Analisis Sederhana Dampak Kenaikan Harga Pangan Pokok Terhadap Stabilitas Ekonomi Rumah Tangga
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i8.20300Keywords:
Harga Pangan, Ekonomi Rumah Tangga, Daya Beli, Pengeluaran Konsumsi, Ketahanan EkonomiAbstract
Salah satu faktor penting yang memengaruhi stabilitas ekonomi rumah tangga, terutama bagi mereka yang penghasilannya rendah, adalah kenaikan harga pangan dasar. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui dampak kenaikan harga telur, minyak goreng, dan beras terhadap alokasi pengeluaran dan ketahanan finansial keluarga. Melihat karya ilmiah dari tahun 2020-2024 serta laporan berita dari berbagai jurnal ilmiah dan laporan berita online nasional. Kajian ini menggunakan metode penelitian literatur dengan melihat data sekunder dari jurnal ilmiah, laporan pemerintah, dan artikel berita terkenal. Hasilnya menunjukkan bahwa lonjakan harga pangan menyebabkan pola konsumsi, pengurangan gizi, dan kemungkinan utang rumah tangga meningkat sebagai akibat dari lonjakan harga pangan. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan betapa pentingnya kebijakan stabilitas harga dan perlindungan sosial untuk mengurangi efeknya.
References
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik harga konsumen. https://www.bps.go.id
CNN Indonesia. (2024). Harga telur dan beras naik, ini respon pemerintah. https://www.cnnindonesia.com
Katadata. (2023). Mengapa harga minyak goreng masih tinggi? https://www.katadata.co.id
Nuryartono, N., Fitriani, F., & Wibowo, A. (2022). Food price volatility and household consumption behavior. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 20(2), 134–142.
World Bank. (2021). Indonesia economic prospects: Maintaining resilience. World Bank Group.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nazmi Maulidina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




