Peran Komunikasi dalam Membentuk Persepsi Masyarakat Mengenai Patokan Usia Pernikahan
DOI:
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i8.20097Keywords:
Komunikasi, Perawan Tua, Stigma PernikahanAbstract
Pernikahan di usia muda dan stigma seperti “perawan tua” atau “perjaka tua” masih merupakan bagian dari dinamika sosial di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Akan tetapi, efek psikologis dari pelabelan ini masih sering belum diteliti secara mendetail. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki pandangan masyarakat mengenai pelabelan dan pengaruhnya pada individu yang dilabeli. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif, dengan menggunakan teknik wawancara mendalam kepada 15 narasumber dari Desa Cisaat, yang terdiri dari 11 orang yang pernah memberikan label dan 4 orang yang menerima label. Hasil penelitian menunjukkan bahwa label sosial ini berdampak pada kondisi psikologis seseorang, menyebabkan rasa rendah diri, stres, hingga menarik diri dari interaksi sosial. Walaupun sudah terdapat kesadaran untuk lebih waspada dalam berkomunikasi, norma dan budaya lama tetap berpengaruh besar terhadap cara pandang masyarakat. Studi ini mengusulkan pentingnya pembelajaran mengenai komunikasi yang empatik guna mengurangi efek buruk stigma sosial terhadap orang-orang yang belum menikah. Studi ini dibatasi pada area desa tertentu dan belum meliputi variasi wilayah perkotaan yang bisa dijadikan subjek penelitian lebih lanjut.
References
Agustang, A., Ariani, A. I., & Asrifan, A. (2019). Konstruksi sosial janda terekploitasi (studi kasus di kelurahan tetebatu kecamatan pallangga kabupaten gowa). Journal of EconPapers, 2.
Annashofi, M. (2022). Tradisi Larangan Menolak Khitbah Dalam Tinjauan ‘Urf. SAKINA: Journal of Family Studies, 6(1), 2.
Anwar, C., & Ernawati, E. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Remaja Putri Melakukan Pernikahan Dini di Kemukiman Lambaro Angan Kabupaten Aceh Besar tahun 2017. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 3(2), 140. https://doi.org/10.33143/jhtm.v3i2.266
Ariani, P., Siregar, G. G., Ariescha, P. A. Y., Manalu, A. B., Wahyuni, E. S., & Ginting, M. N. (2021). Dampak Pernikahan Usia Dini Pada Kesehatan Reproduksi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau, 1(3), 24–32. https://doi.org/10.36656/jpmph.v1i3.707
Azizah, H. N., Zahra, R. A., & Arrauyani, S. (2023). Relevansi Budaya Malu dan Budaya Salah pada Karakter Moral di Sekolah Dasar. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 03(03), 10832–10843.
Derung, T. N. (2017). Interaksionisme simbolik dalam kehidupan bermasyarakat. SAPA - Jurnal Kateketik Dan Pastoral, 2(1), 118–131. https://doi.org/10.53544/sapa.v2i1.33
Dianti, D. (2021). Persepsi Masyarakat Pada Program Studi Ilmu Komunikasi. November, 116–129.
Frelians, P. P., & Astuti, R. V. (2024). Manajemen Komunikasi Stigma pada Perempuan Lajang. Jurnal ILMU KOMUNIKASI, 21(1), 57–72. https://doi.org/10.24002/jik.v21i1.8790
Fristian, W., Darvina S, V. S., & Sulismadi, S. (2020). Upaya penyesuaian diri mantan narapidana dalam menanggapi stigma negatif di kecamatan klakah, lumajang. ADLIYA: Jurnal Hukum Dan Kemanusiaan, 14(1), 101–120. https://doi.org/10.15575/adliya.v14i1.8205
Hardianti, R., & Nurwati, N. (2020). Factors Causing Early M arriage in W om an. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial E, 3(2), 111–120.
Heppiyani, I., Supriyono, S., & Hufad, A. (2021). Representasi Fenomena Kontrol Sosial Gosip dalam Film Pendek “Tilik” (Kajian Sosiologi Sastra). Jurnal Sastra Indonesia, 10(2), 71–77. https://doi.org/10.15294/jsi.v10i2.47268
Ibadi, A. A., Bacan, B., & Yudanagara, H. (2025). Eksploratif Kualitatif : Stigma Masyarakat Terhadap Individu dengan Gangguan Mental.
Indah Justisiani, E. (2014). Persepsi Masyarakat Tentang Bentuk Komunikasi Verbal Dan Komunikasi Nonverbal Pada Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Journal of the American Society of Cytopathology, 3(3), XII. https://doi.org/10.1016/s2213-2945(14)00111-2
Kurniawan, A. D. (2024). Aditya Dwi Kurniawan. 3(2), 127–136.
Kurniawati, R., & Sa’adah, N. (2022). Konseling Lintas Budaya: Sebagai Upaya Preventif Pernikahan Dini. Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(1), 51. https://doi.org/10.29240/jbk.v6i1.3418
Muafiah, Evi; Rohmah, Ulin Nadya; Sofiana, Neng Eri; Purnomo, M. D. (2022). Gender harmony and family resilience on online motorcycle drivers in ponorogo regency during the covid-19. 80, 57–80. https://doi.org/10.28918/muwazah.v14i1.
Mufrida, I. E. (2024). RI Peringkat 4 Jumlah Perempuan Yang Menikah di Bawah Usia 18 Tahun. https://data.goodstats.id/statistic/ri-peringkat-4-jumlah-perempuan-yang-menikah-di-bawah-usia-18-tahun-JkHnB
Olivia, F. (2015). Batasan Umur dalam Perkawinan Berdasarkan Hukum. Lex Jurnalica, 12(3), 147974.
Purnomo, Agustina Multi, Nursita, S. F. N., & Hasbiyah, D. (2024). Analisis Peran Komunikasi Interpersonal dalam Lingkaran Pertemanan Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan di UIGO Studio. Karimah Tauhid, 3(4), 5092–5101. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i4.13031
Purnomo, A. M., Hasbiyah, D., & Fauziah, I. A. E. (2023). Personal karakter ijonk make up artist pada penggunaan jasa ijonk wedding organizer dalam membangun minat pelanggan. 2, 2360–2370.
Sabilillah, S. (2024). Pernikahan Dini Dan Reproduksi Budaya Patriarki Di Solear, Kabupaten Tangerang. Saskara : Indonesian Journal of Society Studies, 4(1), 95–114. https://doi.org/10.21009/saskara.041.01
Vanya, S., Putri, N., Siregar, P., & Sitompul, F. (2025). Teori spiral keheningan dalam opini publik. 7482, 97–102.
Wijayanti, U., & Jatiningsih, O. (2021). Persepsi Masyarakat Desa Gumeng Kabupaten Mojokerto Terhadap Pendidikan Tinggi Bagi Perempuan. Jcms, 6(02), 47–63.
Zanki, H. A. (2020). Teori psikologi dan sosial pendidikan (teori interaksi simbolik). Scolae: Journal of Pedagogy, 3(2). https://doi.org/10.56488/scolae.v3i2.82
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dheya Pratami, Listya Eka Putri, Nina Rosiana, Salwa Maisya Shafwatunnisa, Siti Jubaedah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




