Pemanfaatan Canva dan CapCut sebagai Solusi Pengembangan Media Pembelajaran Inovatif bagi Guru Sekolah Dasar

Authors

  • Megan Asri Humaira Universitas Djuanda, Indonesia
  • La Ode Amril Universitas Djuanda, Indonesia
  • Muhammad Faiz Al Faruqi Universitas Djuanda, Indonesia
  • Arinda Zhafira Hanum Universitas Djuanda, Indonesia
  • Felis Syahrani Universitas Djuanda, Indonesia
  • Syifa Fauziah Fitriani Universitas Djuanda, Indonesia
  • Lisa Marisa Universitas Djuanda, Indonesia
  • Nisa Nur Azizah Universitas Djuanda, Indonesia
  • Dellia Eka Agustiana Universitas Djuanda, Indonesia
  • Shofia Saniah Nuriah Universitas Djuanda, Indonesia
  • Gita Yuniar Universitas Djuanda, Indonesia
  • Nur Zahroul Mawardiyah Universitas Djuanda, Indonesia
  • Wafa Khilda Dalilah Universitas Djuanda, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30997/qh.v11i2.21392

Keywords:

Canva, CapCut, guru sekolah dasar, literasi digital, pengabdian masyarakat

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi guru-guru di SDN Tajurhalang 01 adalah keterbatasan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran. Sebagian besar guru belum familiar dengan penggunaan aplikasi desain grafis maupun video editing sehingga media pembelajaran yang digunakan masih cenderung konvensional dan kurang menarik bagi siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru melalui pelatihan penggunaan aplikasi Canva dan CapCut. Dengan penguasaan kedua aplikasi tersebut, diharapkan guru mampu membuat media ajar yang lebih inovatif, interaktif, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi: (1) pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta, (2) penyampaian materi dasar penggunaan Canva dan CapCut, (3) praktik langsung pembuatan poster edukasi dan video pembelajaran, (4) post-test untuk mengukur peningkatan keterampilan, serta (5) refleksi dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan guru. Rata-rata nilai pre-test peserta adalah 68, meningkat menjadi 95 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 39,7%. Guru merasa lebih percaya diri dan menyatakan pelatihan ini bermanfaat serta mudah diaplikasikan dalam pembelajaran sehari-hari. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi digital guru sekaligus mendorong kreativitas mereka dalam mengembangkan media pembelajaran.

References

Bawden, D. (2008). Origins and concepts of digital literacy. Digital literacies: Concepts, policies and practices, 30(2008), 17-32.

Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals. Handbook I: Cognitive Domain. New York: Longmans, Green.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68–78.

Gilster, P. (1997). Digital Literacy. New York: Wiley Computer Pub.

Heick, T. (2019). The Definition of Digital Literacy. Teach Thought. Retrieved from https://www.teachthought.com

Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054.

Plomp, T. (2013). Educational Design Research: An Introduction. Enschede: SLO Netherlands Institute for Curriculum Development.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Warschauer, M. (2011). Learning in the Cloud: How (and Why) to Transform Schools with Digital Media. Language Learning & Technology, 15(2), 11–36.

Downloads

Published

2025-08-25

How to Cite

Humaira, M. A., Amril, L. O., Al Faruqi, M. F., Hanum, A. Z., Syahrani, F., Fitriani, S. F., … Dalilah, W. K. (2025). Pemanfaatan Canva dan CapCut sebagai Solusi Pengembangan Media Pembelajaran Inovatif bagi Guru Sekolah Dasar. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(2), 306–312. https://doi.org/10.30997/qh.v11i2.21392

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 15 16 17 18 19 20 

You may also start an advanced similarity search for this article.