Internalisasi Budaya Sekolah Hijau melalui Manajemen Sampah Mandiri di Pondok Pesantren

Authors

  • Hariestya Viareco Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Winny Laura Christina Hutagalung Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Zuli Rodhiyah Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Rizki Andre Handika Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Febri Juita Anggraini Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Bambang Irawan Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Freddy Ilfan Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Tri Syukria Putra Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Fernando Mersa Putra Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Muhammad Guntur Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Merisa Rahma Mawaddah Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30997/qh.v12i1.23669

Keywords:

komposting, manajemen sampah, pemberdayaan, sekolah hijau

Abstract

Pengelolaan sampah di Pondok Pesantren Darussalam Al-Hafidz masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi lingkungan dan keterbatasan fasilitas pengolahan sampah organik, yang berdampak pada penumpukan limbah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menginternalisasi budaya sekolah hijau melalui penguatan manajemen sampah mandiri berbasis edukasi dan praktik langsung. Pendekatan Learning by Doing diterapkan melalui sosialisasi pemilahan sampah (organik, anorganik, dan B3), penyediaan tempat sampah terpilah, serta demonstrasi komposting menggunakan bioaktivator EM4. Evaluasi menggunakan kuesioner terhadap 29 santriwati menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator. Pengetahuan tentang proses komposting meningkat dari 24% menjadi 100%, sementara kesadaran pemilahan sampah mencapai 100% setelah program berlangsung. Dukungan sosial dan ketersediaan fasilitas juga mengalami perbaikan yang memperkuat keberlanjutan program. Upaya internalisasi ini terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku dan membangun fondasi pengelolaan sampah mandiri di lingkungan pesantren. Namun, keberlanjutan budaya sekolah hijau memerlukan monitoring dan komitmen berkelanjutan dari pengurus yayasan.

References

Alshehri, S. Z. (2024). Exploring students’ pro-environmental knowledge and behaviour perceptions: A mixed methods investigation. Journal of Turkish Science Education, 21(3), 389–409. https://doi.org/10.36681/tused.2024.021

Ardoin, N. M., Bowers, A. W., & Gaillard, E. (2020). Environmental education outcomes for conservation: A systematic review. Biological Conservation, 241, 108224. https://doi.org/10.1016/j.biocon.2019.108224

Boermans, D. D., Jagoda, A., Lemiski, D., Wegener, J., & Krzywonos, M. (2024). Environmental awareness and sustainable behavior of respondents in Germany, the Netherlands and Poland: A qualitative focus group study. Journal of Environmental Management, 370, 122515. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2024.122515

BPK. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah. Republik Indonesia.

BPK. (2017). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2017 Tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Republik Indonesia.

Juita, F., Rodhiyah, Z., Yanova, S., & Laura, W. (2021). Penerapan Personal Hygiene Dalam Upaya Penanggulangan Corona Virus Disease (Covid-19) Di Pondok Pesantren Salafiyah Al-Qasim, Muaro Jambi. 5.

Kaza, S., Yao, L. C., Bhada-Tata, P., & Van Woerden, F. (2018). What a Waste 2.0: A Global Snapshot of Solid Waste Management to 2050. Washington, DC: World Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1329-0

Kementerian Lingkungan Hidup. (2024). Data capaian dibawah ini adalah hasil dari penginputan data yang dilakukan oleh 185 Kabupaten/kota se-Indonesia pada tahun 2024 [Digital Data]. https://sipsn.kemenlh.go.id/sipsn/

Khoiriyah, H. (2021). Analisis Kesadaran Masyarakat Akan Kesehatan terhadap Upaya Pengelolaan Sampah di Desa Tegorejo Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal.

Marolop, G. (2015). Perkiraan Timbulan Sampah Kota Jambi Tahun 2015. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 15(4), 40–44.

Matolisi, E. (2015). Pengaruh Perilaku Masyarakat terhadap Kualitas Air dan Kesehatan Masyarakat di Sungai Aur Kelurahan 9—10 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Kota Palembang (3). (3), Article 3.

Menteri Lingkungan Hidup. (2025). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2025 Tentang Penyelenggaraan Program Adiwiyata.

Ningsih, Y. F., Suroso, S., & Kurniawati, E. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengelolaan Air Minum Rumah Tangga Di Desa Tambang Emas Kabupaten Merangin. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 6(2), Article 2. https://doi.org/10.33143/jhtm.v6i2.981

OECD. (2020). PISA 2018 Results (Volume VI): Are Students Ready to Thrive in an Interconnected World? OECD. https://doi.org/10.1787/d5f68679-en

Rahmah, U. (2017). Pengaruh Penerapan Green School terhadap Minat Belajar Siswa di SMP N 26 Surabaya. (2).

Sri Sularsih Endartiwi, Warniningsih, W., Amyati, A., Mar’atus Sholiha, & Amin Rahayu Puji Lestari. (2024). Pengelolaan Sampah Berbasis Sekolah untuk Mewujudkan Green School. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei, 4(2), 260–266. https://doi.org/10.36985/q7rm7k56

Sulistiyani, R. (2022). Pelatihan Daur Ulang Sampah Botol Plastik Sebagai Media Pembelajaran Pengelolaan Sampah Dan Kreativitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS, 1(1), 10–21. https://doi.org/10.35960/pimas.v1i1.736

Syafa, N. N., Afifah, A. N., Hidayah, A. W., Febrianti, E. D., Nashifa, C., Amany, L. K., Nuristiana, F. L., & Maulida, E. N. (2025). Strategi Peningkatan Kesadaran Pemilahan Sampah melalui Penyediaan Fasilitas Terkategorisasi di SMP Negeri 7 Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 117–124. https://doi.org/10.54082/ijpm.935

UNEP. (2021). From Pollution to Solution: A Global Assessment of Marine Little and Plastic Pollution. United Nations Environment Programme. United Nations Environment Programme.

UNEP. (2022). Global Waste Management Outlook. United Nations Environment Programme.

UNESCO. (2020). Education for sustainable development: A roadmap. UNESCO. https://doi.org/10.54675/YFRE1448

World Health Organization. (2018). Guidelines on Sanitation and Health. WHO Press.

Downloads

Published

2026-03-02

How to Cite

Viareco, H., Hutagalung, W. L. C., Rodhiyah, Z., Handika, R. A., Anggraini, F. J., Irawan, B., … Mawaddah, M. R. (2026). Internalisasi Budaya Sekolah Hijau melalui Manajemen Sampah Mandiri di Pondok Pesantren. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 12(1), 90–101. https://doi.org/10.30997/qh.v12i1.23669

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.