Pemanfaatan limbah produksi benih padi sebagai pupuk organik

Authors

  • Nizar Saeful Muslim IPB University, Indonesia
  • Paris Wisnu Wardani CV Anisa Benih Prima, Indonesia
  • Erika Sofiyanti Anugrah CV Anisa Benih Prima, Indonesia
  • Andri Wahyuni IPB University, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30997/jp.v16i1.15845

Keywords:

EM4, ember tumpuk, limbah produksi benih padi, pupuk organik

Abstract

Benih padi memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan produktivitas tanaman padi. Beberapa tahapan proses pasca panen dilakukan dalam memproduksi benih padi. Proses ini meliputi pengeringan (drying), pembersihan (blowering), pengawasan, pengujian benih (seed testing), dan pengemasan. Proses pembersihan calon benih padi menghasilkan limbah produksi berupa campuran butir hampa, sekam dan jerami yang kurang bermanfaat dan tidak memiliki nilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan metode yang tepat untuk dapat memanfaatkan dan meningkatkan nilai ekonomis limbah produksi hasil pembersihan benih padi dalam bentuk pupuk organik. Metode yang digunakan dalam pengolahan limbah ini adalah metode ember tumpuk. Limbah difermentasi di dalam ember yang ditumpuk menggunakan larutan EM4 dengan 2 formulasi berbeda selama 6 minggu hingga limbah terurai menjadi pupuk organik. Pupuk organik yang dihasilkan kemudian dijemur selama 3 jam guna menurunkan kadar air pupuk. Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh bahwa pupuk organik Formulasi 1 (F1) memiliki nilai kadar air 31,94%, derajat keasaman 6,86, kandungan unsur makro C-Organik sebesar 16,80%, N-Total sebesar 1,010%, Rasio C/N 16,63, P2O5 sebesar 0,357%, K2O sebesar 0,811% dan nilai mutu hedonik 5,0 (Cokelat kekuningan).  Sementara itu, pupuk organik Formulasi 2 (F2) memiliki nilai kadar air 37,56%, derajat keasaman 7,19, kandungan unsur makro C-Organik sebesar 14,79%, N-Total sebesar 0,968%, Rasio C/N 15,28, P2O5 sebesar 0,271%, K2O sebesar 0,747% dan nilai mutu hedonik 6,2 (Cokelat-Cokelat kehitaman). Pupuk organik F2 telah memenuhi standar kualitas kompos SNI 19-7030-2004.

References

Amaliah, I. (2022). Sistem perbenihan padi di Provinsi Banten. Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa, 4(2), 457–466. http://dx.doi.org/10.33512/jipt.v4i2.18918

Andriany, Fahruddin, Abdullah, A. (2018). Pengaruh jenis bioaktivator terhadap laju dekomposisi seresah daun jati Tectona grandis L.f., di wilayah kampus Unhas Tamalanrea. Bioma: Jurnal Biologi Makassar, 3(2), 31–42. https://doi.org/10.20956/bioma.v3i2.5820

Andriyanto, Budiarti, R.S., Subagyo, A. (2019). Pengaruh penggunaan Effective Microorganism 4 (EM4) pada budidaya jamur merang (Volvariella volvaceae) menggunakan media tandan kosong kelapa sawit. Jurnal Biologi Universitas Andalas, 7(1), 59–69. https://doi.org/10.25077/jbioua.7.1.59-68.2019

Fajarwati, F.I., Hermawati, A.T., Widada, S. (2022). Analisis Kadar Nitrogen Total pada Pupuk Padat dengan Metode Kjedahl di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta. Indonesian Journal of Chemical Research, 6(2), 80–91. https://doi.org/10.20885/ijcr.vol6.iss2.art4

Farista, B., Virgota, A., Syehan, F., Hartawan, M., Sopiandi, I., Hidayatunnisa, B.N., dkk. (2023). Inovasi ember kompos untuk menghasilkan pupuk organik dalam menunjang pertanian maju dan berkelanjutan di Desa Aik Prapa, Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(1), 304–307. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i1.3355

Gani, A. Widiyanti, S. Sulastri. (2021) Analisis kandungan unsur hara makro dan mikro pada kompos campuran kulit pisang dan cangkang telur ayam. Jurnal Kimia Riset, 6(1), 8–19.

Hastuti, S.M., Samudro, G., Sumiyati, S. (2017). Pengaruh kadar air terhadap hasil pengomposan sampah organik dengan metode Composter Tub. Jurnal Teknik Mesin, 6(2), 114–118. http://dx.doi.org/10.22441/jtm.v6i2.1190

Hibino, K., Takakura, K., Febriansyah, Nugroho, S., Nakano, R., Ismaria, R., dkk. (2020). Panduan operasional pengomposan sampah organik skala kecil dan menengah dengan metoda Takakura. Institute for Global Environmental Strategies.

