Pemanfaatan limbah produksi benih padi sebagai pupuk organik
DOI:
https://doi.org/10.30997/jp.v16i1.15845Keywords:
EM4, ember tumpuk, limbah produksi benih padi, pupuk organikAbstract
Benih padi memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan produktivitas tanaman padi. Beberapa tahapan proses pasca panen dilakukan dalam memproduksi benih padi. Proses ini meliputi pengeringan (drying), pembersihan (blowering), pengawasan, pengujian benih (seed testing), dan pengemasan. Proses pembersihan calon benih padi menghasilkan limbah produksi berupa campuran butir hampa, sekam dan jerami yang kurang bermanfaat dan tidak memiliki nilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan metode yang tepat untuk dapat memanfaatkan dan meningkatkan nilai ekonomis limbah produksi hasil pembersihan benih padi dalam bentuk pupuk organik. Metode yang digunakan dalam pengolahan limbah ini adalah metode ember tumpuk. Limbah difermentasi di dalam ember yang ditumpuk menggunakan larutan EM4 dengan 2 formulasi berbeda selama 6 minggu hingga limbah terurai menjadi pupuk organik. Pupuk organik yang dihasilkan kemudian dijemur selama 3 jam guna menurunkan kadar air pupuk. Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh bahwa pupuk organik Formulasi 1 (F1) memiliki nilai kadar air 31,94%, derajat keasaman 6,86, kandungan unsur makro C-Organik sebesar 16,80%, N-Total sebesar 1,010%, Rasio C/N 16,63, P2O5 sebesar 0,357%, K2O sebesar 0,811% dan nilai mutu hedonik 5,0 (Cokelat kekuningan). Sementara itu, pupuk organik Formulasi 2 (F2) memiliki nilai kadar air 37,56%, derajat keasaman 7,19, kandungan unsur makro C-Organik sebesar 14,79%, N-Total sebesar 0,968%, Rasio C/N 15,28, P2O5 sebesar 0,271%, K2O sebesar 0,747% dan nilai mutu hedonik 6,2 (Cokelat-Cokelat kehitaman). Pupuk organik F2 telah memenuhi standar kualitas kompos SNI 19-7030-2004.
References
Amaliah, I. (2022). Sistem perbenihan padi di Provinsi Banten. Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa, 4(2), 457–466. http://dx.doi.org/10.33512/jipt.v4i2.18918
Andriany, Fahruddin, Abdullah, A. (2018). Pengaruh jenis bioaktivator terhadap laju dekomposisi seresah daun jati Tectona grandis L.f., di wilayah kampus Unhas Tamalanrea. Bioma: Jurnal Biologi Makassar, 3(2), 31–42. https://doi.org/10.20956/bioma.v3i2.5820
Andriyanto, Budiarti, R.S., Subagyo, A. (2019). Pengaruh penggunaan Effective Microorganism 4 (EM4) pada budidaya jamur merang (Volvariella volvaceae) menggunakan media tandan kosong kelapa sawit. Jurnal Biologi Universitas Andalas, 7(1), 59–69. https://doi.org/10.25077/jbioua.7.1.59-68.2019
Fajarwati, F.I., Hermawati, A.T., Widada, S. (2022). Analisis Kadar Nitrogen Total pada Pupuk Padat dengan Metode Kjedahl di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta. Indonesian Journal of Chemical Research, 6(2), 80–91. https://doi.org/10.20885/ijcr.vol6.iss2.art4
Farista, B., Virgota, A., Syehan, F., Hartawan, M., Sopiandi, I., Hidayatunnisa, B.N., dkk. (2023). Inovasi ember kompos untuk menghasilkan pupuk organik dalam menunjang pertanian maju dan berkelanjutan di Desa Aik Prapa, Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(1), 304–307. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i1.3355
Gani, A. Widiyanti, S. Sulastri. (2021) Analisis kandungan unsur hara makro dan mikro pada kompos campuran kulit pisang dan cangkang telur ayam. Jurnal Kimia Riset, 6(1), 8–19.
Hastuti, S.M., Samudro, G., Sumiyati, S. (2017). Pengaruh kadar air terhadap hasil pengomposan sampah organik dengan metode Composter Tub. Jurnal Teknik Mesin, 6(2), 114–118. http://dx.doi.org/10.22441/jtm.v6i2.1190
Hibino, K., Takakura, K., Febriansyah, Nugroho, S., Nakano, R., Ismaria, R., dkk. (2020). Panduan operasional pengomposan sampah organik skala kecil dan menengah dengan metoda Takakura. Institute for Global Environmental Strategies.
Ismayana, A., Indrasti, N.S., Suprihatin, Maddu, A., Fredy, A. (2012). Faktor rasio C/N awal dan laju aerasi pada proses Co-composting Bagasse dan Blotong. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 22 (3), 173–179.
