Pemberdayaan Perempuan Desa Ulak Kembahang II Melalui Pelatihan Pembuatan Rengginang dari Ubi, Beras, dan Ketan

Authors

  • Mardalena Universitas Sriwijaya
  • Harunurrasyid Universitas Sriwijaya
  • Rahma Nida Universitas Sriwijaya
  • Imelda Universitas Sriwijaya
  • Azwardi Universitas Sriwijaya
  • Alghifari Mahdi Igamo Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.30997/almujtamae.v4i3.16794

Keywords:

Rengginang, UMKM, Perempuan

Abstract

Pelatihan pembuatan rengginang dengan sayur sebagai pewarna makanan akan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada perempuan desa dalam mengolah bahan-bahan lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Pelatihan ini akan mencakup pemilihan bahan, teknik pengolahan, proses pewarnaan, dan pengemasan yang baik. Selain itu, aspek pemasaran juga akan diberikan agar perempuan desa dapat menjual produk rengginang dengan strategi yang efektif. Manfaat dari pengabdian ini ditujukan pada pihak pelaku UMKM dan anak-anak muda di lingkungan Desa Ulak Kembahang II. Para pelaku usaha Desa Ulak Kembahang II, khususnys perempuan, dapat memanfaatkan hasil tani sebagai produk usaha. Para pelaku usaha Desa Ulak Kembahang II, khususnys perempuan, dapat juga membuat rengginang berbahan ubi, ketan, dan beras serta pewarna makanan dari sayur. Selain manfaat yang diberikan kepada masyarakat desa, pengabdian juga mampu memicu mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam organisasi dan keikutsertaan dalam suatu program. Hasil evaluasi pelatihan kepada peserta menunjukkan meraka telah memahami materi yang diberikan oleh pelatihan dengan capaian mencapai 81 persen. Hal ini berarti peserta sudah mengerti tentang bagaimana cara membuat rengginang.

References

Akter, S., Rutsaert, P., Luis, J., Htwe, N. M., San, S. S., Raharjo, B., & Pustika, A. (2017). Women’s empowerment and gender equity in agriculture: A different perspective from Southeast Asia. Food Policy, 69, 270–279. https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2017.05.003

Budiarta, K., Hidayat, A., Nura, A., Anugrah, A. I., & Sienny, S. (2021). Pendampingan Manajemen Usaha Lemang Makanan Khas Kota Tebing Tinggi. RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat, 5(1), 48. https://doi.org/10.35906/resona.v5i1.693

Citra, A. R., Zahara, P., & Anshori, M. I. (2023). Pendampingan dan Pelatihan Pembuatan Kue Hantaran kepada Ibu (PKK) di Desa Potoan Daja. Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(05), 1107–1113.

Citra, H. K. Y., & Hilman, Y. adnan. (2018). Pemberdayaan Perempuan Melalui Kelompok Tani Di Desa Karang Patihan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo. Penerbitan Artikel Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo, 2(2018), 70–80.

Desnita, Iryani, Iswendi, Yusmaita, E., & Nazifah, N. (2023). Participatory Education for Women Farming Group Processing Kolang-Kaling Into a Variety of Food Based on Zero Waste Concept. Jurnal Qardhul Hasan; Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(3), 236–243.

Falola, A., Fakayode, S. B., Kayode, A. O., & Amusa, M. A. (2020). Rural women in Kwara State (Nigeria) and their contributions to the welfare of their households. Journal of International Women’s Studies, 21(6), 167–180.

Fatmala, I., & Harsono, S. U. (2021). Pelestarian Produk Tradisional Rengginang Ketan Di Sukolilo [Universitas Muhammadiyah Surakarta]. https://eprints.ums.ac.id/id/eprint/96378%0Ahttps://eprints.ums.ac.id/96378/1/Naskah Publikasi_A210170036_iin fatmala.pdf

Hakim, L., & Kibtiyah, A. (2021). Penguatan Manajemen Mutu Rengginang Ketan Putih Pelestarian Budaya Makanan Khas Daerah. Prosiding Seminar Nasional Sains, Teknologi, Ekonomi, Pendidikan Dan Keagamaan (SAINSTEKNOPAK), 5(1).

