Growth performance of tilapia (Oreochromis sp.) with different doses of pellets in floating net cages (KJA)

Authors

  • Hylda Khairah Putri Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, Politeknik Negeri Pontianak, Jl. Jenderal Ahmad Yani, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia
  • Susilawati Susilawati Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, Politeknik Negeri Pontianak, Jl. Jenderal Ahmad Yani, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia
  • Agus Setiawan Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, Politeknik Negeri Pontianak, Jl. Jenderal Ahmad Yani, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia
  • Sarmila Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, Politeknik Negeri Pontianak, Jl. Jenderal Ahmad Yani, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia
  • Farid Mudlofar Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, Politeknik Negeri Pontianak, Jl. Jenderal Ahmad Yani, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia
  • Sri Warastuti Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, Politeknik Negeri Pontianak, Jl. Jenderal Ahmad Yani, Ba

DOI:

https://doi.org/10.30997/jmss.v10i2.13831

Keywords:

commercial pellets, feed doses, floating net cage, growth, Oreochromis sp.

Abstract

Feed is an essential input in aquaculture activities. Feed affects the growth and survival of fish, which can increase the benefits of aquaculture activities. However, the leftover feed can accumulate organic matter from the digestive process and metabolic waste such as feces and inorganic materials such as ammonia, nitrite, and nitrate in the waters. The more feed used, the more organic and inorganic waste accumulates in the aquaculture media. This study aims to analyze the effect of commercial pellet doses on the growth performance of red tilapia (Oreochromis sp.) maintained in the floating net cage (KJA) system in the Mempawah River, West Kalimantan. The study was conducted experimentally using a completely randomized design (CRD) method with four different feed dose treatments and three replications. Treatment 1 was the provision of a commercial pellet dose of 2%; Treatment 2 was the provision of a commercial pellet dose of 3%; Treatment 3 was the provision of a commercial pellet dose of 4%, and Treatment 4 was the provision of a commercial pellet dose of 5%. Tilapia seeds were maintained with the treatment for 40 days. The results showed that administering a 5% commercial pellet dose gave the best absolute, relative, and daily growth compared to other treatments. The survival rate for tilapia seeds maintained in the floating net cage system was best in treating 3% and 4% feed doses.

References

Amalia, R., & Amrullah, S. (2018). Manajemen pemberian pakan pada pembesaran ikan nila (Oreochromis niloticus). Prosiding Seminar Nasional 2018, Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, (1):1-6.

Amri, K., & Khairuman. (2008). Budidaya Ikan Nila secara Intensif. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Angriani, R., Halid, I., & Baso, H. S. (2020). Analisis pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila salin (Oreochromis niloticus, Linn) dengan dosis pakan yang berbeda. Fisheries of Wallacea Journal, 1(2):1-9.

Arief, M., Fitriani, N., & Subekti, S. (2014). Pengaruh pemberian probiotik berbeda pada pakan komersil terhadap pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan lele sangkuriang (Clarias sp.). Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 6(1), 49-53.

Avnimelech, Y. (2006). Bio-filters: The need for a new comprehensive approach. Aquacultural Engineering, 34: 172-178.

Azwar, Z. I., & Melati, I. (2012). Penggunaan tepung kulit ubi kayu fermentasi dalam formulasi pakan ikan nila. Jurnal Riset Akuakultur, 7(3): 429-436.

Bulotio, N. F., Hamzah H. P., Djamil C., & Ndara N. (2023). Pengaruh pemberian dosis pakan terhadap pertumbuhan benih ikan nila di keramba jaring apung di Kabupaten Pohuwato. Nikè: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 11(4):162 -167.

Djunaedi, A., Hartati, R., Pribadil, R., Redjeki, S., Astuti, R. W., & Septriani, B. (2016). Pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus) di tambak dengan pemberian ransum pakan dan padat penebaran yang berbeda. Jurnal Kelautan Tropis, 19(2): 7-14. https://doi.org/10.14710/jkt.v19i2.840

Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO). (2020). The state of world fisheries and aquaculture 2016: Sustainability in action. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Fradina, I. T., & Latuconsina, H. (2022). Manajemen pemberian pakan pada induk dan benih ikan nila (Oreochromis niloticus) di Instalasi Perikanan Budidaya, Kepanjen, Kabupaten Malang. Journal of Science and Technology, 3(1):39-45. http://dx.doi.org/10.51135/justevol3issue1page39-45

Iskandar, R, & Elrifadah. (2015). Pertumbuhan dan Efisiensi Pakan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang Diberi Pakan Buatan Berbasis Kiambang. Jurnal Ziraa’ah, 40(1): 18- 24.

