Pemberdayaan Majelis Taklim dalam Kewaspadaan Dini Serangan Penyakit Kardiovaskular dan Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan Rumah Tangga

Authors

  • Cholik Harun Rosjidi STIKES KARYA KESEHATAN, Indonesia
  • Siti Hadrayanti Ananda STIKES KARYA KESEHATAN, Indonesia
  • Umrana STIKES KARYA KESEHATAN, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30997/qh.v10i3.15412

Keywords:

majelis taklim, kewaspadaan dini, penyakit kardiovaskular, pertolongan pertama, kegawatdaruratan rumah tangga

Abstract

Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian utama di Indonesia. Keterlambatan penanganan dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan kardiovaskular dan rumah tangga menjadi faktor penting yang mempengaruhi tingkat keberhasilan penanganan.  Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Majelis Taklim Nurul Falah Kelurahan Baruga, Kota Kendari dalam kewaspadaan dini serangan penyakit kardiovaskular dan pertolongan pertama kegawatdaruratan rumah tangga. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui dua tahap: 1) Pendidikan kesehatan tentang penyakit kardiovaskular dan pertolongan pertama, 2) Pelatihan dan simulasi pertolongan pertama pada kasus henti jantung dan kegawatdaruratan rumah tangga. Peserta terdiri dari 11 anggota Majelis Taklim. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta uji keterampilan untuk menilai kompetensi pertolongan pertama. Terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta setelah pendidikan kesehatan (p=0,003), dengan rata-rata skor meningkat dari 14,6 menjadi 22,7. Seluruh peserta (100%) berhasil lulus uji keterampilan pertolongan pertama pada kasus henti jantung dan kegawatdaruratan rumah tangga. Program pemberdayaan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Majelis Taklim dalam kewaspadaan dini dan pertolongan pertama kasus kardiovaskular dan kegawatdaruratan rumah tangga.

References

American Heart Association Guidelines for CPR and ECC 2020. (n.d.). Cpr.Heart.Org. Retrieved September 7, 2024, from https://cpr.heart.org/en/resuscitation-science/cpr-and-ecc-guidelines

Abilowo, A., & Lubis, A. Y. S. (2022). Cardiopulmonary Resuscitation Education for the Belitung Regency Community. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), Article 2. https://doi.org/10.53770/amjpm.v1i2.83

Asfar, A. (2020). PELATIHAN RESUSITASI JANTUNG PARU (RJP) BAGI APARAT PEMERINTAH, KADER KESEHATAN DAN MASYARAKAT DI DESA SANROBONE KABUPATEN TAKALAR. 3(1).

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, -. (2020). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/

Bhanji, F., Donoghue, A. J., Wolff, M. S., Flores, G. E., Halamek, L. P., Berman, J. M., Sinz, E. H., & Cheng, A. (2015). Part 14: Education: 2015 American Heart Association Guidelines Update for Cardiopulmonary Resuscitation and Emergency Cardiovascular Care. Circulation, 132(18 Suppl 2), S561-573. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000000268

C, S., Js, H., C, B., M, R., Sh, C., R, K., M, S., & M, H. (2013). Barriers and facilitators to learning and performing cardiopulmonary resuscitation in neighborhoods with low bystander cardiopulmonary resuscitation prevalence and high rates of cardiac arrest in Columbus, OH. Circulation. Cardiovascular Quality and Outcomes, 6(5). https://doi.org/10.1161/CIRCOUTCOMES.111.000097

Farshidi, H., Rahimi, S., Abdi, A., Salehi, S., & Madani, A. (2013). Factors Associated With Pre-hospital Delay in Patients With Acute Myocardial Infarction. Iranian Red Crescent Medical Journal, 15(4), 312–316. https://doi.org/10.5812/ircmj.2367

Global status report on road safety 2018. (n.d.). Retrieved October 6, 2024, from https://www.who.int/publications/i/item/9789241565684

Hasselqvist-Ax, I., Riva, G., Herlitz, J., Rosenqvist, M., Hollenberg, J., Nordberg, P., Ringh, M., Jonsson, M., Axelsson, C., Lindqvist, J., Karlsson, T., & Svensson, L. (2015). Early Cardiopulmonary Resuscitation in Out-of-Hospital Cardiac Arrest. New England Journal of Medicine, 372(24), 2307–2315. https://doi.org/10.1056/NEJMoa1405796

