PENGEMBANGAN SATUAN ARHANUD DALAM RANGKA PERTAHANAN UDARA NASIONAL DI ERA PERANG MODERN
DOI:
https://doi.org/10.30997/jgs.v10i2.15494Kata Kunci:
Arhanud, Pertahanan Udara, Anti-Drone, Perang Modern, Alutsista ModernAbstrak
Dinamika perang saat ini, yang semakin dipengaruhi oleh kemajuan teknologi semangkin pesat, menuntut adaptasi dan inovasi dalam strategi pertahanan dan keamanan suatu negara yang berdaulat. Berkaca kepada perang Rusia-Ukraina, melengkapi masing-masing Rai Arhanud di setiap Batalyon maupun Sat Rudal menjadi sangat strategis serta sangat diperlukan. Tetapi saat ini, Arhanud TNI AD belum memiliki satuan anti drone yang secara spesifik menangani ancaman serangan musuh yang tersebar di seluruh Kotama. Hal ini dapat mempengaruhi kemampuan pertahanan kita dihadapkan pada perkembangan senjata perang modern. Penelitian bertujuan untuk dapat menganalisis integrasi teknologi anti drone ke dalam struktur dan doktrin operasionalnya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasi pertahanan udara di satuan Arhanud TNI AD. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui jumlah sampel mengacu pada analisa pimpinan TNI AD. Hasil penelitian menunjukan bahwa Personel atau SDM Satuan Arhanud TNI AD umumnya sudah memiliki kemampuan yang memadai dalam menjalankan tugas pokok pertahanan udara. Diperlukan penyesuaian yang menyeluruh, baik dari segi operasional maupun taktis, untuk mengintegrasikan teknologi anti-drone ke dalam satuan Arhanud. Satuan Arhanud telah memiliki kesiapan yang baik dalam menghadapi ancaman konvensional, hingga saat ini mereka masih belum dilengkapi dengan satuan khusus anti-drone yang dirancang secara spesifik untuk mendeteksi, melacak, dan menetralisir serangan drone musuh. Perlunya dorongan dan prioritas yang lebih besar untuk mengembangkan teknologi anti-drone guna menghadapi ancaman udara yang semakin kompleks.
Referensi
Achmad Yani, (2023). Kemampuan Satuan Arhanud Dalam melindungi Obyek Vital Nasional (Studi Kasus di Yon Arhanudse 14/PWY Cirebon). Jurnal Prodi Strategi Pertahanan Udara universitas Pertahanan Indonesia
Agus Bayu Utama. (2022). Sejarah Penggunaan Pesawat Terbang Tanpa Awak (PPTA) dalam Perang Modern dan persiapan Militer Indonesia. Jurnal Universitas Pertahanan Indonesia dan Pusat Teknologi Penerbangan, LAPAN BRIN.
Aritonang, N. (2024). STRATEGI SISTEM PEMELIHARAAN ALUTSISTA PUSPENERBAD DI BENGPUSPENERBAD GUNA MENINGKATKAN KESIAPAN PESAWAT TERBANG BELL 412 DALAM RANGKA MENDUKUNG TUGAS TNI AD. JURNAL PELITA KOTA, 5(1), 547-562.
Ardianto, K., & Gunardi, S. (2024). APLIKASI SOFT SYSTEM METHODOLOGY PADA ANALISIS INTEROPERABILITAS GELAR PERTAHANAN UDARA TITIK DALAM RANGKA PERTAHANAN UDARA. Jurnal Strategi Pertahanan Laut, 10(1), 112-146.
Ari Sutopo, (2022). Interoperability Pesawat terbang tanpa Awak dan Kapal Perang untuk Pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia. Jurnal Prodi Strategi dan Kampanye Militer Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI.
Azhar, Z. (2023). KESIAPAN TEKNOLOGI KAMIKAZE DRONE UNTUK PEPERANGAN MODERN DIMASA DEPAN. Jurnal Teknik Mesin dan Mekatronika (Journal of Mechanical Engineering and Mechatronics), 8(1), 1-8.
Denny Lesmana, (2021). Aplikasi Drone Militer Dengan Produk Alutsista Indonesia untuk Over the Horizon operations. Jurnal Prodi Studi Teknik Manajemen Industri Pertahanan, Akademi Angkatan Udara Yogyakarta.
Herma Yudhi Irwanto, (2023). Evaluasi Industri Pertahanan dalam rangka Kemandirian Alutsista dengan Bercermin pada Industri Pertahanan Negara Maju. Jurnal Lemhannas RICummings, T.G. & Worley, C.G. (2009). Organizational Development and Change (9th ed). Ohio: South-Western Cengage Learning.
Denny Lesmana, (2021). Aplikasi Drone Militer Dengan Produk Alutsista Indonesia untuk Over the Horizon operations. Jurnal Prodi Studi Teknik Manajemen Industri Pertahanan, Akademi Angkatan Udara Yogyakarta.
Nugraha, E. (2022). Peran Depo Pemeliharaan Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Alutsista Arhanud (Studi Di Depo Pemeliharaan Sistem Senjata Arhanud Kota Batu Jawa Timur). Jurnal Ketahanan Nasional, 28(2), 161-185.
Rusdinal dan Hade Afriansyah. (2021). Dasar-Dasar Pengembangan Organisasi. PT> Raja Grafindo Persada, Depok.
Sarjito, A., & Almubaroq, H. Z. (2023). Manajemen Pertahanan dan Implikasinya terhadap Kedaulatan Negara. Manajemen Pertahanan: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pertahanan, 9(1).
Sarjito, A., & Lelyana, N. (2023). Analisis Dampak Persepsi Ancaman Drone Terhadap Pembuatan Kebijakan Pertahanan Dan Proses Alokasi Sumber Daya. Jurnal of Management and Social Sciences, 1(4), 14-32.
Sari, I. N., Lestari, L. P., Kusuma, D. W., Mafulah, S., Brata, D. P. N., Iffah, J. D. N., ... & Sulistiana, D. (2022). Metode penelitian kualitatif. Unisma Press.
Syafi'i, M. H., Supriyadi, A. A., Prihanto, Y., & Gultom, R. A. G. (2023). Kajian Ilmu Pertahanan dalam Strategi Pertahanan Negara Guna Menghadapi Ancaman Teknologi Digital di Indonesia. Journal on Education, 5(2), 4063-4076.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Hendra Roza, Bambang Kustiawan, Tri Handoko

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Governansi agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Governansi.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Governansi.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.















