Penguatan Kader Tanggap Gizi dalam Upaya Meningkatkan Nafsu Makan Anak Melalui Pelatihan Pijat Komplementer
DOI:
https://doi.org/10.30997/qh.v12i1.23363Keywords:
anak, kader, nafsu makan, pijat komplementer, stuntingAbstract
Stunting masih merupakan permasalahan gizi yang signifikan pada kelompok balita di Kabupaten Banyumas, yang antara lain dipengaruhi oleh rendahnya nafsu makan anak serta keterbatasan kapasitas kader kesehatan dalam melaksanakan intervensi promotif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader tanggap gizi melalui pelatihan pijat komplementer sebagai bentuk intervensi nonfarmakologis dalam menstimulasi nafsu makan anak. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung, yang disertai dengan pengukuran tingkat pengetahuan dan keterampilan kader sebelum dan sesudah pelatihan. Kegiatan ini diikuti oleh 81 kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Sokaraja I. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang bermakna pada nilai rata-rata pengetahuan kader, dari 46,55 menjadi 78,28, serta peningkatan keterampilan dari 59,97 menjadi 84,34. Pelatihan yang menerapkan pendekatan demonstrasi dan praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi kader dalam mengaplikasikan pijat komplementer secara tepat dan aman. Dengan demikian, penguatan kapasitas kader melalui pelatihan pijat komplementer berbasis bukti dalam kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi kader, tetapi juga berdampak pada optimalisasi praktik promotif dan preventif gizi anak di masyarakat, sehingga berpotensi mendukung pencegahan stunting.
References
Britto, P. R., Lye, S. J., Proulx, K., Yousafzai, A. K., Matthews, S. G., Vaivada, T., Perez-Escamilla, R., Rao, N., Ip, P., Fernald, L. C. H., MacMillan, H., Hanson, M., Wachs, T. D., Yao, H., Yoshikawa, H., Cerezo, A., Leckman, J. F., & Bhutta, Z. A. (2017). Nurturing care: promoting early childhood development. Lancet (London, England), 389(10064), 91–102. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(16)31390-3
Diego, M. A., Field, T., Hernandez-Reif, M., Deeds, O., Ascencio, A., & Begert, G. (2007). Preterm infant massage elicits consistent increases in vagal activity and gastric motility that are associated with greater weight gain. Acta Paediatrica (Oslo, Norway : 1992), 96(11), 1588–1591. https://doi.org/10.1111/j.1651-2227.2007.00476.x
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2023). Profil Kesehatan Jawa Tengah Tahun 2023.
DPPKBP3A, & Banyumas, K. (2023). Data Status Gizi Menurut Kabupaten/ Kota Berdasarkan Hasil penimbangan Serentak Bulan Februari 2023.
Erwina Sumartini, S. S. T., & Keb, M. (2020). Studi literatur: Dampak stunting terhadap kemampuan kognitif anak. Jurnal Seminar Nasional, 2(01), 127–134.
Field, T. (2019). Infant massage therapy research review. Clinical Research in Pediatrics, 2(1), 1–5.
Harden, R. M., & Lauder, H. (2019). The lecture as a teaching method: Effective use of lectures. Association for Medical Education in Europe.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. In Kemenkes.
Kementrian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2023). Perkawinan Anak Di Indonesia Sudah Mengkhawatirkan. Kemen PPPA. https://www.kemenpppa.go.id/index.php/page/read/29/4357/kemen-pppa-perkawinan-anak-di-indonesia-sudah-mengkhawatirkan
Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2020). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development (9th ed.). Routledge.
Kok, M. C., Ormel, H., Broerse, J. E. W., Kane, S., Namakhoma, I., Otiso, L., Sidat, M., Kea, A. Z., Taegtmeyer, M., Theobald, S., & Dieleman, M. (2017). Optimising the benefits of community health workers’ unique position between communities and the health sector: A comparative analysis of factors shaping relationships in four countries. Global Public Health, 12(11), 1404–1432. https://doi.org/10.1080/17441692.2016.1174722
Marni, M., & Ratnasari, N. Y. (2021). Penyuluhan Pencegahan Risiko Stunting 1000 Hari Pertama Kehidupan pada Generasi Muda. Indonesian Journal of Community Services, 3(2), 116–125.
Nair, N., Tripathy, P., Sachdev, H. S., Pradhan, H., Bhattacharyya, S., Gope, R., Gagrai, S., Rath, S., Rath, S., & Sinha, R. (2017). Effect of participatory women’s groups and counselling through home visits on children’s linear growth in rural eastern India (CARING trial): a cluster-randomised controlled trial. The Lancet Global Health, 5(10), e1004–e1016.
Olaniran, A., Madaj, B., Bar-Zev, S., & Van Den Broek, N. (2019). The roles of community health workers who provide maternal and newborn health services: case studies from Africa and Asia. BMJ Global Health, 4(4).
Perry, H. B. (2021). Health for the People: National Community Health Programs from Afghanistan to Zimbabwe. 2020. URL: Https://Tinyurl. Com/43vwaymh [Accessed 2021-04-05].
Scott, K., Beckham, S. W., Gross, M., Pariyo, G., Rao, K. D., Cometto, G., & Perry, H. B. (2018). What do we know about community-based health worker programs? A systematic review of existing reviews on community health workers. Human Resources for Health, 16(1), 39.
Sutarto, S. T. T., Mayasari, D., & Indriyani, R. (2018). Stunting, Faktor ResikodanPencegahannya. Agromedicine Unila, 5(1), 540–545.
Ulfah, I. F., & Nugroho, A. B. (2020). Menilik Tantangan Pembangunan Kesehatan di Indonesia: Faktor Penyebab Stunting di Kabupaten Jember. Jurnal Sosial Politik, 6(2), 201–213.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Linda Yanti, Fauziah Hanum Nur Adriyani, Surtiningsih Surtiningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Copyright on articles is retained by the respective author(s), without restrictions. A non-exclusive license is granted to Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat to publish the article and identify itself as its original publisher, along with the commercial right to include the article in a hardcopy issue for sale to libraries and individuals.
- Articles published in Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license. You are free to copy, transform, or redistribute articles for any lawful purpose in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the journal, link to the license, indicate if changes were made, and redistribute any derivative work under the same license.
- By publishing in Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat, authors grant any third party the right to use their article to the extent provided by the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.