Karimah, U., Samidjan, I., & Pinandoyo. (2018). Performa pertumbuhan dan kelulushidupan ikan nila Gift (Oreochromis niloticus) yang diberi jumlah pakan yang berbeda. Journal of Aquaculture Management and Technology, 7(1):128-135. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jamt

Nugroho, R. A., Sari, N., Aryani, R., Manurung, H., & Rudianto, R. (2020). Growth evaluation of Oreochromis niloticus fed different concentrations of choline and methionine. Aceh Journal of Animal Science, 5(2): 122-128. https://doi.org/10.13170/ajas.5.2.17496

Putra, I., Setiyanto, D. D., & Wahyjuningrum, D. (2011). Pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus) dalam sistem resirkulasi. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 16(1): 56-63.

Putri, B., Wardiyant, & Supono. (2015). Efektivitas penggunaan beberapa sumber bakteri dalam sistem bioflok terhadap keragaan ikan nila (Oreochromis niloticus). Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan, 4(1): 433-438. https://dx.doi.org/10.23960/jrtbp.v4i1.1348p433-438

Ririhena, J., & Palinussa, E. (2021). Growth and survival of tilapia (Oreochromis niloticus) in the UPTD of Freshwater Cultivation. Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan, 14(2): 482-487. https://doi.org/10.52046/agrikan.v14i2.863

Sahwan, M. F. (2003). Pakan ikan dan udang. Jakarta: PT. Penebar Swadaya.

Salsabila, M., & Suprapto, H. (2018). Teknik pembesaran ikan nila (Oreochromis niloticus) di Instalasi Budidaya Air Tawar Pandaan, Jawa Timur. Journal of Aquaculture and Fish Health, 7(3), 118-123. https://doi.org/10.20473/jafh.v7i3.11260

Siegers, W. H., Prayitno, Y., & Sari, A. (2019). Pengaruh kualitas air terhadap pertumbuhan ikan nila nirwana (Oreochromis sp.) pada tambak payau. The Journal of Fisheries Development, 3(2):95-104. http//jurnal.uniyap.ac.id/index.php/Perikanan.

Suganda, A., Tobigo, D. T., Mangitung, S. F., & Madinawati. (2022). Pemberian pakan berbahan baku tepung maggot (Hermetia illucens) dengan feeding rate berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Ilmiah AgriSains, 23(3): 123–130. https://doi.org/10.22487/jiagrisains.v23i3.2022.123-130

Tanjung, L. R. (1994). Pengaruh lama penyimpanan terhadap kemampuan inokulasi bioesfer sistem aliran tertutup. Limnostek Perairan Daerah Tropis Indonesia, 6(2): 16-19.

Tatangindatu, F., Kalesaran, O., & Rompas, R. (2013). Studi parameter fisika kimia air pada areal budidaya ikan di Danau Tondano, Desa Paleloan, Kabupaten Minahasa. Jurnal Budidaya Perairan, 1(2):8-19.

Tossin, M. R, Sunarto & Sabariah. (2008). Pengaruh Dosis Pakan Berbeda terhadap Pertumbuhan Ikan Mas Cyprinus carpio dan Ikan Baung Macrones sp. dengan Sistem Cage-Cum-Cage. Jurnal Akuakultur Indonesia, 7(1): 59-64. http://jurnalakuakulturindonesia.ipb.ac.id/

Yolanda, S., Santoso, L., & Harpeni, E. (2013). Pengaruh substitusi tepung ikan dengan tepung ikan rucah terhadap pertumbuhan ikan nila gesit (Oreochromis niloticus). Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan, 1(2):95-100.

Yulfiperius. (2014). Nutrisi Ikan. Depok: PT Rajagrafindo Persada.

Zulkhasyni, Adriyeni, & Ratih, U. (2017). Pengaruh dosis pakan pelet yang berbeda terhadap pertumbuhan ikan nila merah (Oreochromis sp). Jurnal Agroqua, 15 (2):35-42.

Downloads

Published

2024-10-29

How to Cite

Putri, H. K., Susilawati, S., Setiawan, A., Sarmila, Mudlofar, F., & Warastuti, S. (2024). Growth performance of tilapia (Oreochromis sp.) with different doses of pellets in floating net cages (KJA) . JURNAL MINA SAINS, 10(2), 63–69. https://doi.org/10.30997/jmss.v10i2.13831

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.