Abuse of Authority by the Directorate General of Taxes: State Administrative Law Perspective

Authors

  • Ika Fransisca Universitas Pelita Harapan
  • Arief Satrya Budianto
  • Agustin Widjiastuti
  • Dave David Tedjokusumo

DOI:

https://doi.org/10.30997/jhd.v11i1.15497

Keywords:

Penyalahgunaan wewenang, hukum administrasi negara, abuse of power, misuse of authority, Direktorat Jenderal Pajak

Abstract

Abuse of authority by state officials, including Directorate General of Taxation (DGT) may potentially occur, either in the form of intentional abuse of authority or errors in the use of authority. With the authority granted by legislation, DGT performs supervisory functions that grant it the authority to conduct tax audits, expand the taxpayer base (WP), and intensify tax collection through clarification letters (SP2DK). This study analyses the forms of abuse of authority by DGT, both those involving intentional misuse of power (abuse of power) and errors in the use of authority without malicious intent and without deviating from the original purpose (misuse of authority). In the execution of its supervisory functions, DGT may commit either of these errors due to the oversight procedures that do not adequately balance the rights and obligations between DGT and taxpayers, weak oversight, and the asymmetry of tax regulation knowledge between DGT and taxpayers. This study also discusses the solutions that administrative law can offer to eliminate the abuse of authority, including implementing cooperative compliance and external supervision.

References

Jurnal

Endrawati, Analisis terhadap Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Wewenang dalam Jabatan Pemerintahan, Morality: Jurnal Ilmu Hukum, Vol 3, No. 2, (2017):79-85.

Al Kautsar, Izzy. 2022. “Debt Settlement Effort in the Perspective of Donation of Debt Payment Obligations”. Jurnal Hukum De’rechtsstaat, 8 (1):33-44. https://doi.org/10.30997/jhd.v8i1.4006.

Nasriyan, Iyan. “Asas kepastian hukum dalam penyelengaraan perpajakan di Indonesia”. Logika: Journal of Multidisciplinary Studies, Vol 10. No. 2, (2019):87-93.

Panjaitan, J. S Marojahan. “Penyelesaian Penyalahgunaan Wewenang yang Menimbulkan Kerugian Negara Menurut Hukum Administrasi Pemerintahan”. JH Ius Quia Iustum, Vol 24, No. 3, (2017):431-447. DOI: 10.20885/iustum.vol24.iss3.art5.

Pradhana. N.A.S, Subekti, A.S., Prakoso, C. H. “Wewenang Lembaga Hukum dalam Menentukan Besaran Kerugian dan Pengembalian Keuangan Negara Hasil Tindak Pidana Korupsi”. Jurnal Perspektif, Vol 24. No. 3. (2019):137-146. https://doi.org/10.30742/perspektif.v24i3.719

Putra, Moh. Alfatah Alti. “Bentuk Penyalahgunaan Wewenang Pejabat Pemerintah yang Tidak Dapat Dipidana”. Justisi, Vol 7, No. 2. (2021):118-136.

Putra, Zulfikar. Wiridin Darmawan. Hariyadi Slamet. “Telaah Kritis Penyalahgunaan Wewenang Jabatan (Abuse of Power) dalam Perspektif UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001”. Jurnal Interpretasi Hukum, Vol 4, no. 3 (2023): 663-671.

Sharon, Grace. “Teori Wewenang dalam Perizinan”. Jurnal Justiciabelen, Vol 3, No. 6 (2021):50-63. doi:10.30587/justiciabelen.v3i1.2249.

Widjiastuti, Agustin, “Peran AAUPB dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Pemerintahan yang Bersih dan Bebas dari KKN”, Perspektif, Vol. 22, No. 2, (2017):115-129.

Buku

Darussalam, Septriadi, D. Kristiaji B. B., Vissaro D. Era Baru Hubungan Otoritas Pajak dengan Wajib Pajak. DDTC, 2019.

El Hafiz, Subhan, Dalam Buku, and Teori Psikologi Sosial Kontemporer. "Teori Pilihan Rasional." Teor. Sos. Dari Klas. sampai Postmod: 19.

Hoogerwerf. A. Ilmu Pemerintahan. Erlangga,1983.

Mulyodiwarno, N. Catatan tentang Beberapa Hak dan Kewajiban Perpajakan: Suatu Telaah atas Kebijakan Perpajakan Indonesia. Rajawali Pers, 2018.

