Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Penguatan Karakter Peserta Didik Pada Era Digital

Authors

  • Astati Institut Ilmu Al-Qur'an Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.30997/jtm.v10i1.24385

Keywords:

Era Digital, Pendidikan Islam, Strategi Guru, Pengembangan Karakter.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengintegrasikan penguatan karakter peserta didik melalui Google Classroom serta peran orang tua dalam mendukung proses tersebut pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru PAI, siswa, dan orang tua yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran digital, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan karakter dilakukan melalui integrasi nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan amanah dalam aktivitas pembelajaran digital, penerapan pembelajaran berbasis proyek, diskusi interaktif yang menekankan etika komunikasi, serta evaluasi reflektif. Google Classroom berfungsi tidak hanya sebagai media pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana pembiasaan karakter dan komunikasi antara guru dan orang tua. Keterlibatan orang tua memperkuat internalisasi nilai secara berkelanjutan. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara strategi pedagogis, pemanfaatan teknologi, dan dukungan keluarga dalam membangun karakter siswa di era digital

References

Azhar, K. A., & Iqbal, N. (2018). Effectiveness of Google Classroom: Teachers’ perceptions. Prizren Social Science Journal, 2(2), 52–66.

Aziz, A. A. (2024). Implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran PAI dalam menghadapi tantangan era digital. AL-HIKMAH.

Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2005). What works in character education: A research-driven guide for educators. Character Education Partnership.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Comas-Forgas, R., Sureda-Negre, J., & Morey-López, M. (2021). Academic plagiarism in secondary education: Digital contexts and challenges. Education and Information Technologies, 26, 689–708.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97–140.

Denzin, N. K. (2012). Triangulation 2.0. Journal of Mixed Methods Research, 6(2), 80–88.

Dong, C., Cao, S., & Li, H. (2020). Young children’s online learning during COVID-19 pandemic: Chinese parents’ beliefs and attitudes. Children and Youth Services Review, 118, 105440.

Hasanah, U., Prasasti, E., Febriani, E., & Faridatul Hasanah, I. (2024). Membangun karakter generasi digital melalui literasi digital perspektif pendidikan Islam. Equilibrium: Jurnal Pendidikan.

Hidayatullah, S., Rahman, A., & Suryadi, D. (2023). Digital literacy and character education in the era of disruption. Journal of Education and Learning, 17(1), 45–56.

Hill, N. E., & Tyson, D. F. (2009). Parental involvement in middle school: A meta-analytic assessment. Developmental Psychology, 45(3), 740–763.

Ivanda, S. B., Azwa, N., & Puspika Sari, H. (2026). Penguatan karakter Islami melalui pembelajaran PAI berbasis teknologi digital. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.

Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2016). Qualitative research: A guide to design and implementation (4th ed.). Jossey-Bass.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Nurhidayah, M. M. (2025). Character education in the digital era: A systematic literature review [Literature review]. Journal of Contemporary Islamic Education Research.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). Sage Publications.

Rasmitadila, R., Aliyyah, R. R., Rachmadtullah, R., Samsudin, A., Syaodih, E., Nurtanto, M., & Tambunan, A. R. S. (2020). The perceptions of primary school teachers of online learning during the COVID-19 pandemic period. Journal of Ethnic and Cultural Studies, 7(2), 90–109.

Trust, T., & Whalen, J. (2020). Should teachers be trained in emergency remote teaching? Lessons learned from the COVID-19 pandemic. Journal of Technology and Teacher Education, 28(2), 189–199*.

Yudi, N., & Maryam, S. (2023). Pengaruh kompetensi literasi digital siswa terhadap efektivitas pendidikan karakter islami di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Pendidikan Karakter.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Astati. (2026). Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Penguatan Karakter Peserta Didik Pada Era Digital. TADBIR MUWAHHID, 10(1), 127–139. https://doi.org/10.30997/jtm.v10i1.24385