Feasibility Analysis of Self-Owened Cayale Cayle Farming During The Rainy Season

Authors

  • Sarita Indah Sari Sari Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, Indonesia
  • Tri Hadi Sumitra Lada Lada Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, Indonesia
  • Lili Lili Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, Indonesia
  • Elza Aprilista Dara Babaro Babaro Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30997/jagi.v10i2.12775

Keywords:

Cayenne pepper farming, feasibility, income., feasibility, income

Abstract

Cayenne pepper is a type of horticulture that is very popular with the public. Demand for cayenne peppers in each region continues to increase, especially in Ngabang District, by 1.30% - 1.58% during 2022. This research aims to: (1) analyze the costs and income of cayenne pepper farming during the rainy season (2) analyze feasibility of farming cayenne pepper during the rainy season (3) analyzing pests and diseases. The data collection method used a questionnaire, with the number of respondents being 12 independent farmers. The collected data was then analyzed quantitatively descriptively. The results of the research show that: (1) The production costs of cayenne pepper farming during the rainy season in Jelau Belangiran Hamlet, Ngabang District are IDR 16,814,500 per hectare/planting season and the income is IDR 18,185,000 per hectare/planting season; (2) The R/C ratio and B/C ratio values of cayenne pepper farming during the rainy season in Jelau Belangiran Hamlet, Ngabang District are 2.08 and 1.08 so that cayenne pepper farming during the rainy season in Jelau Belangiran Hamlet, Ngabang District is feasible. to strive for; (3) pests and diseases faced by farmers when farming cayenne pepper during the rainy season, namely stem rot and fruit rot.

References

Agnes, A., & Antara, M. (2017). Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Cabai Rawit Di Desa Sunju Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. AGROTEKBIS: E-JURNAL ILMU PERTANIAN, 5(1), 86-91.

Amin, M., & Prihantini, C. I. (2021). Analisis Produksi dan Risiko Produksi Usahatani Cabai Rawit di Kecamatan Watunohu, Kabupaten Kolaka Utara. AGRIMOR, 6(1), 15-21.

Anwar, A., & Mulyawati, S. (2023). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran Cabai Rawit di Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Agroteksos, 33(1), 291–302.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Landak, (2023) https://landakkab.bps.go.id/publication/download.html?nrbvfeve=YzA2OTQxY2UxYjA5YmZhMjdhZWYyMjEw&xzmn=aHR0cHM6Ly9sYW5kYWtrYWIuYnBzLmdvLmlkL3B1YmxpY2F0aW9uLzIwMjMvMTIvMjkvYzA2OTQxY2UxYjA5YmZhMjdhZWYyMjEwL2luZGlrYXRvci1rZXNlamFodGVyYWFuLXJha3lhdC1rYWJ1cGF0ZW4tbGFuZGFrLTIwMjMuaHRtbA%3D%3D&twoadfnoarfeauf=MjAyNC0wMi0yNyAxNDoyOTo1OQ%3D%3D

Banung, Y. F., Yudiarini, N., Lestari, P. F. K., & Susanti, I. A. M. D. (2023). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Cabai Rawit. AGRIMETA: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem, 13(25), 44-51.

Cahya, A. A., & Bangun, R. H. B. (2020). Karakteristik Petani dan Kelayakan Usahatani Cabai Besar (Capsiccum Annum L) dan Cabai Rawit (Capsiccum Frutescens L) di Sumatera Utara. Agricore: Jurnal Agribisnis Dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad, 5(1).

Diniyati, D., & Achmad, B. (2017). Pengaruh Curahan Tenaga Kerja Terhadap Pendapatan Petani Hutan Rakyat di Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat. Jurnal Hutan Tropis, 5(3), 274-285.

Djatnika, I. (2015). Inovasi Hortikultura Pengungkit Peningkatan Pendapatan Rakyat. IAARD Press. Jakarta.