Mulyodiwarno, N. Menakar Kesetaraan Hak dan Kewajiban Perpajakan di Indonesia. Rajawali Pers, 2018.

Scott, W. R. Financial Accounting Theory. 4th edition. Prentice Hall, 2006.

Utrecht, E dan Djindang, M. S. Pengantar Hukum Administrasi Negara. Cetakan kesembilan. PT Ichtiar Baru, 1990.

Web:

BPMI Setpres. “Presiden Jokowi Sampaikan Sejumlah Asumsi Dasar Ekonomi Makro RAPBN 2024”. Diakses tanggal 11 September 2024. https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-jokowi-sampaikan-sejumlah-asumsi-dasar-ekonomi-makro-rapbn-2024/#:~:text=Presiden%20Joko%20Widodo%20menyampaikan%20pidato%20Penyampaian%20Keterangan%20Pemerintah,Nusantara%20MPR%2FDPR%2FDPD%20RI%2C%20Jakarta%2C%20Rabu%2C%2016%20Agustus%20202.

Direktorat Jenderal Pajak. “Tugas dan Fungsi.” Diakes tanggal 11 September 2024. https://pajak.go.id/id/tugas-dan-fungsi-0.

DDTC News. “SP2DK dan Upaya Memunculkan Upaya Kooperatif Wajib Pajak”. Diakses tanggal 11 September 2024.https://news.ddtc.co.id/review/analisis/1805193/sp2dk-dan-upaya-memunculkan-kepatuhan-kooperatif-wajib-pajak.

Researchgate. “Teori Pilihan Rasional.” Diakses tanggal 11 September 2024. https://www.researchgate.net/publication/318774284_Teori_Pilihan_Rasional

Pajak.com. “LSI Sebut 50 Persen Masyarakat Paham Literasi Pajak.” Diakses tanggal 11 September 2024. https://www.pajak.com/pajak/lsi-sebut-50-persen-masyarakat-paham-literasi-pajak/

DDTC News. “Target Penerimaan Pajak 2024 Jadi Hanya Tumbuh 6,4%, Ini Kata Kemenkeu.” Diakses tanggal 11 September 2024. https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1799596/target-penerimaan-pajak-2024-jadi-hanya-tumbuh-64-ini-kata-kemenkeu

DDTC News. “Begini Target Penerimaan dan Rencana Pajak dalam RAPBN 2024.” Diakses tanggal 11 September 2024. https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1796504/begini-target-penerimaan-dan-rencana-pajak-dalam-rapbn-2024.

DDTC News. “Menurun, Tingkat Kemenangan DJP di Pengadilan Pajak Hanya 41 Persen.” Diakses tanggal 11 September 2024. https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1801025/menurun-tingkat-kemenangan-djp-di-pengadilan-pajak-hanya-41-persen

Goodstat. “Target Penerimaan Pajak Makin Ambisius, Sentuh Rp2.000 Triliun di 2025.” Diakses tanggal 11 September 2024. https://goodstats.id/article/target-penerimaan-pajak-makin-ambisius-sentuh-rp2000-triliun-di-2025-Vb3Dk

Peraturan:

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959 Nomor 75).

Undang Undang 7 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana terakhir diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 6856).

Undang Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 5601).

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.03/2013 tentang Tata Cara Pemeriksaan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 47).

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 18/PMK.03/2021 tentang Pelaksanaan Undang Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di Bidang Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai serta Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 153).

Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor 01/PJ/2019 tentang Tatacara Pemberian NPWP Dalam Rangka Ekstensifikasi.

Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak SE-06/PJ.9/2001 tentang Pelaksanaan Ekstensifikasi Wajib Pajak dan Intensifikasi Pajak.

Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor 05/PJ/2022 tanggal 10 Februari 2022 tentang Pengawasan Kepatuhan Pajak.

Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor 39/PJ/2015 tanggal 29 Mei 2015 tentang Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan.

Downloads

Published

2025-03-23

How to Cite

Fransisca, I., Budianto, A. S., Widjiastuti, A., & Tedjokusumo, D. D. (2025). Abuse of Authority by the Directorate General of Taxes: State Administrative Law Perspective. DE’RECHTSSTAAT, 11(1), 19–35. https://doi.org/10.30997/jhd.v11i1.15497

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.