Pemanfaatan Limbah Diapers (Popok Bayi) Menjadi Pot Tanaman Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan di Desa Cimande Hilir
DOI:
https://doi.org/10.30997/ejpm.v6i1.14858Keywords:
Pot Tanaman, Popok Bayi LingkunganAbstract
Diapers (popok bayi) adalah salah satu jenis produk popok bayi yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat karena pengaruh dari perkembangan zaman yakni pola hidup masyarakat yang konsumtif dengan menggunakan barang sekali pakai. Namun, yang menjadi permasalahan utama adalah kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan yang masih sangat rendah hal tersebut terlihat banyaknya masyarakat yang membuang sampah diapers sembarangan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat untuk memanfaatkan limbah diapers (popok bayi) menjadi suatu barang yang berguna, praktik dan ekonomis. Metode penelitian ini menggunakan metode Sosialisasi yang dilakukan dengan 2 tahapan yaitu Observasi dan Pelaksanaan. Hasil yang diperoleh bahwa produk yang sudah dibuat dan didukung oleh para peserta sosialisasi di Desa Cimande Hilir terkait pemanfaatan limbah diapers (popok bayi) yang dapat diinovasikan menjadi barang berguna yaitu pot tanaman. Hasil penelitian ini masyarakat sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan untuk memanfaatkan limbah diapers (popok bayi) menjadi inovasi produk yang bermanfaat untuk digunakan selain itu juga sebagai bentuk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar.
References
Addahlawi, H. A., Mustaghfiroh, U., Ni’mah, L. K., Sundusiyah, A., & Hidayatullah, A. F. (2020). Implementasi Prinsip Good Environmental Governance Dalam Pengelolaan Sampah Di Indonesia. Jurnal Green Growth Dan Manajemen Lingkungan, 8(2), 106–118. https://doi.org/10.21009/jgg.082.04.
R., & Ratnawati, S. R. (2021). Pemanfaatan Popok Bayi Bekas sebagai Media Tanam Guna Mereduksi Pencemaran Lingkungan di Desa Sambirejo. PISCES Proceeding of Integrative Science Education Seminar, 1(1), 149–159. https://prosiding.iainponorogo.ac.id/i ndex.php/pisces.
Bagus Ari, V. S., Irtsan Rasyidin, A., & Hasyim, M. (2022). Pemberdayaan Kelompok Ibu Rumah Tangga Dalam Mengelola Limbah Popok Bayi Menjadi Pupuk Kompos Dan Media Tanam Berkualitas. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 10(2), 100–104.
Kurnia, K., Sholihah, A., Hariyanto, D. B., & Pd, M. (2020). Kajian Tentang Pengelolaan Sampah Di Indonesia. Swara Bhumi : Jurnal Geografi Dan Pendidikan Geografi, 3(3), 1–9.
Mutmainah Ramadhani Afiliasi, E. (2022). Kreativitas Melalui Inovasi Pengelolaan Sampah Dalam Mengurangi Limbah Masyarakat. Jurnal Inovasi Daerah, 1(2), 71–85.
Okpatrioka. (2023). Research And Development (R&D) Penelitian Yang Inovatif Dalam Pendidikan. Jurnal Pendidikan,Bahasa Dan Budaya, 1(1), 86–100.
Pamurti, A. A., & Prabowo, D. (2023). Edukasi dan Pelatihan Pengolahan Limbah Diapers menjadi Pupuk Tanaman pada Warga Kelurahan Sendangguwo Semarang. Jurnal Pengabdian KOLABORATIF, 1(1), 64. https://doi.org/10.26623/jpk.v1i1.5991.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