Kabeer, N. (2016). Gender Equality, Economic Growth, and Women’s Agency: the “Endless Variety” and “Monotonous Similarity” of Patriarchal Constraints. Feminist Economics, 22(1), 295–321. https://doi.org/10.1080/13545701.2015.1090009

Kariono, Badaruddin, & Humaizi. (2021). A study of women’s potential and empowerment for accelerating village development in Serdang Bedagai district, North Sumatera Province. Community, Work & Family, 24(5), 603–615.

Kurniawanto, H., & Anggraini, Y. (2019). Pemberdayaan perempuan dalam pengembangan badan usaha milik desa (Bumdes) melalui pemanfaatan potensi sektor pertanian (Studi kasus di Desa Kadu Ela Kecamatan Cadasari Kabupaten Pandeglang). Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah, 3(2), 127–137.

Kushandajani, K. (2019). Social and economic empowerment for village women as a strategy of village development. The Indonesian Journal of Planning and Development, 4(1), 1–6.

Malik, A., & Mulyono, S. E. (2017). Pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal melalui pemberdayaan masyarakat. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 87–101.

Maq, M. M. (2022). Program Pendampingan Kewirausahaan Kecil Menengah pada Usaha Makanan Ringan di Desa Leuwimunding. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari, 1(6), 493–498.

Marliyah, L., Sayekti, S., & Widiastuti, E. H. (2014). Model Pemberdayaan Perempuan dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat Agribisnis di Kawasan Bandungan. PAWIYATAN, 21(2), 24–33. http://e-journal.ikip-veteran.ac.id/index.php/pawiyatan/article/view/283

Marsigit, W. (2010). Pengembangan diversifikasi produk pangan olahan lokal bengkulu untuk menunjang ketahanan pangan berkelanjutan. Agritech, 30(4).

Natania, A. T., & Dwijayanti, R. (2024). Pemanfaatan platform digital sebagai sarana pemasaran bagi UMKM. Jurnal Pendidikan Tata Niaga (JPTN), 1–8.

Paxton, P., Wang, Y., Lindberg, S. I., & Sundstro, A. (2017). Women ’ s Political Empowerment : A New Global Index , 1900 – 2012. 94, 321–335. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2017.01.016

Purwasih, U., & Pramuswara, M. G. (2023). Inovasi Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos Caudatus Kunth) sebagai Pewarna Alama pada Mie Basah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka, 2(05), 292–299.

Ryanne, J. D. (2015). Peran Ibu Rumah Tangga Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Melalui Home Industri Batik Di Dusun Karangkulon Desa Wukirsari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Satchawatee, N., Wongsim, M., & Naenudorn, E. (2024). The Development of Digital Marketing Platform to Promote the Sustainable Local Economy. 2024 5th Technology Innovation Management and Engineering Science International Conference (TIMES-ICON), 1–5.

Suharson, A. (2024). Regenerasi Pengrajin Gerabah Perempuan di Pundong, Kasongan, dan Bayat dalam Mempertahankan NilaiNilai Kearifan Lokal Budaya Jawa. Panggung, 34(1), 28–45.

Suroto, A. (2023). Peran kuliner lokal dalam mengembangkan gastronomi kuliner berkelanjutan. Jurnal Pariwisata PaRAMA: Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility, 4(1), 55–67.

Syathori, A. D. (2019). Peran Perempuan Dalam Implementasi Program Kawasan Rumah Pangan Lestari. Jurnal Penyuluhan Pembangunan, 1(1), 15–25. https://doi.org/10.34145/jppm.v1i1.10

Yosep, M. A., Mohamed, M., Yusliza, M. Y., Saputra, J., Muhammad, Z., & Bon, A. T. (2021). Does digital marketing platforms affect business performance? A mini-review approach. Proceedings of the International Conference on Industrial Engineering and Operations Management, 4372–4386.

Downloads

Published

2024-12-25

How to Cite

Mardalena, Harunurrasyid, Nida, R., Imelda, Azwardi, & Igamo, A. M. (2024). Pemberdayaan Perempuan Desa Ulak Kembahang II Melalui Pelatihan Pembuatan Rengginang dari Ubi, Beras, dan Ketan . ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 285–294. https://doi.org/10.30997/almujtamae.v4i3.16794

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.