (2025). Parasocial Relationship and Social Presence in Live Streaming: Emotional Engagement and Digital Empathy. Frontiers in Communication, 1-12.

Li, X. P. (2021). The Role of Live Streamers in Building Audience Engagement: An Empirical Study. Journal of Digital Media Studies, 201-215.

Marwick. (2010). I tweet honestly, I tweet passionately: Twitter users, context collapse, and the imagined audience. New Media & Society, 114-133.

Prameswari, A., & Tanjung, S. (2025). Fandom dan Interaksi Parasosial Dalam TikTok. Jurnal Mahasiswa Komunikasi, 1-20.

Schutz. (1967). The Phenomenology of the Social World. Northwestern: Northwestern University Press.

Tamsri, M. (2024). Perspektif Hukum Islan terhadap Praktik Mengemis Online: Kajian Maslahah Mursalah. FAWAID: Sharia Economic Law Review, 77-90.

Vasconcelos, B. &. (2013). The Presentation of self in the online world: Goffman and the study of online identities. Journal of Information Science, 101-121.

Wewengkang, W. W. (2025). Etika Kekristenan dan Literasi Digital dalam Fenomena Pengemis Virtual . Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 12-25.

Downloads

Published

2025-12-05

How to Cite

Adinata, N. F. R., Rachmah, N. A., Deanova, S. R., Hidayattullah, A. M., Lazuardy, M. N., Ramadani, M. M. N., … Kusumadinata, A. A. (2025). Fenomenologi Pengemis Online di TikTok: Persepsi Penonton dan Praktik Komunikasi dalam Siaran Langsung. Karimah Tauhid, 4(12), 9387–9398. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i12.22014

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.