Ismayana, A., Indrasti, N.S., Suprihatin, Maddu, A., Fredy, A. (2012). Faktor rasio C/N awal dan laju aerasi pada proses Co-composting Bagasse dan Blotong. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 22 (3), 173–179.

Kaswinarni, F., Nugraha, A.A.S. (2020). Kadar fosfor, kalium dan sifat fisik pupuk kompos sampah organik pasar dengan penambahan starter EM4, kotoran sapi dan kotoran ayam. Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 12(1), 1–6. https://doi.org/10.30599/jti.v12i1.534

Kurnia, V.C., Sumiyati, S., Samudro, G. (2017). Pengaruh kadar air dan ukuran bahan terhadap hasil pengomposan sampah organik Tpst Universitas Diponegoro dengan metode Open Windrow. Jurnal Teknik Lingkungan, 6(2), 1-9.

Nafis, D., Yaman, A., Allaily. (2021). Pengaruh lama fermentasi pada pembuatan kompos dari bahan liter ayam, limbah serbuk kayu pinus dan eceng gondok terhadap kualitas fisik. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 6(3), 70-78. https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i3.18307

Nurjannah, N., Afdatullah, L., Abdullah, D.N., Jaya, F., Ifa, L. (2019). Pembuatan pupuk organik padat dengan cara aerob. Journal of Chemical Engineering, 4(2), 91–96. https://doi.org/10.33536/jcpe.v4i2.467

Peraturan Menteri Pertanian Nomor 50/Permentan/KB.020/9/2015 Tahun 2015 tentang Produksi, Sertifikasi, Peredaran Dan Pengawasan Benih Tanaman Perkebunan.

Priyanti, I., Puraini, R., Jumiati. (2023). Pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos dengan lubang resapan biopori untuk daerah permukiman di Kecamatan Mukok Kabupaten Sanggau. Rekayasa Hijau: Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan, 7(3), 252–262. https://doi.org/10.26760/jrh.v7i3.252-262

Putri, R.S., Pinaria, A.G. (2021). The use of compost Chromolaena odorata to improve soil potassium. Jurnal Agroekoteknologi Terapan, 2(1), 15–17. https://doi.org/10.35791/jat.v2i1.34065

Ratna, D.A.P., Samudro, G., Sumiyati, S. (2017). Pengaruh kadar air terhadap proses pengomposan sampah organik dengan metode Takakura. Jurnal Teknik Mesin, 6, 63–68. http://dx.doi.org/10.22441/jtm.v6i2.1192

Riyanto, Nurlali, Ramadhan, A.I. (2021). Pupuk organik cair limbah kotoran kambing dengan penambahan mikroorganisme EM4, PGPR, dan Mol Air Leri. Jurnal Agriekstensia, 20(2), 199–205.

Samrin., Yunus., Milkiades, P., Zainuddin,Y. (2021). Produksi benih sebar padi sawah dan penyebarannya di Sulawesi Tenggara. Jurnal KaliAgri, 2(1), 12–20. https://doi.org/10.56869/kaliagri.v2i1.190

Siregar, B. (2017). Analisa kadar C-Organik dan perbandingan C/N tanah di lahan tambak Kelurahan Sicanang Kecamatan Medan Belawan. Jurnal Warta, 53. https://doi.org/10.46576/wdw.v0i53.266

SNI 19-7030-2004 Spesifikasi kompos dari sampah organik domestik.

Suprayogi. (2023). Teknologi produksi benih dan sertifikasi benih padi. Purwokerto: Universitas Jendral Soedirman.

Tallo, M.L.L., Sio, S. (2019). Pengaruh lama fermentasi terhadap kualitas pupuk bokashi padat kotoran sapi. Journal of Animal Science, 4(1), 12–14.

Widyabudiningsih, D., Troskialina, L., Fauziah, S., Shalihatunnisa, S., Riniati, R., Djenar, N.S., dkk. (2021). Pembuatan dan pengujian pupuk organik cair dari limbah kulit buah-buahan dengan penambahan bioaktivator EM4 dan variasi waktu fermentasi. Indonesian Journal of Chemical Analysis, 4(1), 30-39. https://doi.org/10.20885/ijca.vol4.iss1.art4

Worotitjan, F.D., Pakasi, S.E., Kumolontang, W.J.N. (2021). Teknologi pengomposan berbahan baku eceng gondok (Eichhornia crassipes) Danau Tondano. Jurnal Agroteknologi Terapan, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.31293/agrifor.v20i2

Yuniwati, M., Iskarima, F., Padulema, A. (2012). Optimasi kondisi proses pembuatan kompos dari sampah organik dengan cara fermentasi menggunakan EM4. Jurnal Teknologi, 5(2), 172–181.

Downloads

Published

2025-04-22

How to Cite

Muslim, N. S., Wisnu Wardani, P., Sofiyanti Anugrah, E., & Wahyuni, A. (2025). Pemanfaatan limbah produksi benih padi sebagai pupuk organik. Jurnal Pertanian, 16(1), 31–43. https://doi.org/10.30997/jp.v16i1.15845

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.