Jp, N., C, S., Bw, B., A, C., T, C., H, F., C, G., K, H., G, L., Vrm, M., N, N., Tm, O., Mb, S., F, T., & J, S. (2021). European Resuscitation Council and European Society of Intensive Care Medicine guidelines 2021: Post-resuscitation care. Intensive Care Medicine, 47(4). https://doi.org/10.1007/s00134-021-06368-4

Konsep dan Sistem Keperawatan Gawat Darurat – KITA MENULIS. (2022, November 23). https://kitamenulis.id/2022/11/23/konsep-dan-sistem-keperawatan-gawat-darurat/

Munawaroh, M., & Zaman, B. (2020). Peran Majelis Taklim dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Masyarakat. JURNAL PENELITIAN, 14(2), Article 2. https://doi.org/10.21043/jp.v14i2.7836

Nielsen, A. M., Isbye, D. L., Lippert, F. K., & Rasmussen, L. S. (2012). Basic life support and automated external defibrillator skills among ambulance personnel: A manikin study performed in a rural low-volume ambulance setting. Scandinavian Journal of Trauma, Resuscitation and Emergency Medicine, 20(1), 34. https://doi.org/10.1186/1757-7241-20-34

Nurjamilah, C. (2017). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid dalam Perspektif Dakwah Nabi saw. Journal of Islamic Studies and Humanities, 1(1), Article 1.

Perkins, G. D., Ji, C., Deakin, C. D., Quinn, T., Nolan, J. P., Scomparin, C., Regan, S., Long, J., Slowther, A., Pocock, H., Black, J. J. M., Moore, F., Fothergill, R. T., Rees, N., O’Shea, L., Docherty, M., Gunson, I., Han, K., Charlton, K., … Lall, R. (2018). A Randomized Trial of Epinephrine in Out-of-Hospital Cardiac Arrest. New England Journal of Medicine, 379(8), 711–721. https://doi.org/10.1056/NEJMoa1806842

Rahmawati, D., Rosjidi, C. H., & Nurhidayat, S. (2018). Hubungan Antara Persepsi Keluarga dengan Fast Respon Serangan Penyakit Jantung. Jurnal Vokasi Kesehatan, 4(2), Article 2. https://doi.org/10.30602/jvk.v4i2.115

Rosjidi, C. H., Abadi, E., & Herman. (2023). DEWAN MASJID INDONESIA (DMI) SIGAP PENANGANAN DINI KORBAN HENTI JANTUNG DI MASJID. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(3), Article 3. https://doi.org/10.30997/qh.v9i3.11227

T, K., T, I., T, K., K, N., H, T., & A, H. (2010). Nationwide public-access defibrillation in Japan. The New England Journal of Medicine, 362(11). https://doi.org/10.1056/NEJMoa0906644

Wissenberg, M., Lippert, F. K., Folke, F., Weeke, P., Hansen, C. M., Christensen, E. F., Jans, H., Hansen, P. A., Lang-Jensen, T., Olesen, J. B., Lindhardsen, J., Fosbol, E. L., Nielsen, S. L., Gislason, G. H., Kober, L., & Torp-Pedersen, C. (2013). Association of national initiatives to improve cardiac arrest management with rates of bystander intervention and patient survival after out-of-hospital cardiac arrest. JAMA, 310(13), 1377–1384. https://doi.org/10.1001/jama.2013.278483

Yeung, J., Kovic, I., Vidacic, M., Skilton, E., Higgins, D., Melody, T., & Lockey, A. (2017). The school Lifesavers study-A randomised controlled trial comparing the impact of Lifesaver only, face-to-face training only, and Lifesaver with face-to-face training on CPR knowledge, skills and attitudes in UK school children. Resuscitation, 120, 138–145. https://doi.org/10.1016/j.resuscitation.2017.08.010

Downloads

Published

2024-11-11

How to Cite

Rosjidi, C. H., Ananda, S. H., & Umrana, S. (2024). Pemberdayaan Majelis Taklim dalam Kewaspadaan Dini Serangan Penyakit Kardiovaskular dan Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan Rumah Tangga. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(3), 231–238. https://doi.org/10.30997/qh.v10i3.15412

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.