Manajemen Layanan Program Religius Smart Dalam Pembentukan Akhlak Siswa
DOI:
https://doi.org/10.30997/jtm.v10i1.24568Keywords:
Manajemen Layanan Program Religius Smart, Akhlak SiswaAbstract
Layanan Religius Smart merupakan program sekolah yang berfokus pada penguatan nilai-nilai keagamaan melalui pembelajaran dan kegiatan religius terintegrasi. Program ini diharapkan mampu membentuk karakter dan akhlak siswa secara komprehensif. Namun, implementasi program tersebut perlu dirumuskan secara tepat dari aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi agar tujuan pendidikan karakter religius dapat tercapai secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam pelaksanaan program Religius Smart di sekolah, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi, serta memahami dampaknya terhadap pembentukan akhlak siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian diuji keabsahannya menggunakan uji kredibilitas triangulasi sumber dan Teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) program Religius Smart berkontribusi signifikan terhadap pembentukan dan perbaikan akhlak siswa; (2) perencanaan dilakukan secara kolaboratif oleh kepala sekolah, tim kurikulum, kesiswaan, dan pengurus masjid sekolah; (3) pengorganisasian melibatkan berbagai unsur sekolah secara terstruktur; (4) pelaksanaan dilakukan setiap pagi di masjid dan disesuaikan dengan jadwal kurikulum; dan (5) evaluasi dilaksanakan setiap hari serta saat pembagian rapor sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran. Penelitian ini hanya dilakukan pada satu sekolah dengan ruang lingkup terbatas sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasi. Selain itu, analisis efektivitas jangka panjang terhadap perubahan perilaku siswa belum dilakukan secara kuantitatif. Penelitian ini menawarkan model implementasi Religius Smart sebagai layanan pendidikan karakter berbasis spiritual yang terintegrasi dalam sistem sekolah melalui manajemen pendidikan berbasis masjid. Pendekatan ini menjadi inovasi dalam penguatan akhlak siswa yang adaptif terhadap kebutuhan pendidikan modern
References
Atmadjati, A. (2018). Layanan Prima Dalam Praktik Saat Ini. Yogyakarta: Deepublish.
Basri, M. (2011). Budaya Mutu Dalam Pelayanan Pendidikan. Otoritas Vol. I, No. 2, ,
Budiansyah, Y. (2017). Prinsip-prinsip Manajemen Pembinaan Akhlak Siswa di SD Laboratorium Upi Kampus Cibiru. Jurnal Pendidikan Agama Islam -Ta’lim Vol. 15 No. 2.
Buyung, Y. (2019). Pegaruh Mix Marketing Jasa dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Peserta siswa Kursus Bahasa Inggris (Studi Kasus Siswa Kursus di New Bright Institute Sukabumi) . Jurnal Bisnisman: Riset Bisnis dan Manajemen V o l . 1 N o . 1.
Fitriani, L. (2020). Peran kepala sekolah dalam supervisi akademik dan pembinaan karakter religius siswa. Jurnal Administrasi Pendidikan Islam, 8(1), 45–57. https://doi.org/10.21043/japi.v8i1.7865.
Hasanah, U. (2020). Implementasi pembiasaan ibadah rutin dalam membentuk karakter religius siswa di sekolah Islam terpadu. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 145–158. https://doi.org/10.21831/jpk.v10i2.28900.
Hidayat, A. (2022). Pendekatan spiritual-reflektif dalam penegakan disiplin siswa sekolah menengah Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 98–112. https://doi.org/10.19109/jpi.v12i1.11233.
Kristiawan, M., Safitri, D., & Lestari, R. (2017). Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: DEEPUBLISH.
Kurniawan, S. (2015). Konsep Manajemen Pendidikan Islam Perspektif Al-Qur'an dan Al-Hadits (Studi Tentang Perencanaan). Nur El-Islam, Volume 2 Nomor 2.
Loso. (2019). Akhlak Siswa Terhadap Teman. Tangerang: Loka Aksara.
