Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Guru PAI dalam Menerapkan Assesmen Autentik Untuk Penilaian Sikap Spiritual di Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.30997/jtm.v9i2.19702Keywords:
Asesmen autentik, Penilaian, Sikap Spiritual, Guru PAI, Kesulitan GuruAbstract
Penilaian sikap spiritual merupakan aspek krusial dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) yang penilaiannya idealnya dilakukan melalui asesmen autentik untuk merefleksikan perilaku siswa secara nyata. Namun, guru PAI sering menghadapi berbagai kendala dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab kesulitan guru PAI dalam menerapkan asesmen autentik untuk penilaian sikap spiritual di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan melibatkan 15 guru PAI sebagai partisipan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen terkait perencanaan serta pelaksanaan asesmen. Data yang terkumpul dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor utama penyebab kesulitan guru PAI meliputi: (1) keterbatasan alokasi waktu pembelajaran PAI dan banyaknya jumlah siswa per kelas; (2) kendala terkait validitas dan reliabilitas instrumen penilaian diri siswa, termasuk kejujuran dan konsistensi siswa; (3) keterbatasan pengetahuan agama dan keragaman kemampuan siswa; (4) beban kerja guru yang tinggi dan persepsi bahwa penilaian spiritual hanya menjadi tanggung jawab guru PAI; serta (5) kurangnya komunikasi dan kerjasama efektif dengan orang tua siswa. Temuan ini mengimplikasikan perlunya solusi sistemik dan dukungan berkelanjutan bagi guru PAI untuk mengoptimalkan implementasi asesmen autentik sikap spiritual.
References
Abyena Hafza, Isal Salbila, Karfika Suci Ramadani, & Risma Handayani. (2024). Analisis Kesulitan Pendidik Dalam Mengimplementasikan Penilaian Autentik Kurikulum 2013 Di SD PAB 12 Sampali. Jurnal Sadewa : Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran Dan Ilmu Sosial, 2(1), 315–320. https://doi.org/10.61132/sadewa.v2i1.532
Annisa Ulhusna, Muhiddinur Kamal, Zulfani Sesmiarni, & Arifmiboy Arifmiboy. (2023). Penerapan Penilaian Otentik Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMP Negeri 6 Payakumbuh. Al-Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 1(3), 10–20. https://doi.org/10.59059/al-tarbiyah.v1i3.263
Ardiansyah, Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Jurnal IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57
Bagnato, S. J. (2007). Authentic assessment for early childhood intervention: Best practices. Guilford Press.
Bang, Y.-S. (2018). Parents’ Perspectives on How Their Behaviors Impede Parent–Teacher Collaboration. Social Behavior and Personality: An International Journal, 46(11), 1787–1799. https://doi.org/10.2224/sbp.7270
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Cahyani, A., & Masyithoh, S. (2023). Kontribusi Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Siswa Sekolah Dasardi Era Revolusi Industri 4.0. Al-Rabwah, 17(01), 61–72. https://doi.org/10.55799/jalr.v17i01.253
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dayusman, E. A. (2023). Implementasi Penilaian Otentik Sikap dalam Kurikulum Ismuba. TARLIM Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 111–122. https://doi.org/10.32528/tarlim.v6i2.805
Devianti, R., Sari, S. L., & Bangsawan, I. (2020). Pendidikan Karakter untuk Anak Usia Dini. MITRA ASH-SHIBYAN: Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 3(02), 67–78. https://doi.org/10.46963/mash.v3i02.150
Diani, A. A., & Sukartono, S. (2022). Peran Guru dalam Penilaian Autentik pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4351–4359. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2831
Fajri, I. (2025). Makna Pengalaman Guru dalam Evaluasi Afektif : Studi Fenomenologis di Madrasah Aliyah Iqra. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 85–94.
Good, R. (2022). Authentic Assessment. In Authentic Assessment. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781138609877-REE54-1
Gulikers, J. T. M., Bastiaens, T. J., & Kirschner, P. A. (2004). A five-dimensional framework for authentic assessment. Educational Technology Research and Development, 52(3), 67–86. https://doi.org/10.1007/BF02504676
Halimah, L. (2018). Pengembangan Pendidikan Karakter Dalam Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1). https://doi.org/10.17509/cd.v6i1.10509
Idris, M. M., & Asyafah, A. (2020). Penilaian Autentik dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Kajian Peradaban Islam, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.47076/jkpis.v3i1.36
Irfan, I., & Sain, Z. H. (2024). The Crucial Role of Islamic Religious Education in Shaping Children’s Character: Psychological and Spiritual Review. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 16(1), 383–392. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v16i1.4902
Jannah, R. (2017). Upaya Meningkatkan Keberhasilan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Madrosatuna: Journal of Islamic Elementary School, 1(1), 47–58. https://doi.org/10.21070/madrosatuna.v1i1.1211
LAGAWID, E. L. (2024). Overloading In Elementary School Teachers: A Review. Cognizance Journal of Multidisciplinary Studies, 4(11), 289–299. https://doi.org/10.47760/cognizance.2024.v04i11.016
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. SAGE Publications.
Lisliningsih, N., Mariyanti, N., Nurul Fajri, & Arifmiboy. (2023). Konsep Penilaian Autentik (Autentik Asesmen). Hakikat Fisika Sebagai Pilar Kehidupan, 7(12), 30–34.
Maghfirah, Dwi, D., Dewi, S., & Citra, D. E. (2022). Problematika Implemetasi Penilaian Autentik Kurikulum 2013 dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SD Negeri 01 Kepahiang. GHAITSA : Islamic Education Journal, 3(1).
Mellyaning Khoiriya, R., & Setyo Wardani, I. (2017). Asesmen Autentik Pada Pembelajaran Terpadu Di Sekolah Dasar. Widyagogik, 4(2), 155–177.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Mustofa, A., Oktavia, V., & Himami, A. S. (2024). Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 3(3), 350–360. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v3i3.1350
Maryani, N., Kholik, A., & Bisri, H. (2023). Pengembangan Instrumen Lingkungan Pembelajaran Hots Berdasarkan Preferensi siswa SD/MI. TADBIR MUWAHHID, 7(1), 169-182.
Nieminen, J. H., & Boud, D. (2025). Placing authenticity at the heart of student self-assessment: an integrative review. Teaching in Higher Education, 30(3), 640–662. https://doi.org/10.1080/13562517.2024.2367669
Sani, R. A. (2022). Penilaian autentik. Bumi Aksara.
Santoso, A. B., Wahib, A., & Suja’i, S. (2024). Keterlibatan Orang Tua Dalam Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik di SD Islam Almadina, MI Al Khoiriyyah 2 dan SDN Purwoyoso 02 Semarang. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 4(02), 1618–1635. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i02.5357
Triono, T. I. (2023). Penilaian Autentik Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Dalam Kurikulum Merdeka. KURIKULA Jurnal Pendidikan, 8(1).
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2025 Zaenal Arifin, Abdul Manaf, Encep Sehabudin, Nur Rochmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Tadbir Muwahhid agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Tadbir Muwahhid.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Tadbir Muwahhid.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work


