Dinas Komunikasi dan Informasi Kalbar, 2022. https://data.kalbarprov.go.id/dataset/perkiraan-luas-tanam-dan-produksi-cabai-rawit-per-kecamatan-di-kabupaten-landak-tahun-2022

Eliyatiningsih, & Mayasari, F. (2019). Efisiensi Penggunaan Faktor Produksi pada Usahatani Cabai Merah di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember: Agrica Jurnal Agribisnis Sumatera Utara, 12(1), 7-16.

Fatimatuzzakrah, S. (2017). Prospek Pengembangan Usahatani Cabai Rawit pada Musim Hujan di Kabupaten Lombok Barat. [Skripsi, published]. Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Mataram

Husni, A. K. H., & Maskan, A. F. (2014). Analisis Finansial Usahatani Cabai Rawit (Capsicum frutescens L) Di Desa Purwajaya Kecamatan Loa Janan. Agrifor: Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan, 13(1), 49-52.

Imah, N., Yulistiana, Y., & Pratiwi, R. H. (2022). Inventarisasi dan Identifikasi Penyakit Pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Di Kebun Gaga Semanan. Biodidaktika: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya, 17(1).

Mukaromah, B., Kurniawan, A. Y., & Nisa, A. F. (2023). Analisis Faktor-Faktor Produksi yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Cabai Rawit Tiung di Kecamatan Bintang Ara Kabupaten Tabalong. Frontier Agribisnis, 7(3).

Nababan, C. S., Hidayati, A., & Nursan, M. (2022). Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Cabai Rawit Pada Musim Penghujan di Kota Mataram. AGROTEKSOS, 32(2), 115-126.

Nurhayati, N., & Sari, E. P. S. (2020). Analisis Efisiensi Usahatani Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Di Kabupaten Kotawaringin Barat. Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai, 10(1), 45-57.

Nurhikmah, N., Rosada, I., & Hasan, I. (2019). Analisis Produksi dan Pendapatan Usahatani Cabai Rawit di Kelurahan Malakke, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo. Wiratani: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 2(2), 82– 91. https://doi.org/10.33096/wiratani.v2i 2.37

Palar, N., Pangemanan, P. A., & Tangkere. E.G. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi harga cabai rawit dikota manado. Agri-Sosioekonomi : Jurnal Ilmiah Sosial Ekonomi Pertanian, 12(2), 105-120.

Permadi, G. M., Marianti, R., & Lesmana, D. (2017). Analisis Pendapatan Usahati dan Pemasaran Cabai Rawit di Kecamatan Loajanan Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Pembangunan, 14(1), 33-45.

Puspitasari, A. (2020). Analisis Biaya Dan Pendapatan Usahatani Cabai Rawit Di Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya Analysis Of Cost And Income Of Cayenne Pepper Farming In Cigalontang Subdistrict Tasikmalaya District. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. Juli, 6(2), 1130-1142.

Sari, S. I., Lada, T. H. S., Taek, E., & Lili, L. (2024). Keterkaitan Sektor Pertanian Dalam Perekonomian Provinsi Kalimantan Selatan (Analisis Input-Output). Jurnal Pertanian Agros, 26(1), 5101-5111.

Siddik, M., Zaini M., Dipokusumo B., Anwar. (2021). Perilaku dan Strategi Rumah Tangga Petani dalam Menghadapi Risiko Usahatani Cabai Rawit di Pulau Lombok. Journal of Agribusiness Management and Extension. 22, 1-11.

Soekartawi, (2016). Analisis Usahatani. Jakarta. UI Press.

Wiryanta, B., & Wahyu, T. (2002). Betanam Cabai pada Musim Hujan. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Zamrodah, Y., & Pintakami, L. B. (2020). Pendapatan dan kelayakan usahatani cabai rawit. Journal of Agricultural Socio-Economics (JASE), 1(1), 41-46.

Downloads

Published

2024-10-31

How to Cite

Sari, S. I. S., Lada, T. H. S. L., Lili, L., & Babaro, E. A. D. B. (2024). Feasibility Analysis of Self-Owened Cayale Cayle Farming During The Rainy Season . JURNAL AGRIBISAINS, 10(2), 110–118. https://doi.org/10.30997/jagi.v10i2.12775