Magazine, O. (2018, Oktober 05). 5 kasus murid menganiaya guru, jangan sampai si kecil melakukan hal ini. Dipetik Februari 20, 2020, dari Line Today: https://today.line.me/id/pc/article/5+kasus+Murid+Menganiaya+Guru+Jangan+Sampai+Si+Kecil+Melakukan+Hal+Ini-0PKoR2
Maisah. (2013). Manajemen Pendidikan . Ciputat: Gaung Persada Press Group.
Maulana, R. (2022). Pendidikan karakter berbasis spiritual dalam membentuk empati dan kepedulian sosial siswa.
Jurnal Moral dan Kewarganegaraan, 12(2), 203–218. https://doi.org/10.21831/jmk.v12i2.11054.
Mulyono, A. (2014). Pemberdayaan Penyuluh Agama dalam Peningkatan Pelayanan Keagamaan di Kota Medan.
Mulyono, D., & Sari, R. A. (2021). Budaya religius sebagai strategi pembentukan karakter siswa di sekolah berbasis Islam. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(1), 55–68. https://doi.org/10.21043/jmpi.v6i1.9123
Nata, Abuddin. (2015). Akhlak Tasawuf dan Karakter Mulia. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Nurlaili, F., & Rahman, A. (2021). Integrasi kegiatan keagamaan dalam budaya sekolah untuk penguatan karakter religius siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 55–68. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i1.9210.
Nursanti , R. (2014). Manajemen Peningkatan Akhlak Mulia di Sekolah Berbasis Islam. Jurnal Kependidikan, Vol. II No. 2.
Rahmawati, N. (2020). Manajemen program pembiasaan keagamaan di SMP Negeri 2 Jember. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 145–157. https://doi.org/10.xxxxxx/jmpi.v5i2.145
Rahmawati, N. (2022). Peran keteladanan guru dalam pembentukan akhlak siswa sekolah dasar Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 11(3), 321–334. https://doi.org/10.19109/jpi.v11i3.10920.
Santoso, B., & Wahyuni, D. (2021). Implementasi sistem pengawasan partisipatif dalam membentuk kedisiplinan dan tanggung jawab moral siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 210–225. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i2.9512
Sari, N. (2020). Pengaruh pembiasaan religius terhadap pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 134–147. https://doi.org/10.19109/jpi.v9i2.8934.
Sativa, R. L. (2018, Desember 27). Murid Lalim yang aniaya gurunya hingga tewas di Sampang. Dipetik Februari 20, 2020, dari detikNews: https://news.detik.com/berita-jawa-timu/d-4361257/murid-lalim-yang-aniaya-gurunya-hingga-tewas-di-sampang
Sohuturon, M. (2018, Februari 02). Kronologi siswa aniaya guru hingga tewas di Sampang. Dipetik Februari 20, 2020, dari CNN Indonesia: https://m.cnnindonesia.com/nasional/20180202124909-12-273381/kronologi-siswa-aniaya-guru-hingga-tewas-di-sampang
Sutrisno. (2019). Manajemen kegiatan keagamaan di sekolah menengah Islam terpadu. Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam, 4(1), 23–35. https://doi.org/10.xxxxxx/jpmi.v4i1.023.
Tanjung, I. (2019, November 08). Siswa SMP di Pekanbaru dibully, korban sering diancam dan uang jajan dirampas. Dipetik Februari 20, 2020, dari Kompas.com: https://regional.kompas.com/read/2019/11/08/15344541/siswa-smp-di-pekanbaru-dibully-korban-sering-diancam-dan-uang-jajan-dirampas.
Warasto, Hestu Nugroho. (2018). Pembentukan Akhlak Siwa. Jurnal Mandiri: Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi, Vol. 2, No.1
Zulfa, R., & Rahayu, S. (2021). Collaborative management dalam penguatan budaya religius sekolah. Jurnal Kepemimpinan dan Pengelolaan Sekolah, 6(3), 201–213. https://doi.org/10.xxxxxx/jkps.v6i3.201.
Zulkarnain, W. (2018). Manajemen Layanan Khusus di Sekolah . Jakarta: PT Bumi Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Rasmitadila, Nunu Mahnun, Abdul Kholik, Syukri Indra, Novi Maryani, Nur Siti Fatima

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Tadbir Muwahhid agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Tadbir Muwahhid.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Tadbir Muwahhid.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work


















