Dampak Serapan Asing terhadap Kemurnian Bahasa Indonesia Dikalangan Generasi Muda
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i8.20267Keywords:
Bahasa Indonesia, Bahasa asing, generasi mudaAbstract
Fenomena penggunaan kata serapan asing dalam Bahasa Indonesia semakin meluas , terutama di era digital dan media sosial. Istilah asing seperti update, event, campaign, dan feedback menjadi pilihan umum dalam komunikasi sehari-hari, khususnya dikalangan gen-Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak dari serapan asing terhadap kemurnian Bahasa Indonesia, baik dari segi struktur kebahasaan maupun persepsi Masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi teks digital serta wawancara terhadap guru dan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan kata serapan berdampak pada perubahan diksi, sintaksis, bahkan makna kata. Di satu sisi, serapan, serapan asing memperkaya kosakata dan mereprentasikan dinamika global. Namun di sisi lain, hal ini juga berpontensi mengaburkan identitas linguistik dan menggeser norma kebahasaan baku. Oleh karena itu, perlu ada kesadaran kolektif dalam menggunakan Bahasa Indonesia secara tepat, disertai edukasi literasi Bahasa dan regulasi yang konsisten untuk menjaga keseimbangannya.
References
1. Aqila, N., Pratama, R. D., & Setiawan, A. (2024). Pengaruh penggunaan istilah asing dalam media digital terhadap struktur dan pemahaman bahasa Indonesia. Jurnal Bahasa dan Komunikasi, 12(1), 45–57.
2. Fajar, I. P., Sari, S. D., & Sulisworo, D. (2022). Bentuk dan makna kata serapan bahasa Arab dan Inggris dalam video YouTube. Jurnal Pendidikan Bahasa, 11(2), 45–52.
3. Lareina, I. S., Rahman, A., & Pratama, H. (2024). Perkembangan penggunaan kata serapan asing di era digital dan dampaknya terhadap Bahasa Indonesia. Jurnal DIKSIMA, 3(1), 12–23.
4. Nurpratiwiningsih, S., & Maknun, L. (2020). Globalisasi dan pergeseran penggunaan bahasa Indonesia di masyarakat. Jurnal Ilmu Bahasa, 8(2), 101–112.
5. Pontoh, N. R., & Kabul, M. (2023). Kata serapan dari bahasa Hakka dalam Bahasa Indonesia: Sebuah telaah semantik. SEMIOTIKA: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik, 24(2), 147–161.
6. Prasty, N. A., & Cholsy, M. H. (2021). Analisis penggunaan istilah asing pada akun Instagram lembaga pemerintah strategis. (Tesis, Universitas Gadjah Mada).
7. Salsabila, M. N., Hidayat, F., & Rahmawati, S. (2024). Penggunaan bahasa campuran di media sosial dan implikasinya terhadap kebahasaan generasi muda. Jurnal Linguistik dan Media Digital, 4(1), 23–35.
8. Saniyah, L., & Aulia, R. (2023). Faktor-faktor penyerapan kosakata asing dalam Bahasa Indonesia di media digital. Morfologi: Jurnal Ilmu Bahasa, 4(1), 23–34.
9. Syafrizal, R., Nugraha, A., & Putri, D. (2024). Penggunaan istilah asing dalam komunikasi akademik mahasiswa. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 15(1), 12–25.
10. Thio, M. R., Kartika, N., & Santoso, B. (2024). Peran bahasa Indonesia dalam menjaga identitas nasional di era globalisasi. Jurnal Kebudayaan dan Bahasa, 7(1), 34–47.
11. Zahra, S. N., & Maslakhah, L. (2021). Analisis perubahan bentuk dan makna kata serapan dari Bahasa Belanda dalam Bahasa Indonesia. Jurnal BSI, 9(1), 30–40.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Alda Nadia Apendi, Alya Fitriyani Ramadhani, Windy Maudi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




