Peningkatan Pengetahuan Pemanfaatan Olahan Tahu Guna Peningkatan Ekonomi Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.30997/almujtamae.v2i1.2954Keywords:
Pengetahuan, Pemanfaatan, Peningkatan EkonomiAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang inovasi produk melalui kegiatan pelatihan pembuatan nugget tahu. Karena masyarakat kurang mengoptimalkan bahan pangan yang mudah didapatkan yang tadinya biasa saja menjadi nilai jual yang tinggi. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang cara pembuatan produk, pengemasan produk, dan pemasaran produknya. Pelatihan inovasi produk sebagai media penulis dalam memberikan pelatihan kepada masyarakat. Setelah dilakukan pelatihan inovasi produk terlihat adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan bahan pangan yang mudah didapatkan di wilayah tersebut serta mengetahui cara pengemasan dan pemasaran produk. Sesuai dengan target awal kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan bahan pangan yang mudah didapatkan sehingga menjadi nilai jual tinggi.
References
Deva Ardiansyah, 2013. (online) http://chefdeva.blogspot.co.id/2013/07kandungan-gizi-tahu-dan-manfaat-tahu.html. [12 September 2019].
Hardina, D., & Qomaruddin S. (2021). Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Padamulya Kecamatan Pasirkuda Kabupaten Cianjur Melalui Pemanfaatan Singkong Sebagai Pengganti Tepung Sagu Guna Bahan Tambahan Pempek Singkong. ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 23–30. https://doi.org/10.30997/almujtamae.v1i1.2919
Puarada SK. I, Chotimah. CH. S, Killian. L.A. 2008. Kualitas dan Nilai Ekonomis Nugget Pada Berbagai Proporsi Penggantian Daging Ayam Dengan Tahu. Jurnal Ilmu Peternakan. FPKK UNIPA.
Rizqie Auliana. 2012. Pengolahan Limbah Tahu Menjadi Berbagai Produk Makanan. Sleman Yogyakarta. [03 Desember 2019]
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 ALMUJTAMAE

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