Kaswinarni, F., Nugraha, A.A.S. (2020). Kadar fosfor, kalium dan sifat fisik pupuk kompos sampah organik pasar dengan penambahan starter EM4, kotoran sapi dan kotoran ayam. Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 12(1), 1–6. https://doi.org/10.30599/jti.v12i1.534
Kurnia, V.C., Sumiyati, S., Samudro, G. (2017). Pengaruh kadar air dan ukuran bahan terhadap hasil pengomposan sampah organik Tpst Universitas Diponegoro dengan metode Open Windrow. Jurnal Teknik Lingkungan, 6(2), 1-9.
Nafis, D., Yaman, A., Allaily. (2021). Pengaruh lama fermentasi pada pembuatan kompos dari bahan liter ayam, limbah serbuk kayu pinus dan eceng gondok terhadap kualitas fisik. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 6(3), 70-78. https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i3.18307
Nurjannah, N., Afdatullah, L., Abdullah, D.N., Jaya, F., Ifa, L. (2019). Pembuatan pupuk organik padat dengan cara aerob. Journal of Chemical Engineering, 4(2), 91–96. https://doi.org/10.33536/jcpe.v4i2.467
Peraturan Menteri Pertanian Nomor 50/Permentan/KB.020/9/2015 Tahun 2015 tentang Produksi, Sertifikasi, Peredaran Dan Pengawasan Benih Tanaman Perkebunan.
Priyanti, I., Puraini, R., Jumiati. (2023). Pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos dengan lubang resapan biopori untuk daerah permukiman di Kecamatan Mukok Kabupaten Sanggau. Rekayasa Hijau: Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan, 7(3), 252–262. https://doi.org/10.26760/jrh.v7i3.252-262
Putri, R.S., Pinaria, A.G. (2021). The use of compost Chromolaena odorata to improve soil potassium. Jurnal Agroekoteknologi Terapan, 2(1), 15–17. https://doi.org/10.35791/jat.v2i1.34065
Ratna, D.A.P., Samudro, G., Sumiyati, S. (2017). Pengaruh kadar air terhadap proses pengomposan sampah organik dengan metode Takakura. Jurnal Teknik Mesin, 6, 63–68. http://dx.doi.org/10.22441/jtm.v6i2.1192
Riyanto, Nurlali, Ramadhan, A.I. (2021). Pupuk organik cair limbah kotoran kambing dengan penambahan mikroorganisme EM4, PGPR, dan Mol Air Leri. Jurnal Agriekstensia, 20(2), 199–205.
Samrin., Yunus., Milkiades, P., Zainuddin,Y. (2021). Produksi benih sebar padi sawah dan penyebarannya di Sulawesi Tenggara. Jurnal KaliAgri, 2(1), 12–20. https://doi.org/10.56869/kaliagri.v2i1.190
Siregar, B. (2017). Analisa kadar C-Organik dan perbandingan C/N tanah di lahan tambak Kelurahan Sicanang Kecamatan Medan Belawan. Jurnal Warta, 53. https://doi.org/10.46576/wdw.v0i53.266
SNI 19-7030-2004 Spesifikasi kompos dari sampah organik domestik.
Suprayogi. (2023). Teknologi produksi benih dan sertifikasi benih padi. Purwokerto: Universitas Jendral Soedirman.
Tallo, M.L.L., Sio, S. (2019). Pengaruh lama fermentasi terhadap kualitas pupuk bokashi padat kotoran sapi. Journal of Animal Science, 4(1), 12–14.
Widyabudiningsih, D., Troskialina, L., Fauziah, S., Shalihatunnisa, S., Riniati, R., Djenar, N.S., dkk. (2021). Pembuatan dan pengujian pupuk organik cair dari limbah kulit buah-buahan dengan penambahan bioaktivator EM4 dan variasi waktu fermentasi. Indonesian Journal of Chemical Analysis, 4(1), 30-39. https://doi.org/10.20885/ijca.vol4.iss1.art4
Worotitjan, F.D., Pakasi, S.E., Kumolontang, W.J.N. (2021). Teknologi pengomposan berbahan baku eceng gondok (Eichhornia crassipes) Danau Tondano. Jurnal Agroteknologi Terapan, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.31293/agrifor.v20i2
Yuniwati, M., Iskarima, F., Padulema, A. (2012). Optimasi kondisi proses pembuatan kompos dari sampah organik dengan cara fermentasi menggunakan EM4. Jurnal Teknologi, 5(2), 172–181.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nizar Saeful Muslim, Paris Wisnu Wardani, Erika Sofiyanti Anugrah, Andri Wahyuni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
-
Pengguna diperbolehkan untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke artikel teks lengkap dalam jurnal ini tanpa meminta izin terlebih dahulu dari penerbit atau penulis.
Jurnal ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang mengizinkan untuk membagikan, menyalin, dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun selama Anda memberikan kredit yang sesuai kepada penulis asli dan sumbernya, berikan tautan ke lisensi Creative Commons. Jika Anda me-remix, mengubah, atau membangun materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama seperti aslinya. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti persyaratan lisensi. Untuk melihat salinan lisensi ini, kunjungi tautan permanen ini.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
1. Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
2. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan awal publikasi di jurnal ini.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan ( Lihat Pengaruh Akses Terbuka).Anda bebas untuk:
Bagikan — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi — me-remix, mengubah, dan membangun materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti persyaratan lisensi.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.